Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya hipertensi dan diabetes mellitus, merupakan penyebab utama kematian global dan menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Prevalensi kedua penyakit tersebut menjadi faktor risiko utama penyakit jantung dan pembuluh darah. Desa Sibang Gede, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, menghadapi peningkatan kasus hipertensi dan diabetes serta rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan penyakit kronis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui deteksi dini dengan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan dengan media buku saku pemantauan pengobatan. Adapun metode pelaksanaan meliputi pemberian pretest untuk mengukur pengetahuan awal, pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula sewaktu, penyuluhan mengenai hipertensi dan diabetes mellitus, serta pembagian buku saku sebagai media edukasi. Kegiatan diikuti oleh 73 ibu-ibu PKK Banjar Bantas Kelod pada 20 Mei 2025. Evaluasi dilakukan menggunakan perbandingan nilai pretest dan posttest. Hasil pemeriksaan menunjukkan rata-rata tekanan darah peserta sebesar 135/82 mmHg dan kadar gula darah sewaktu 168 mg/dL, yang mengindikasikan adanya risiko prahipertensi dan gangguan kontrol glikemik. Rata-rata nilai pretest sebesar 60,14 meningkat menjadi 80,27 pada posttest, menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 20,13 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas dengan dukungan buku saku efektif meningkatkan pemahaman peserta mengenai deteksi dini, pencegahan, dan pemantauan terapi hipertensi serta diabetes. Antusiasme peserta selama diskusi juga mencerminkan peningkatan kapasitas literasi kesehatan masyarakat. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kombinasi pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan interaktif dengan media buku saku efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan hipertensi dan diabetes mellitus.