Ni Luh Gede Wiwin Pebriani
Departemen Farmasetika, Fakultas Farmasi, Universitas Mahasaraswati Denpasar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Effect of Hydroxypropyl Methylcellulose Concentration Variations as a Gelling Agent on the Physical Quality of Hydrogel Formulations Containing Ethanol Extract of Impatiens balsamina L. Herb Buana, Komang Dirga Mega; Pebriani, Ni Luh Gede Wiwin; Suryani, Ade Irma; Mendra, Ni Nyoman Yudianti; Candraningrat, I Dewa Agung Ayu Diva; Sasadara, Maria Malida Vernandes
Indonesian Journal of Medicine Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Masters Program in Public Health, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/theijmed.2025.10.4.872

Abstract

Background: Impatiens balsamina L. herb is known to possess anti-inflammatory and antioxidant activities, making it a promising candidate for development as an active ingredient in topical formulations. Hydrogels are considered an ideal delivery system for topical wound treat­ment due to their ability to provide controlled drug release, with hydroxypropyl methyl­cellulose (HPMC) commonly employed as a stable gelling agent. This study aimed to evaluate the effect of varying HPMC concentrations on the physical quality of hydrogel formulations containing ethanol extract of Impatiens balsamina L. herb. Subjects and Method: This was an experimental study. Hydrogel formulations were prepared with varying concentrations of hydroxypropyl methylcellulose (HPMC) at 1%, 2%, and 3% as the gelling agent. Each formulation was evaluated for physical quality parameters, including organo­leptic properties, homogeneity, spreadability, adhesiveness, and pH value, following standard topical formulation testing procedures. Results: The evaluation results showed that all formulations exhibited good homogeneity and pH values within the safe range for skin application. Increasing HPMC concentration did not visually affect the color of the formulations; however, it influenced the formulation consistency, decreased spreadability, and increased adhesiveness. Conclusion: Variations in HPMC concentration in hydrogel formulations containing ethanol extract of Impatiens balsamina L. herb significantly affected the physical quality parameters, particularly consistency, spreadability, and adhesiveness. The formulation with 2% HPMC concen­tration demonstrated the most optimal physical characteristics for topical application.
PENYULUHAN DETEKSI DINI PENYAKIT HIPERTENSI DAN DIABETES DENGAN MEDIA BUKU SAKU PEMANTAUAN PENGOBATAN DI DESA SIBANG GEDE: EDUCATION ON THE EARLY DETECTION OF HYPERTENSION AND DIABETES USING POCKET BOOKS AS A TOOL FOR TREATMENT MONITORING I Dewa Agung Ayu Diva Candraningrat; Komang Dirga Mega Buana; Ade Irma Suryani; Ni Luh Gede Wiwin Pebriani
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3038

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya hipertensi dan diabetes mellitus, merupakan penyebab utama kematian global dan menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Prevalensi kedua penyakit tersebut menjadi faktor risiko utama penyakit jantung dan pembuluh darah. Desa Sibang Gede, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, menghadapi peningkatan kasus hipertensi dan diabetes serta rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan penyakit kronis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui deteksi dini dengan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan dengan media buku saku pemantauan pengobatan. Adapun metode pelaksanaan meliputi pemberian pretest untuk mengukur pengetahuan awal, pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula sewaktu, penyuluhan mengenai hipertensi dan diabetes mellitus, serta pembagian buku saku sebagai media edukasi. Kegiatan diikuti oleh 73 ibu-ibu PKK Banjar Bantas Kelod pada 20 Mei 2025. Evaluasi dilakukan menggunakan perbandingan nilai pretest dan posttest. Hasil pemeriksaan menunjukkan rata-rata tekanan darah peserta sebesar 135/82 mmHg dan kadar gula darah sewaktu 168 mg/dL, yang mengindikasikan adanya risiko prahipertensi dan gangguan kontrol glikemik. Rata-rata nilai pretest sebesar 60,14 meningkat menjadi 80,27 pada posttest, menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 20,13 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas dengan dukungan buku saku efektif meningkatkan pemahaman peserta mengenai deteksi dini, pencegahan, dan pemantauan terapi hipertensi serta diabetes. Antusiasme peserta selama diskusi juga mencerminkan peningkatan kapasitas literasi kesehatan masyarakat. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kombinasi pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan interaktif dengan media buku saku efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan hipertensi dan diabetes mellitus.
PENYULUHAN DETEKSI DINI PENYAKIT HIPERTENSI DAN DIABETES DENGAN MEDIA BUKU SAKU PEMANTAUAN PENGOBATAN DI DESA SIBANG GEDE: EDUCATION ON THE EARLY DETECTION OF HYPERTENSION AND DIABETES USING POCKET BOOKS AS A TOOL FOR TREATMENT MONITORING I Dewa Agung Ayu Diva Candraningrat; Komang Dirga Mega Buana; Ade Irma Suryani; Ni Luh Gede Wiwin Pebriani
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3038

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya hipertensi dan diabetes mellitus, merupakan penyebab utama kematian global dan menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Prevalensi kedua penyakit tersebut menjadi faktor risiko utama penyakit jantung dan pembuluh darah. Desa Sibang Gede, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, menghadapi peningkatan kasus hipertensi dan diabetes serta rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan penyakit kronis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui deteksi dini dengan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan dengan media buku saku pemantauan pengobatan. Adapun metode pelaksanaan meliputi pemberian pretest untuk mengukur pengetahuan awal, pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula sewaktu, penyuluhan mengenai hipertensi dan diabetes mellitus, serta pembagian buku saku sebagai media edukasi. Kegiatan diikuti oleh 73 ibu-ibu PKK Banjar Bantas Kelod pada 20 Mei 2025. Evaluasi dilakukan menggunakan perbandingan nilai pretest dan posttest. Hasil pemeriksaan menunjukkan rata-rata tekanan darah peserta sebesar 135/82 mmHg dan kadar gula darah sewaktu 168 mg/dL, yang mengindikasikan adanya risiko prahipertensi dan gangguan kontrol glikemik. Rata-rata nilai pretest sebesar 60,14 meningkat menjadi 80,27 pada posttest, menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 20,13 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas dengan dukungan buku saku efektif meningkatkan pemahaman peserta mengenai deteksi dini, pencegahan, dan pemantauan terapi hipertensi serta diabetes. Antusiasme peserta selama diskusi juga mencerminkan peningkatan kapasitas literasi kesehatan masyarakat. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kombinasi pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan interaktif dengan media buku saku efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan hipertensi dan diabetes mellitus.