Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effect of Piper betle L. and Rice Washing Water on Histamine-Forming Bacteria and Histamine in Indian Mackerel under Tropical Conditions Kurnia Kusumawati; Rori Theresia; Alexia Lintang Putri Chandrakirana
Poltanesa Vol 27 No 1 (2026): June 2026
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v27i1.3692

Abstract

Indian mackerel (Rastrelliger kanagurta) is highly susceptible to histamine accumulation under tropical ambient storage due to histamine-forming bacteria (HFB). This study evaluated the temporal profile of HFB growth and its correlation with histamine levels in mackerel treated with Piper betle leaf extract and rice washing water. A completely randomized design with five treatments was applied: negative control, positive control, and combinations of Piper betle extract with rice washing water at ratios of 1:1, 1:3, and 1:5 (v/v). HFB populations were enumerated at 0, 6, 12, 18, and 24 hours using Niven's agar, while histamine concentrations were quantified spectrofluorometrically at 0 and 12 hours. Results showed that the 1:3 ratio treatment produced the lowest histamine level (61.11 mg/100g), suggesting enzymatic inhibition rather than merely bactericidal action. A bell-shaped dose-response relationship was observed, indicating pro-oxidant effects at excessive concentrations. The positive control exceeded the SNI limit of 100 mg/kg. This study concludes that the 1:3 combination of Piper betle extract and rice washing water has potential as a low-cost natural preservative for small-scale fisheries in tropical regions.
EVALUASI DIMENSI SERVQUAL DALAM PELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI APOTEK X DAERAH JAKARTA TIMUR Kurnia Kusumawati; Tiwi Febriani; Hermini Tetrasari; Rori Theresia; Diyan Sadiatul Munawaroh
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 10 No 1 (2026): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/7z2s4z13

Abstract

Pelayanan kefarmasian yang bermutu merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan tingkat kepuasan pasien, khususnya pada layanan apotek modern yang beroperasi di kawasan dengan kebutuhan dan ekspektasi kesehatan yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi tingkat kepuasan pasien berdasarkan lima dimensi SERVQUAL yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy di Apotek X daerah jakarta timur sebagai salah satu apotek jaringan nasional yang berlokasi di area lifestyle center. Metode penelitian adalah desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik accidental sampling terhadap 100 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner SERVQUAL yang terdiri dari 35 pernyataan dengan skala Likert lima poin. Data dianalisis secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan tingkat kepuasan pada masing-masing dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi SERVQUAL berada pada kategori puas. Responsiveness memperoleh nilai tertinggi dengan persentase 81,43%, diikuti empathy 81,28%, reliability 79,06%, assurance 78,68%, dan tangible 78,60%. Hal ini mengindikasikan bahwa ketanggapan dan kemampuan interpersonal petugas menjadi kekuatan utama dalam pelayanan, sementara aspek fisik dan jaminan mutu masih memerlukan peningkatan. Secara keseluruhan, pelayanan kefarmasian di Apotek X ini telah memenuhi prinsip patient centered care dan mampu menjawab kebutuhan pasien, namun tetap membutuhkan perbaikan berkelanjutan pada aspek pendukung layanan.