Meti Kusmiati
Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bakti Tunas Husada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI TUBERKULOSIS PADA SISWA SMA MELALUI PENYULUHAN DAN SIMULASI PEMERIKSAAN IMMUNOCHROMATOGRAPHIC TEST: STRENGTHENING TUBERCULOSIS-RELATED HEALTH LITERACY AMONG HIGH SCHOOL STUDENTS THROUGH HEALTH EDUCATION AND SIMULATION OF IMMUNOCHROMATOGRAPHIC TESTING Dina Ferdiani; Meti Kusmiati; Meri Meri; Rudy Hidana
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penguatan edukasi sejak usia sekolah karena siswa berpotensi menjadi agen penyebar informasi kesehatan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan siswa SMA/MA/sederajat di Kota Tasikmalaya mengenai TBC melalui penyuluhan dan demonstrasi pemeriksaan. Mitra kegiatan adalah siswa SMA/MA/sederajat yang mengikuti kegiatan edukasi kesehatan di Kampus Universitas Bakti Tunas Husada. Metode pengabdian menggunakan pendekatan pendidikan masyarakat melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, media visual, serta demonstrasi pemeriksaan TBC menggunakan alat rapid test immunochromatography. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Kegiatan diikuti oleh 100 siswa, dengan 84 data berpasangan yang dianalisis. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 72,49% pada pre-test menjadi 89,68% pada post-test. Kategori pengetahuan baik juga meningkat dari 58,3% menjadi 89,3%. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan interaktif dan demonstrasi pemeriksaan TBC efektif meningkatkan literasi kesehatan siswa. Kegiatan ini penting sebagai strategi promotif dan preventif untuk mendukung deteksi dini serta pencegahan penularan TBC di lingkungan sekolah.
PENGUATAN LITERASI TUBERKULOSIS PADA SISWA SMA MELALUI PENYULUHAN DAN SIMULASI PEMERIKSAAN IMMUNOCHROMATOGRAPHIC TEST: STRENGTHENING TUBERCULOSIS-RELATED HEALTH LITERACY AMONG HIGH SCHOOL STUDENTS THROUGH HEALTH EDUCATION AND SIMULATION OF IMMUNOCHROMATOGRAPHIC TESTING Dina Ferdiani; Meti Kusmiati; Meri Meri; Rudy Hidana
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penguatan edukasi sejak usia sekolah karena siswa berpotensi menjadi agen penyebar informasi kesehatan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan siswa SMA/MA/sederajat di Kota Tasikmalaya mengenai TBC melalui penyuluhan dan demonstrasi pemeriksaan. Mitra kegiatan adalah siswa SMA/MA/sederajat yang mengikuti kegiatan edukasi kesehatan di Kampus Universitas Bakti Tunas Husada. Metode pengabdian menggunakan pendekatan pendidikan masyarakat melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, media visual, serta demonstrasi pemeriksaan TBC menggunakan alat rapid test immunochromatography. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Kegiatan diikuti oleh 100 siswa, dengan 84 data berpasangan yang dianalisis. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 72,49% pada pre-test menjadi 89,68% pada post-test. Kategori pengetahuan baik juga meningkat dari 58,3% menjadi 89,3%. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan interaktif dan demonstrasi pemeriksaan TBC efektif meningkatkan literasi kesehatan siswa. Kegiatan ini penting sebagai strategi promotif dan preventif untuk mendukung deteksi dini serta pencegahan penularan TBC di lingkungan sekolah.