Dalam mendukung pembangunan kesehatan yang berkelanjutan, ketahanan kesehatan masyarakat menjadi salah satu instrumen yang tidak bisa dipisahkan. Kolaborasi berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk mendeskripsikan model sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan kesehatan masyarakat diantaranya melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG), USG gratis dan Komunikasi, Informasi dan edukasi (KIE) di desa Karamatwangi Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan collaboratif governance. Kegiatan melibatkan berbagai lintas sektor seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Puskesmas Cisurupan, Pemerintah Desa Karamatwangi, Kader Kesehatan dan masyarakat. Data diperoleh melalui kegiatan observasi, dokumentasi dan komunikasi yang dilakukan dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya sinergi lintas sektor mampu meningkatkan akses pelayanan kesehatan, memperkuat koordinasi antarinstansi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya promotif dan preventif. Adanya komunikasi dan koordinasi, komitmen bersama dan pembagian peran yang jelas menjadi faktor pendukung dalam keberhasilan kolaborasi. Model kolaboratif yang dihasilkan dapat berkontribusi dalam mendukung ketahanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Tetapi masih diperlukan penguatan koordinasi dan keberlanjutan program untuk mendukung upaya promotif dan preventif bisa berjalan dengan optimal.