Abstrak Masa postpartum merupakan periode penting dalam pemulihan kondisi fisik ibu, termasuk proses penyembuhan luka perineum akibat persalinan. Senam nifas merupakan salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat membantu mempercepat pemulihan melalui peningkatan sirkulasi darah, penguatan otot dasar panggul, serta peningkatan elastisitas jaringan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen menggunakan two grup postes-pretes. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu nifas di Puskesmas Cukir dengan Teknik pengambilan sampel purposive sampling berjumlah 30 orang.. Hasil uji paired t-test didapatkan 0,000 (p<0,005) menunjukan adanya perbedaan yang signifikar antara pretes dan posttes yang mana dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh setelah diberikan intervensi senam nifas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas senam nifas mempercepat penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum. Intervensi berupa senam nifas diberikan secara bertahap sesuai kondisi ibu postpartum, kemudian dilakukan pengamatan proses penyembuhan luka perineum sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan senam nifas memberikan perubahan ke arah yang lebih baik, ditandai dengan percepatan penyembuhan luka perineum dibandingkan sebelum dilakukan intervensi. Peningkatan kondisi tersebut terjadi karena gerakan senam nifas membantu memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan suplai oksigen dan nutrisi ke jaringan yang mengalami luka, serta mempercepat proses regenerasi jaringan. Dengan demikian, senam nifas dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis yang efektif dalam mendukung pemulihan ibu postpartum, khususnya dalam mempercepat penyembuhan luka perineum, sehingga dapat meningkatkan kenyamanan serta kualitas kesehatan ibu pada masa nifas. Kata kunci : Senam nifas; Ibu postpartum; Nyeri perineum; Penyembuhan luka perineum; Masa nifas