Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara organisasi berkomunikasi dengan publik, termasuk dalam menyampaikan pesan-pesan lingkungan dan keberlanjutan. Perubahan tersebut mendorong lahirnya berbagai bentuk komunikasi yang lebih interaktif, partisipatif, dan berbasis jejaring digital. Dalam konteks ini, Digital Public Relations menjadi salah satu pendekatan strategis yang digunakan organisasi untuk membangun kesadaran lingkungan, meningkatkan keterlibatan publik, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran Digital Public Relations dalam transformasi komunikasi lingkungan di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa buku, artikel jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen akademik yang relevan dengan Digital Public Relations, komunikasi lingkungan, dan transformasi komunikasi digital. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi konsep, strategi, serta perkembangan praktik komunikasi lingkungan berbasis digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa Digital Public Relations berperan penting dalam mentransformasi komunikasi lingkungan dari pendekatan yang bersifat informatif menuju komunikasi yang lebih dialogis, partisipatif, dan kolaboratif. Pemanfaatan media sosial, digital storytelling, kampanye digital, influencer engagement, serta komunitas virtual memungkinkan organisasi menjangkau audiens yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik terhadap isu-isu lingkungan. Selain itu, Digital Public Relations juga berkontribusi dalam membangun reputasi organisasi yang berorientasi pada keberlanjutan serta memperkuat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan. Temuan penelitian menegaskan bahwa Digital Public Relations memiliki peran strategis dalam mendukung komunikasi lingkungan yang efektif dan berkelanjutan di era digital.