Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIGITAL FINANCIAL LITERACY WORKSHOP FOR GENERATION Z AT COLÉGIO PAULOS VI DILI TIMUR LESTE Kiko Armenita Julito; Robiur Rahmat Putra; Sihar Tambun; Rio Johan Putra; Khalisah Visiana Subekti; Sonya Bano Gonçalves; Muhamad Ridho
PANDAWA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2025): PANDAWA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pandawa.v4i2.9306

Abstract

Kegiatan workshop bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital Generasi Z di Colégio Paulos VI, Dili, Timor Leste, khususnya dalam mengelola keuangan pribadi dan pendapatan yang bersumber dari aktivitas digital seperti media sosial dan program afiliasi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan service learning melalui workshop yang memadukan ceramah dan praktik langsung penggunaan aplikasi keuangan digital QuickBooks. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan siswa-siswi sebagai peserta dan mahasiswa sebagai pendamping praktik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta berada pada kategori paham dan sangat paham terhadap materi literasi keuangan dan penggunaan aplikasi QuickBooks, dengan persentase pemahaman sebesar 93%. Workshop ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pencatatan keuangan, pengelolaan arus kas, serta pengambilan keputusan keuangan yang lebih terstruktur. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pelatihan literasi keuangan digital yang aplikatif dan berkelanjutan bagi Generasi Z di Timor Leste.
Fraud and Corruption Prevention in Financial Reporting to Enhance National Attitudes and Nationalism Fangela Myas Sari; Muhamad Ridho; Nisa Tiana; Esthe Daniela
Business, Accounting, and Knowledge Journal Vol 3 No 1 (2026): Business, Accounting, and Knowledge Journal
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/batik.v3i1.739

Abstract

The increasing number of corruption cases in public institutions and state-owned enterprises (SOEs) such as PT Timah Tbk, PT Pertamina, and PT Asabri (Persero) indicates weaknesses in internal control systems and a decline in the moral integrity of public officials. This study employs the Fraud Triangle theory, which consists of pressure, opportunity, and rationalization, to identify the dominant factors contributing to fraudulent practices and their implications for national values. The findings reveal that opportunity is the most influential element driving fraud and corruption, followed by organizational pressure and moral rationalization by the perpetrators. Weak supervisory quality, transactional political culture, and the declining sense of nationalism are identified as key factors that intensify the potential for such misconduct.