Rodhi Rusdianto Hidayat
Universitas Cendrawasih

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN MOTIVASI BEROLAHRAGA PADA LANSIA DI PANTI BINA LANJUT USIA Rosalina Yumbedoan; Evi Sinaga; Rodhi Rusdianto Hidayat; Ipa Sari Kardi; Toni Kogoya; Muhamad Fitrah Mubarak
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/unimudasportjurnal.v7i1.6111

Abstract

Lansia mengalami penurunan masa otot dan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan stress lingkungan. Olahraga sesuai dosis dibutuhkan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan jasmani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Status Gizi dengan Motivasi Berolahraga pada Lansia di Panti Bina Lanjut Usia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan kuesioner serta tes dan pengukuran yang melibatkan sebanyak 26 Lansia di Panti Bina Lansia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dan motivasi berolahraga (r hitung 0.04968 < r tabel 0.388). Sebanyak 0% Lansia memiliki status gizi pada kategori normal, sebanyak 96.15% pada kategori berisiko mengalami malnutrisi. Sebanyak 3.85% pada kategori Malnutrisi. Sebanyak 15.38% Lansia tidak memiliki motivasi berolahraga, sebanyak 57.69% lansia memiliki motivasi negatif, sebanyak 26.92% lansia memiliki motivasi pada kategori motivasi positif. Dengan demikian, disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dan motivasi berolahraga. Perlu dilakukan peningkatan motivasi internal dan eksternal lansia, penyuluhan mengenai manfaat olahraga dan makanan bergizi bagi lansia.
GAMBARAN TINGKAT PENERIMAAN MAKANAN BERDASARKAN KOMPONEN MENU PADA ATLET DI PUSAT PEMBINAAN ATLET PELAJAR BAMBAR SENTANI PAPUA Evi Sinaga; Rodhi Rusdianto Hidayat; Yohanes Manfred Mandosir
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/unimudasportjurnal.v7i1.6119

Abstract

Penyelenggaraan makanan atlet berperan penting dalam mendukung kecukupan gizi dan performa olahraga. Keberhasilannya tidak hanya ditentukan oleh kualitas gizi menu, tetapi juga oleh tingkat penerimaan makanan oleh atlet. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat penerimaan makanan berdasarkan komponen menu pada atlet di Pusat Pembinaan Atlet Pelajar Bambar Sentani, Papua. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 18 atlet sepak bola yang mengikuti program pelatihan dan memenuhi kriteria penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner daya terima makanan yang menilai makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur, buah, minuman, serta atribut sensori meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan suhu makanan. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu penyajian, aroma, dan warna merupakan faktor utama yang memengaruhi penerimaan makanan atlet. Suhu makanan memperoleh penilaian rendah pada sebagian besar komponen menu, terutama buah (82,35%) dan minuman (58,82%). Aroma juga sering dinilai rendah pada makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, dan minuman. Lauk hewani memiliki tingkat penerimaan terbaik, sedangkan makanan pokok dan lauk nabati terendah. Perbaikan layanan konsumsi perlu difokuskan pada pengelolaan suhu, peningkatan kualitas sensori, dan variasi menu untuk mendukung kecukupan gizi dan performa atlet.