Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajerial kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di SDIT Nurul Hikmah Lantan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya berlangsung pada tataran pembelajaran, tetapi telah terintegrasi dalam sistem pengelolaan sekolah melalui fungsi manajerial kepala sekolah. Pada aspek perencanaan, nilai-nilai cinta dirumuskan ke dalam program sekolah yang berorientasi pada pembentukan karakter. Pada aspek pengorganisasian, kepala sekolah membangun kolaborasi antara guru, tenaga kependidikan, dan orang tua dalam pelaksanaan program. Pada aspek pelaksanaan, nilai cinta diwujudkan melalui pembiasaan, keteladanan, serta pola interaksi yang humanis di lingkungan sekolah. Sementara itu, pada aspek pengawasan, kepala sekolah melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan untuk memastikan keterlaksanaan program berjalan sesuai tujuan. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sangat dipengaruhi oleh kemampuan kepala sekolah dalam mengintegrasikan fungsi-fungsi manajemen ke dalam budaya sekolah. Dengan demikian, kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai administrator, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam internalisasi nilai-nilai kemanusiaan di satuan pendidikan.