Shadiq Arif Musyaffa
STMIK Pelita Nusantara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

A Comparison Of The AHP And MOORA Methods In Determining Recipients Of Free Nutritious Food In Ujung Serdang Village Nera Mayana Br Tarigan; Dameria Esterlina Br Sijabat; Nurika Sari Siregar; Shadiq Arif Musyaffa
Jurnal Armada Informatika Vol 10 No 1 (2026): Juni
Publisher : STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36520/jai.v10i1.283

Abstract

The Free Nutritious Food Program (MBG) is one of the government’s efforts to improve the nutritional quality of the population, particularly for vulnerable groups such as toddlers, pregnant women, and breastfeeding mothers. However, the process of determining aid recipients often faces challenges due to the large number of potential recipients and the variety of criteria that must be considered, which can potentially lead to subjectivity in decision-making. This study aims to compare the Analytical Hierarchy Process (AHP) and Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) methods in determining recipients of the Free Nutritious Food program in Ujung Serdang Village. The data used consisted of 100 community members assessed based on five criteria: household income, number of dependents, nutritional status, housing conditions, and other assistance previously received. The AHP method was used to determine the priority weights of the criteria, while the MOORA method was used to rank the alternatives. The results showed that the “Nutritional Status” criterion had the highest weight at 0.488, followed by “Family Income” at 0.240, “Number of Dependents” at 0.136, “Housing Conditions” at 0.090, and “Other Assistance” at 0.046. The ranking results show that alternative A085 ranked first in both methods. The AHP method identified 60 viable alternatives and 40 non-viable ones, while the MOORA method identified 39 viable alternatives and 61 non-viable ones. The research results indicate that the MOORA method is more selective and objective in determining aid recipients; therefore, it is recommended to support a more targeted distribution process for the Free Nutritious Food program.
Analisis Kepuasan Pelanggan Percetakan Berkat Dengan Metode Service Quality Nera Mayana Br Tarigan; Dedi Candro Parulian Sinaga; Nurika Sari Siregar; Shadiq Arif Musyaffa
Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Jaringan Vol 7 No 1 (2026): Maret
Publisher : CV. ADMITECH SOLUTIONS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63703/sisfotekjar.v7i1.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan pada Percetakan Berkat menggunakan metode Service Quality (SERVQUAL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada pelanggan Percetakan Berkat. Instrumen penelitian disusun berdasarkan lima dimensi SERVQUAL yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode gap analysis untuk mengetahui perbedaan antara persepsi pelanggan terhadap pelayanan yang diterima dengan harapan pelanggan terhadap pelayanan yang diinginkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pelanggan pada dimensi reliability berada pada kategori baik. Persentase kepuasan pelanggan pada setiap variabel yaitu Q1 sebesar 61,6%, Q2 sebesar 57%, Q3 sebesar 54,6%, Q4 sebesar 64,7%, dan Q5 sebesar 63,5%. Nilai kepuasan tertinggi terdapat pada ketepatan waktu pelayanan, sedangkan nilai terendah terdapat pada kesesuaian layanan dengan kebutuhan pelanggan. Meskipun sebagian besar pelanggan merasa puas, masih terdapat responden yang merasa tidak puas dan netral, yang menunjukkan bahwa kualitas pelayanan masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Percetakan Berkat dalam meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan serta meningkatkan loyalitas pelanggan. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam pengembangan penelitian kualitas pelayanan pada sektor jasa percetakan skala UMKM menggunakan metode SERVQUAL.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Supplier Percetakan Berkat Menggunakan Metode Weighted Product Nera Mayana Br Tarigan; Dedi Candro Parulian Sinaga; Nurika Sari Siregar; Shadiq Arif Musyaffa
Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Jaringan Vol 7 No 1 (2026): Maret
Publisher : CV. ADMITECH SOLUTIONS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63703/sisfotekjar.v7i1.140

Abstract

Dalam era persaingan industri percetakan yang semakin ketat, pemilihan supplier bahan baku menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas produk dan kelancaran proses produksi. Percetakan Berkat masih menggunakan metode manual dalam menentukan supplier, sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas dan ketidakkonsistenan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam pemilihan supplier terbaik menggunakan metode Weighted Product. Metode ini digunakan karena mampu melakukan perhitungan multikriteria dengan mempertimbangkan bobot kepentingan setiap kriteria. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga, kualitas bahan baku, waktu pengiriman, pelayanan, dan konsistensi pasokan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi pada Percetakan Berkat. Sistem yang dibangun mampu melakukan proses penilaian supplier secara otomatis dan menghasilkan perankingan berdasarkan nilai preferensi tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Weighted Product dapat memberikan hasil penilaian yang objektif dan akurat dalam menentukan supplier terbaik. Implementasi sistem ini membantu manajemen dalam mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan konsisten. Selain itu, sistem juga mampu meningkatkan efisiensi operasional perusahaan serta mengurangi risiko keterlambatan produksi akibat kesalahan pemilihan supplier. Dengan demikian, penerapan SPK berbasis Weighted Product dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung pengambilan keputusan strategis pada Percetakan Berkat.