Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KEBERLANJUTAN BEASISWA STMIK PELITA NUSANTARA SETIAP SEMESTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Nera Mayana Br Tarigan
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v8i3.406

Abstract

Evaluation in each program is very much needed, as is the case in providing scholarships to students and is a continuous scholarship every semester. In evaluating scholarship recipients, several aspects/criteria are needed. STMIK Pelita Nusantara in helping students who are academically capable and economically disadvantaged provides tuition scholarships in the amount of 25%, 40%, 50%, 75%, and 100%, but in the evaluation every semester the management is less thorough so that the evaluation of scholarship recipients for the sustainability of the scholarship every semester is constrained and seems to let the student just accept the scholarship without evaluation. To overcome this problem, a decision support system is needed by applying the Simple Additive Weighting (SAW) method. The research stages start from identifying problems, collecting data in the form of scholarship recipients' data, criteria data, analyzing using the Simple Additive Weighting method. Designing and building systems, testing systems, compiling reports, and publishing accredited national journals. The research concludes that the Simple Additive Weighting (SAW) method can be applied to analyze the sustainability of the STMIK Pelita Nusantara scholarship every semester in helping the management. With the results of the analysis that it was stated that one person was declared not to be a scholarship on behalf of Priti NIM 200121202 students with a total score of 29.03 and three people were declared to continue the scholarship status on behalf of Harpingka Fitria Br Sibarani NIM 190131108 with a total score of 65.55, Sethu Ramen NIM 200131035 with a total score of 50.97, Monalisa Hotmauli Silalahi NIM 200121197 with a total score of 78.88, Beby Audry NIM 200121198 with a total score of 72.08.Keywords: DSS, SAW method, scholarship sustainability Evaluasi dalam setiap program sangat dibutuhkan, sama halnya dalam pemberian beasiswa kepada mahasiswa dan bersifat beasiswa berkelanjutan setiap semesternya. Dalam evaluasi penerima keberlanjutan beasiswa sangat dibutuhkan beberapa aspek/kriteria. STMIK Pelita Nusantara dalam membantu mahasiswa yang mampu dalam akademik dan kurang mampu secara ekonomi memberikan beasiswa uang kuliah dengan besaran 25%, 40%, 50%, 75% dan 100%, namun dalam evaluasi setiap semesternya manajemen kurang teliti sehingga evaluasi terhadap penerima beasiswa untuk keberlanjutan beasiswa setiap semester terkendala dan seakan membiarkan begitu saja mahasiswa tersebut menerima beasiswa tanpa evaluasi. Untuk mengatasi masalah tersebut maka sangat dibutuhkan suatu system pendukung keputusan dengan menerapkan metodr Simple Additive Weighting (SAW). Tahapan penelitian mulai dari mengidentifikasi masalah, pengumpulan data berupa data-data mahasiswa penerima beasiswa, data kriteria, menganalisa dengan metode Simple Additive Weighting. Perancangan dan membangun sistem, pengujian sistem, penyusunan laporan dan publikasi jurnal nasional terakreditasi. Kesimpulan hasil penelitian bahwa metode Simple Additive Weighting (SAW) dapat diterapkan untuk menganalisa keberlanjutan beasiswa STMIK Pelita Nusantara setiap semester dalam membantu pihak manajemen. Dengan hasil analisa bahwa dinyatakan satu orang menjadi tidak beasiswa atas nama mahasiswa Priti NIM 200121202 dengan total nilai 29,03 dan tiga orang dinyatakan tetap melanjut status beasiswa atas nama Harpingka Fitria Br Sibarani NIM 190131108 dengan total nilai 65,55, Sethu Ramen NIM 200131035 dengan total nilai 50,97, Monalisa Hotmauli Silalahi NIM 200121197 dengan total nilai 78,88, Beby Audry NIM 200121198 dengan total nilai 72,08.Kata kunci: DSS, metode SAW, keberlanjutan beasiswa
Penerapkan Digital Semipublic Watermaking Dalam Penyembunyian Teks Pada Citra Nera Mayana Br Tarigan; Dedi Candro Sinaga
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKOMSI) Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Sisfokomtek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9767/jikomsi.v2i2.82

Abstract

Penelitian yang dilakukan untuk menghasilkan watermarking dari sebuah citra input. Proses pembentukan watermarking akan dimulai proses pembacaan piksel citra warna. Setelah itu, proses akan dilanjutkan dengan melakukan perhitungan nilai stegomessage yang akan disisipkan dan proses penyisipan semua nilai yang diperlukan dalam proses pengecekan watermarking. Apabila terjadi penyerangan, maka pada saat pembentukan watermarking, akan dilakukan perhitungan nilai noise tertentu (dihasilkan secara acak) yang akan disisipkan ke dalam citra. Setelah proses pembentukan watermarking, maka proses dapat dilanjutkan dengan proses pengecekan watermarking dan proses ekstraksi pesan. Penerapan digital semipublic watermaking dalam penyembunyian teks pada citra menghasilkan watermarking yang akan disisipkan pada citra input dan proses pengecekan watermarking yang telah disisipkan. Selain itu, Penerapan digital semipublic watermaking dalam penyembunyian teks pada citra juga mampu menghasilkan proses perhitungan dari tahapan pembentukan dan pengecekan watermarking.
Pelatihan Aplikasi Microsoft Office untuk Mendukung Administrasi dan Pelaporan Posyandu Desa Ujung Serdang Nera Mayana Br Tarigan; Dameria Esterlina Br Sijabat; Megaria Purba; Abdi Agustianta Sembiring; Nurika Sari Siregar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 2 No 3 (2025): Juli
Publisher : CV. ADMITECH SOLUTIONS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu di Desa Ujung Serdang dalam penggunaan aplikasi Microsoft Word dan Excel sebagai upaya digitalisasi administrasi dan pelaporan kegiatan. Berdasarkan hasil survei awal, mayoritas kader masih menggunakan pencatatan manual dan belum memiliki keterampilan dasar dalam mengoperasikan komputer. Oleh karena itu, dilakukan pelatihan secara tatap muka dengan pendekatan praktik langsung (hands-on) dan metode learning by doing selama 2–3 hari. Pelatihan difokuskan pada penguasaan dasar Microsoft Word untuk pembuatan laporan kegiatan Posyandu dan Microsoft Excel untuk pengolahan data pertumbuhan balita. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap utama, yaitu: tahap persiapan (koordinasi dengan perangkat desa, identifikasi peserta, dan penyusunan materi pelatihan), tahap pelatihan (penyampaian materi dan praktik langsung), dan tahap evaluasi (simulasi pelaporan dan kuesioner kepuasan peserta). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami materi yang disampaikan dan menunjukkan peningkatan keterampilan dalam pembuatan laporan digital. Evaluasi akhir juga menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dari peserta terhadap isi dan metode pelatihan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas digital kader Posyandu serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan kesehatan berbasis masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Pengenalan dan Implementasi Teknologi Cloud Computing untuk Optimalisasi Manajemen Data Bosker Sinaga; Jijon Raphita Sagala; Nera Mayana Br Tarigan; Ade May Luky Harefa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 2 No 3 (2025): Juli
Publisher : CV. ADMITECH SOLUTIONS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan teknologi Cloud Computing guna mengoptimalkan manajemen data pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kencana Bakti. Latar belakang kegiatan ini adalah perlunya sistem pengelolaan data yang efisien, aman, dan mudah diakses untuk mendukung kelancaran operasional koperasi. Selama ini, pengelolaan data di KSP Kencana Bakti masih dilakukan secara konvensional, yang berisiko kehilangan data serta kurang fleksibel dalam akses dan kolaborasi. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, pelatihan pengenalan konsep Cloud Computing, dan praktik implementasi menggunakan platform Google Drive serta Google Workspace. Peserta dilatih membuat struktur folder, mengunggah dan mengunduh dokumen, mengatur hak akses, serta melakukan kolaborasi dokumen secara real-time. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner untuk mengukur pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dan kemampuan teknis peserta. Penerapan Cloud Computing diharapkan dapat berkelanjutan dan mendukung transformasi digital koperasi, meningkatkan efisiensi kerja, keamanan data, serta transparansi layanan kepada anggota.
A Comparison Of The AHP And MOORA Methods In Determining Recipients Of Free Nutritious Food In Ujung Serdang Village Nera Mayana Br Tarigan; Dameria Esterlina Br Sijabat; Nurika Sari Siregar; Shadiq Arif Musyaffa
Jurnal Armada Informatika Vol 10 No 1 (2026): Juni
Publisher : STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36520/jai.v10i1.283

Abstract

The Free Nutritious Food Program (MBG) is one of the government’s efforts to improve the nutritional quality of the population, particularly for vulnerable groups such as toddlers, pregnant women, and breastfeeding mothers. However, the process of determining aid recipients often faces challenges due to the large number of potential recipients and the variety of criteria that must be considered, which can potentially lead to subjectivity in decision-making. This study aims to compare the Analytical Hierarchy Process (AHP) and Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) methods in determining recipients of the Free Nutritious Food program in Ujung Serdang Village. The data used consisted of 100 community members assessed based on five criteria: household income, number of dependents, nutritional status, housing conditions, and other assistance previously received. The AHP method was used to determine the priority weights of the criteria, while the MOORA method was used to rank the alternatives. The results showed that the “Nutritional Status” criterion had the highest weight at 0.488, followed by “Family Income” at 0.240, “Number of Dependents” at 0.136, “Housing Conditions” at 0.090, and “Other Assistance” at 0.046. The ranking results show that alternative A085 ranked first in both methods. The AHP method identified 60 viable alternatives and 40 non-viable ones, while the MOORA method identified 39 viable alternatives and 61 non-viable ones. The research results indicate that the MOORA method is more selective and objective in determining aid recipients; therefore, it is recommended to support a more targeted distribution process for the Free Nutritious Food program.
Analisis Kepuasan Pelanggan Percetakan Berkat Dengan Metode Service Quality Nera Mayana Br Tarigan; Dedi Candro Parulian Sinaga; Nurika Sari Siregar; Shadiq Arif Musyaffa
Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Jaringan Vol 7 No 1 (2026): Maret
Publisher : CV. ADMITECH SOLUTIONS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63703/sisfotekjar.v7i1.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan pada Percetakan Berkat menggunakan metode Service Quality (SERVQUAL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada pelanggan Percetakan Berkat. Instrumen penelitian disusun berdasarkan lima dimensi SERVQUAL yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode gap analysis untuk mengetahui perbedaan antara persepsi pelanggan terhadap pelayanan yang diterima dengan harapan pelanggan terhadap pelayanan yang diinginkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pelanggan pada dimensi reliability berada pada kategori baik. Persentase kepuasan pelanggan pada setiap variabel yaitu Q1 sebesar 61,6%, Q2 sebesar 57%, Q3 sebesar 54,6%, Q4 sebesar 64,7%, dan Q5 sebesar 63,5%. Nilai kepuasan tertinggi terdapat pada ketepatan waktu pelayanan, sedangkan nilai terendah terdapat pada kesesuaian layanan dengan kebutuhan pelanggan. Meskipun sebagian besar pelanggan merasa puas, masih terdapat responden yang merasa tidak puas dan netral, yang menunjukkan bahwa kualitas pelayanan masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Percetakan Berkat dalam meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan serta meningkatkan loyalitas pelanggan. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam pengembangan penelitian kualitas pelayanan pada sektor jasa percetakan skala UMKM menggunakan metode SERVQUAL.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Supplier Percetakan Berkat Menggunakan Metode Weighted Product Nera Mayana Br Tarigan; Dedi Candro Parulian Sinaga; Nurika Sari Siregar; Shadiq Arif Musyaffa
Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Jaringan Vol 7 No 1 (2026): Maret
Publisher : CV. ADMITECH SOLUTIONS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63703/sisfotekjar.v7i1.140

Abstract

Dalam era persaingan industri percetakan yang semakin ketat, pemilihan supplier bahan baku menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas produk dan kelancaran proses produksi. Percetakan Berkat masih menggunakan metode manual dalam menentukan supplier, sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas dan ketidakkonsistenan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam pemilihan supplier terbaik menggunakan metode Weighted Product. Metode ini digunakan karena mampu melakukan perhitungan multikriteria dengan mempertimbangkan bobot kepentingan setiap kriteria. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga, kualitas bahan baku, waktu pengiriman, pelayanan, dan konsistensi pasokan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi pada Percetakan Berkat. Sistem yang dibangun mampu melakukan proses penilaian supplier secara otomatis dan menghasilkan perankingan berdasarkan nilai preferensi tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Weighted Product dapat memberikan hasil penilaian yang objektif dan akurat dalam menentukan supplier terbaik. Implementasi sistem ini membantu manajemen dalam mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan konsisten. Selain itu, sistem juga mampu meningkatkan efisiensi operasional perusahaan serta mengurangi risiko keterlambatan produksi akibat kesalahan pemilihan supplier. Dengan demikian, penerapan SPK berbasis Weighted Product dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung pengambilan keputusan strategis pada Percetakan Berkat.
Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Digital Terhadap Efektifitas pengelolaan Keuangan Pada UMKM Desa Rumah Sumbul di Era Bisnis Digital Eviyanti Br Barus; Petti Indrayati Sijabat; Nera Mayana Br Tarigan; Dina Luvita; Mirna Taria
Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Jaringan Vol 7 No 1 (2026): Maret
Publisher : CV. ADMITECH SOLUTIONS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63703/sisfotekjar.v7i1.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi digital terhadap efektivitas pengelolaan keuangan pada UMKM di Desa Rumah Sumbul pada era bisnis digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 30 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi digital berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata indikator penggunaan software akuntansi sebesar 4.1, efisiensi pelaporan keuangan sebesar 4.3, akurasi informasi keuangan sebesar 4.2, kemudahan akses data sebesar 4.0, dan dukungan pengambilan keputusan sebesar 4.4. Penerapan sistem akuntansi digital terbukti mampu meningkatkan efisiensi waktu pencatatan hingga 60%, mengurangi biaya administrasi keuangan, meningkatkan akurasi data keuangan, serta mendukung pengambilan keputusan usaha secara lebih cepat dan tepat. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi digital memiliki peran penting dalam mendukung transformasi digital dan peningkatan daya saing UMKM. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku UMKM dan pemangku kebijakan dalam mengembangkan pengelolaan keuangan berbasis digital.
Implementation of K-Nearest Neighbor Algorithm for Scientific Determination of Aid Recipients at STM Agape Dedi Candro Parulian Sinaga; R. Fanry Siahaan; Nera Mayana Br Tarigan; Rodiah Hannum Lubis; Dwi Novia Amallia
The IJICS (International Journal of Informatics and Computer Science) Vol. 9 No. 3 (2025): November
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/ijics.v9i3.9484

Abstract

Providing assistance to underprivileged families is an important social effort to enhance community welfare; however, the selection of aid recipients often encounters problems such as subjectivity, unstructured data, and time inefficiency when conducted manually. This study aims to develop and evaluate a decision support system for determining aid recipients at STM Agape using the K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm to improve accuracy and objectivity in the selection process. The research methodology employed a quantitative classification approach, where data were collected from families based on predefined criteria, including family income, number of dependents, housing conditions, and the occupation of the head of the household. The dataset was divided into training and testing data, and all attributes were normalized prior to processing. The KNN algorithm was applied using Euclidean distance to measure similarity between data instances, classifying each family into “eligible” or “ineligible” categories. The results indicate that the proposed system achieved higher classification accuracy and more consistent decision outcomes compared to manual selection methods. Additionally, the implementation of KNN reduced processing time and minimized subjective bias in determining aid recipients. These findings demonstrate that the KNN-based system is effective as a decision support tool, enabling STM Agape to distribute social assistance in a more targeted, objective, transparent, and efficient manner.
Implementation of K-Means Clustering for Student Achievement Classification Using Academic Performance Indicators Dedi Candro Parulian Sinaga; Endra Ary Prasasty Marpaung; Nera Mayana Br Tarigan; Vinsensius Fereri Purba; Dwicky Aditya
The IJICS (International Journal of Informatics and Computer Science) Vol. 10 No. 2 (2026): July
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/ijics.v10i2.9795

Abstract

Student achievement assessment in educational institutions is often conducted manually by relying on average scores or class rankings, making the results less objective and unable to represent students’ overall academic conditions. This study aims to implement the K-Means Clustering algorithm to classify student achievement using academic performance indicators. The dataset consists of 10 student records with four variables: average score, examination score, attendance percentage, and assignment score. The research stages include data collection, data validation, Min-Max normalization, initial centroid selection, Euclidean Distance calculation, cluster formation, centroid updating, and interpretation of clustering results. The number of clusters was set to K=3, representing high, medium, and low achievement categories. The results show that Cluster C1 consists of 4 students with high achievement, Cluster C2 consists of 3 students with medium achievement, and Cluster C3 consists of 3 students with low achievement. The final centroid values indicate that Cluster C1 has the strongest academic performance, while Cluster C3 requires more intensive academic support. These findings demonstrate that K-Means Clustering can classify student achievement objectively and support data-driven educational decision-making, academic guidance, and targeted learning strategy development.