Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Samatha Bhāvanā: Studi Komprehensif Teknik Pengembangan Ketenangan, Hambatan, dan Pencapaian Batin Aleks Effendi; Julia Surya; Rahayu Arna Vidiya; Enten Widya Putri
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif praktik Samatha Bhāvanā sebagai metode pengembangan ketenangan batin dalam tradisi Buddhis Theravāda, dengan fokus pada teknik pelaksanaan, hambatan, serta pencapaian batin yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan terhadap teks-teks klasik seperti Visuddhimagga dan Tipiṭaka (edisi PTS), serta didukung oleh kajian ilmiah kontemporer dalam bidang psikologi dan neuroscience. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Samatha Bhāvanā merupakan praktik meditasi yang sistematis dan bertahap, dimulai dari pemilihan objek meditasi berdasarkan carita (karakter mental), pengembangan konsentrasi melalui kemunculan nimitta, hingga pencapaian jhāna sebagai puncak konsentrasi. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi adanya hambatan utama dalam praktik meditasi yang terbagi menjadi nīvaraṇa (hambatan internal) dan palibodha (hambatan eksternal), yang secara signifikan mempengaruhi kualitas konsentrasi. Keberhasilan praktik sangat ditentukan oleh kemampuan praktisi dalam mengelola hambatan tersebut secara simultan. Lebih lanjut, pencapaian lanjutan dalam Samatha Bhāvanā mencakup penguasaan meditasi (vasī) dan perkembangan kesadaran tingkat tinggi (abhiññā), yang menunjukkan optimalisasi fungsi mental dan stabilitas batin. Penelitian ini menegaskan bahwa Samatha Bhāvanā tidak hanya memiliki landasan filosofis yang kuat, tetapi juga relevan dengan temuan ilmiah modern terkait peningkatan perhatian, regulasi emosi, dan kesejahteraan psikologis. Dengan demikian, praktik ini memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dalam konteks pendidikan dan kesehatan mental.
Rehumanisasi Sains dan Teknologi: Integrasi Kearifan Buddhis dan Stem di Era Industri 5.0 dan Society 5.0: Penelitian Budiono; Julia Surya; Aleks Effendi; Eklianti; Leon Gilberto Medellin Lopez; Yaka Paweja
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5090

Abstract

The development of science and technology, particularly Artificial Intelligence (AI), in the era of Society 5.0 presents significant opportunities while simultaneously posing serious challenges in the form of increasing tendencies toward dehumanization. This article aims to examine how Buddhist teachings derived from thematic suttas can function as an ethical framework in the process of rehumanizing science and technology. The study employs a literature review method with a qualitative–philosophical approach to relevant Buddhist texts, combined with a critical analysis of contemporary discourses on AI and technology. The findings indicate that Buddhist values such as wisdom (paññā), loving-kindness (mettā) and compassion (karuṇā), as well as an orientation toward liberation from suffering (dukkha), can serve as an “ethical firewall” in the development and application of technology. The integration of Buddhist teachings is not intended to reject technological progress, but rather to guide it so that it remains aligned with human values and the well-being of all living beings. This article contributes to the growing discourse on spirituality-based technology ethics and offers an alternative perspective for more humanistic science education.