Alfred Sutrisno Sim
Bagian Bedah Saraf, Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Skrining Tekanan Darah dan Edukasi Kesehatan dalam Upaya Menurunkan Risiko Hipertensi pada Populasi Dewasa Alfred Sutrisno Sim; Alexander Halim Santoso
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i2.790

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang sering tidak terdeteksi pada populasi dewasa karena bersifat asimtomatik pada tahap awal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining tekanan darah guna mengidentifikasi risiko hipertensi secara dini menggunakan pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA). Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik menggunakan metode standar, disertai edukasi kesehatan terkait pencegahan hipertensi. Sebanyak 148 partisipan dewasa terlibat dengan rerata usia 42,78±13,44 tahun dan distribusi jenis kelamin yang relatif seimbang. Rerata tekanan darah sistolik tercatat sebesar 123,59±17,86 mmHg dan diastolik 77,65±12,06 mmHg, yang secara umum masih berada pada kisaran normal hingga borderline. Namun, analisis kategorikal menunjukkan bahwa hanya 44,6% responden berada dalam kategori normal untuk tekanan sistolik, sementara sisanya berada pada kategori elevated (14,2%), hipertensi derajat I (25,0%), dan hipertensi derajat II (16,2%). Pada tekanan diastolik, 69,6% berada dalam kategori normal/elevated, dengan sisanya termasuk hipertensi derajat I (14,9%) dan derajat II (15,5%). Temuan ini menunjukkan bahwa gangguan tekanan darah cukup tinggi pada populasi dewasa meskipun nilai rerata tampak normal. Skrining berbasis komunitas ini efektif dalam mendeteksi dini individu berisiko hipertensi. Oleh karena itu, diperlukan intervensi promotif dan preventif melalui edukasi pola hidup sehat, pengurangan asupan garam, peningkatan aktivitas fisik, serta pemantauan tekanan darah secara berkala untuk mencegah progresivitas dan komplikasi seperti stroke.