p-Index From 2021 - 2026
46.233
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Manuju : Malahayati Nursing Journal SRIWIJAYA JOURNAL OF MEDICINE Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Jurnal Medika Hutama Science Midwifery Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Tambusai MAHESA : Malahayati Health Student Journal Archives of The Medicine and Case Reports Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Community Medicine and Education Journal Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Prosiding Seri Seminar Nasional Jurnal Suara Pengabdian 45 NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Tarumanagara Medical Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Amanah Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Jurnal Keperawatan Bunda Delima Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Jurnal Pengabdian West Science Jurnal Kabar Masyarakat Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Abdimas Indonesia Ebers Papyrus Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Journal of Community Service and Society Empowerment Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan Jurnal Pengabdian Sosial Compromise Journal : Community Proffesional Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Health Community Service Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Gotong Royong Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat ALMURTADO: Journal of Social Innovation and Community Service Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Kusuma : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Serina Abdimas KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMETAAN INDEKS MASSA TUBUH DAN LINGKAR PINGGANG SEBAGAI INDIKATOR OBESITAS DI KALANGAN MAHASISWA Santoso, Alexander Halim; Karjadidjaja, Idawati; Charissa, Olivia
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i2.859

Abstract

Latar belakang: Obesitas adalah salah satu masalah kesehatan dunia  di mana diperkirakan ada lebih dari tiga ratus juta penduduk dunia yang mengalami obesitas. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi gemuk pada remaja (16-18 tahun) adalah 7,3% dimana 1,6% nya merupakan obesitas. Mahasiswa yang tergolong ke dalam kelompok remaja cenderung lebih banyak duduk, jarang berolahraga dan pola makannya kurang baik. Kondisi ini menyebabkan mahasiswa berpotensi menderita obesitas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan disain potong-lintang. Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai prevalensi obesitas di kalangan mahasiswa FK UNTAR. Penelitian dilakukan pada bulan September 2016 di Kampus I UNTAR, yang melibatkan 231 mahasiwa FK UNTAR angkatan 2016 berusia 15-21 tahun meliputi pengisian kuesioner dan pengukuran Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), dan Lingkar Pinggang (LP). Mahasiswa yang mengikuti penelitian sebelumnya menanda tangani informed consent. Hasil: Didapatkan sebagian besar subjek berusia 18 tahun (67,4%; 17.87 ± 0,71) dengan sebagian besar (70,4%) adalah perempuan. Berdasarkan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), didapatkan 26,1% subjek menderita obesitas. Sebanyak 61,5% subjek laki-laki dan 82,9% subjek perempuan beresiko obesitas sentral. Kesimpulan: Pada penelitian ini didapatkan lebih dari seperempat mahasiswa Fakultas Kedokteran UNTAR angkatan 2016 menderita menderita obesitas dan lebih dari limapuluh persen beresiko terhadap obesitas sentral. Diperlukan penelitian lanjutan untuk dapat melihat faktor-faktor yang berperan terhadap obesitas di kalangan mahasiswa. Kata kunci: obesitas, remaja, mahasiswa, indeks massa tubuh, lingkar pinggang.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH, LINGKAR PINGGANG DAN RASIO LINGKAR PINGGANG TINGGI BADAN DENGAN KADAR GULA DARAH PENGEMUDI BUS ANTAR KOTA Santoso, Alexander Halim; Karjadidjaja, Idawati; Santoso, Frisca; Lontoh, Susy Olivia
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v4i2.7864

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease characterized by elevated blood sugar levels (hyperglycaemia) due to insufficient production of insulin or the condition where the body cannot use insulin effectively. The condition of chronic hyperglycaemia relates to the damage, dysfunction and failure of organs such as the eyes, kidneys, nerves, heart and blood vessels. Diabetes Mellitus and its complications can affect the ability to drive. The prevalence of hyperglycaemia among bus drivers is 52,1%. Body mass Index (BMI), waist circumference (WC) and the ratio of waist circumference to height are often associated with the occurrence of type 2 Diabetes, but the results are still heavily influenced by many factors such as ethnicity and gender. This research aims to observe the association of BMI, waist circumference and waist circumference to height ratio to diabetes mellitus among inter-city bus drivers. This is an analytical research with cross-sectional design involving 176 subjects. Fifty four percent subjects were obese, 53.4% of subjects have a waist circumference above 90 cm, 71.6% of subjects with a waist-to-height ratio of over 0.5. The association between BMI and fasting blood sugar was significant (p = 0,035), and also between the waist circumference and fasting blood sugar (p = 0,009). There is no statistically significant association between the ratio of waist circumference to height and fasting blood sugar level (P = 0,274). As Conclusion, The BMI and waist circumference can be used as indicators to the risk of diabetes among bus drivers. Keywords diabetes mellitus, body mass index, waist circumference, waist circumference to height ration, bus driver ABSTRAKDiabetes mellitus (DM) merupakan suatu penyakit metabolik yang ditandai oleh peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia) akibat produksi insulin yang tidak mencukupi atau keadaan dimana tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan efektif. Kondisi hiperglikemia kronik berhubungan dengan kerusakan, disfungsi, dan kegagalan dari organ-organ seperti mata, ginjal, saraf, jantung dan pembuluh darah. Diabetes melitus dan komplikasinya dapat mempengaruhi kemampuan mengemudi. Prevalensi hiperglikemia di kalangan pengendara bus sebesar 52,1%. Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar pinggang (LP) dan Rasio lingkar pinggang terhadap tinggi badan sering dihubungkan dengan kejadian Diabetes tipe 2, namun hasilnya masih banyak dipengaruhi oleh banyak faktor seperti etnis dan jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hubungan IMT, lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang terhadap tinggi badan dengan diabetes melitus pada pengemudi bus antar kota. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain potong lintang yang melibatkan 176 subjek. Didapatkan 54% subjek dengan status gizi obese, 53,4% subjek dengan lingkar pinggang di atas 90 cm, 71,6% subjek dengan rasio lingkar pinggang terhadap tinggi badan di atas 0,5. Didapatkan hubungan yang bermakna secara statistik antara indeks massa tubuh dengan kadar gula darah puasa (p=0,035), antara lingkar pinggang dengan kadar gula darah puasa (p=0,009). Tidak didapatkan hubungan bermakna secara statistik antara rasio lingkar pinggang terhadap tinggi badan dengan kadar gula darah puasa (p=0,274). Sebagai kesimpulan, IMT dan Lingkar pinggang dapat digunakan sebagai parameter terhadap risiko timbulnya diabetes pada pengemudi.
RELATIONSHIP BETWEEN TREATMENT ADHERENCE AND PROGRESSION OF DIABETIC NEPHROPATHY Chua, Jimmy; Firmansyah, Yohanes; Satyanegara, William Gilbert; Santoso, Alexander Halim; Su, Ernawati
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v5i1.7991

Abstract

In 2006, the Indonesian Renal Registry (Pernefri) shows about 12,5% of people in Indonesia suffer from chronic kidney disease. The most common cause of chronic kidney disease in 2018 in Indonesia is 39% by renal hypertension and 22% by Diabetic Nephropathy. This cross-sectional study was conducted at "RT" Hospital in Jakarta from 2018 to 2019. The Independent variable in this research was comorbid hypertension and obedience treatment, whereas dependent variables were risk category for kidney deterioration progression and the causal relationship tested with Pearson Chi-Square and Fisher exact as an alternative test. The study included 26 respondents, with 17 (65.4%) patients having hypertension in diabetic nephropathy. Eighty percent of respondents who did not routinely seek treatment in the hypertension group had progression from kidney failure to the Deep Red (Highest Risk) category. Fisher Exact statistical test analysis in the group with a history of comorbidities in the form of hypertension found no significant relationship between non-routine treatment with the progression of chronic kidney failure in the Highest-Very Highest Risk category (p-value = 0.515). Still, a large risk was found in the non-group routine treatment with a chance of 1.33 (0.962 - 1.848) times to have the progression of chronic kidney failure in the category of Highest-Very Highest Risk. Can be concluded that controlling blood pressure and treatment proven to slow worsening kidney function in nephropathy diabetic, even though no significant relationship has been found due to lack of sample. Keywords: diabetic nephropathy; hypertension; prognosis AbstrakPerhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) tahun 2006 merilis data penderita gagal ginjal kronis di Indonesia sebesar 12,5%. Etiologi terbesar gagal ginjal kroniks menurut Indonesian Renal Registry tahun 2018 adalah penyakit ginjal hipertensi sebesar 39% dan nefropati diabetic sebesar 22%. Potong lintang pada pasien di RS”RT” Jakarta tahun 2018-2019. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah komorbid hipertensi dan kepatuhan berobat, sedangkan variable tergantung dalam penelitian ini berupa kategori risiko progresifitas perburukan ginjal serta hubungan sebab akibat diuji dengan Peason Chi Square dan uji alternatif Fisher Exact Test. Penelitian berlangsung mengikutsertakan 26 responden, dengan prevalensi hipertensi pada pasien nefropati diabetik sebesar 17 (65,4%). Delapan puluh persen responden yang tidak rutin berobat pada kelompok hipertensi memiliki progresifitas penyakit gagal ginjal hingga kategori Deep Red (Highest Risk). Analisa uji statistik Fisher Exact pada kelompok dengan riwayat penyakit penyerta berupa hipertensi didapatkan tidak hubungan yang bermakna antara tidak rutin berobat dengan progresifitas penyakit gagal ginjal kronis kategori Highest-Very Highest Risk (p-value = 0,515) tetapi secara besar risiko didapatkan bahwa kelompok yang tidak rutin berobat memiliki risiko 1,33 (0,962 – 1,848) kali untuk memiliki progresifitas penyakit gagal ginjal kronis kategori Highest-Very Highest Risk. Dapat disimpulkan bahwa engontrol tekanan darah dan rutinitas berobat dapat memperlambat perburukan fungsi ginjal akibat komplikasi lanjut dari nefropati diabetikum, walaupun belum didapatkan hubungan yang bermakan dikarenakan kurangnya besar sampel pada penelitian ini.
PREVALENSI OBESITAS SENTRAL BERDASARKAN LINGKAR PINGGANG PADA PENGEMUDI BUS ANTAR KOTA Frisca, Frisca; Karjadidjaja, Idawati; Santoso, Alexander Halim
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v3i2.3911

Abstract

Central obesity has become a public health problem which is currently rapidly increasing throughout the world, including in developing countries like Indonesia. The World Health Organization states that central obesity is a major risk factor for various cardiometabolic diseases, such as diabetes and hypertension. Inter-city bus drivers are high-risk occupations of cardiometabolic disease, this is due to unhealthy lifestyles and work patterns such as high consumption of fatty foods, smoking habits, lack of physical activity, long driving times and irregular sleep patterns. This study aims to determine the prevalence of central obesity based on waist circumference in inter-city bus drivers. This research is a descriptive cross sectional study. Data obtained from measurements of body weight, height and waist circumference, as well as calculation of body mass index (BMI) on 176 subjects obtained through consecutive sampling method. Obesity is said if BMI ≥25 according to WHO criteria for Asia-Pacific and central obesity if waist circumference> 90 cm for men and> 80 cm for women. In this study all subjects were men with an average age of 42.45  10.50 years. Based on the calculation of BMI there are 54.3% of subjects obese. Through measurement of waist circumference there are 50.6% of subjects with central obesity. Providing education is very important so that subjects can make lifestyle changes for the better so as to prevent cardiometabolic disease in inter-city bus drivers. AbstrakObesitas sentral telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang saat ini sangat meningkat pesat di seluruh dunia, termasuk di negara berkembang seperti Indonesia. World Health Organization menyatakan bahwa obesitas sentral merupakan faktor risiko utama terjadinya berbagai penyakit kardiometabolik, seperti diabetes dan hipertensi. Pengemudi bus antar kota merupakan pekerjaan dengan risiko tinggi terkena penyakit kardiometabolik tersebut, hal ini disebabkan karena gaya hidup dan pola kerja yang tidak sehat seperti tingginya konsumsi makanan berlemak, kebiasaan merokok, kurangnya aktivitas fisik, durasi menyetir yang lama dan pola tidur yang tidak teratur. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui prevalensi obesitas sentral berdasarkan lingkar pinggang pada pengemudi bus antar kota. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain potong lintang. Data diperoleh dari pengukuran berat badan, tinggi badan dan lingkar pinggang, serta  perhitungan indeks massa tubuh (IMT) pada 176 subjek yang diperoleh melalui metode consecutive sampling. Dikatakan Obesitas jika  IMT ≥25 menurut kriteria WHO untuk Asia-Pasifik dan obesitas sentral jika lingkar pinggang >90 cm untuk laki-laki dan >80 cm untuk perempuan. Pada penelitian ini semua subjek adalah laki-laki dengan usia rata-rata 42.45 ± 10.50 tahun. Berdasarkan perhitungan IMT terdapat 54.3% subjek mengalami obesitas. Melalui pengukuran lingkar pinggang terdapat 50.6% subjek dengan obesitas sentral. Pemberian edukasi sangat penting agar subjek dapat melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih baik sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit kardiometabolik pada pengemudi bus antar kota.
Hubungan Asupan Makanan Cepat Saji dengan Angka Kejadian Hipertensi pada Orang Dewasa dengan Aktifitas Fisik Ringan Hingga Sedang Edwin DESTRA; Frisca Frisca; Alexander Halim Santoso; Yohanes Firmansyah
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 03 April (2022): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi (HT) merupakan salah satu penyakit Non-Communicable Disease (NCD) yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah. Angka kematian akibat hipertensi mencapai 9,4 juta orang pertahunnya. Prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat dari 25,8% menjadi 34,1% pada tahun 2018. Hipertensi mengenai 25-35% orang dewasa, termasuk petugas sekuriti. Prevalensi hipertensi pada orang dewasa dengan aktifitas fisik ringan hingga sedang mencapai 43,7%. Salah satu faktor yang menyebabkan hipertensi adalah frekuensi konsumsi makanan cepat saji, namun masih banyak faktor lainnya seperti usia dan status gizi seseorang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan design cross sectional. Analisis statistik menggunakan uji chi-square. Didapatkan 73,9% subyek sering mengonsumsi makanan cepat saji dan 48,9% subyek mengalami hipertensi. Didapatkan hubungan yang bermakna secara statistic antara frekuensi konsumsi makanan cepat saji dengan angka kejadian hipertensi (p=0,044). Konsumsi makanan cepat saji berperan terhadap hipertensi. Penelitian pada orang dewasa dengan aktifitas fisik ringan hingga sedang masih perlu dilakukan evaluasi kemabli sehingga diperlukan penelitian yang berkesinambungan untuk menilai hubungan makronutrien dan mikronutrien di dalam makanan cepat saji dengan hipertensi.
PEMERIKSAAN STATUS GIZI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENYAKIT DEGENERATIF PADA SISWA SEKOLAH BM JAKARTA PUSAT Meilani Kumala; David Limanan; Alexander Halim Santoso
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.19 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v3i1.8034

Abstract

These day the number of school-age children who suffer from obesity has doubled compared to 2010. Children who are obese tend to remain obese in adulthood and are at risk of suffering from various non-communicable diseases such as heart and blood vessel disease, metabolic syndrome, diabetes, and others. Based on these conditions in an effort to prevent obesity early which is one of the factors causing non-communicable diseases, it is necessary to check the nutritional status of high school students who are classified as adolescents. Activities include data collection on student identity, snack food patterns, types of snacks, and daily student activities and followed by measurements of body weight, height, and waist circumference to get an overview of the nutritional status of students. This dedication activity involved the Tarumanagara University Faculty of Medicine students. The results of the examination found that most of the 48 students and 37 students who had been assessed for nutritional status experienced height based on age (TB / U) within normal limits. As many as 34.1% of adolescents are overweight and overweight. The percentage of overweight and obesity in adolescents is quite large compared to nationally, urban, or in DKI Jaya. The mean waist circumference (Lp) 31.25% of male adolescents were found to be above the normal limit indicating excess fat in the abdominal area, while the average Lp of adolescent girls was still within normal limits. In terms of daily activities which are one of the factors causing obesity, 67.1% of adolescents engage in sports activities, but many hours are also used to use gadgets, which are about five hours per day. Most (94.1%) of adolescents consume various kinds of snacks including biscuits, chips, nuts, and fruit. Based on the results obtained, it is necessary to assess nutritional status regularly and also counseling about a healthy lifestyle.ABSTRAK:Dewasa ini jumlah anak umur sekolah yang menderita obesitas mengalami peningkatan dua kali lipat dibandingkan tahun 2010. Anak-anak yang obes cenderung untuk tetap obes di umur dewasa  dan berisiko menderita berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, sindrom metabolik, diabetes, dan sebagainya. Berdasarkan keadaan tersebut dalam upaya pencegahan secara dini terjadinya obesitas yang merupakan salah satu faktor penyebab penyakit tidak menular, perlu dilakukan pemeriksaan status gizi pada siswa siswi sekolah menengah atas yang merupakan tergolong umur remaja. Kegiatan meliputi pendataan identitas siswa, pola makanan cemilan, jenis cemilan, dan aktifitas siswa sehari-hari dan dilanjutkan dengan pengukuran berat badan, tinggi badan dan lingkar pinggang untuk mendapatkan gambaran status gizi siswa. Kegiatan pengabdian ini melibatkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Hasil pemeriksaan didapatkan bahwa sebagian besar dari 48 siswa dan 37 siswi yang telah dilakukan penilaian status gizi mengalami tinggi badan berdasarkan umur (TB/U) dalam batas normal. Sebanyak 34,1% remaja mengalami berat badan berlebih dan kegemukan. Persentase kelebihan berat badan dan obesitas pada remaja ini cukup besar dibandingkan secara nasional, perkotaan ataupun di DKI Jaya. Rerata lingkar pinggang (Lp) 31,25% remaja laki-laki didapatkan sudah di atas batas normal yang menunjukkan adanya kelebihan lemak di daerah perut, sedangkan rerata Lp remaja perempuan masih dalam batas normal. Ditinjau dari aktivitas sehari-hari yang merupakan salah satu fator penyebab kegemukan didapatkan sebesar 67,1% remaja melakukan aktivitas olah raga, namun tidak sedikit juga waktu yang digunakan untuk menggunakan gadget yaitu sekitar lima jam per hari. Sebagian besar (94,1%) remaja mengonsumsi bermacam macam cemilan meliputi biskuit, chips, kacang dan buah. Berdasarkan hasil yang didapat perlu dilakukan penilaian status gizi secara rutin dan juga penyuluhan tentang gaya hidup yang sehat.
PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT SELAMA PANDEMI DALAM UPAYA PENCEGAHAN LOW BACK PAIN Tjie Haming Setiadi; Alexander Halim Santoso; David Limanan; Erick Sidarta; Susy Olivia Lontoh
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i2.12519

Abstract

The global pandemic has made most of the activities at home. This condition poses significant health challenges. The increasing number of hours spent sitting, having improper posture, lack of exercise, unhealthy diet and pandemic stress can all lead to the low back pain. Low Back Pain is a multifactorial disease. Therefore, an integrated prevention strategy is needed to prevent Low Back Pain. Based on these problems, the community service activity was held. This activity is carried out to provide education related to knowledge of back pain in good working positions, movements to avoid, and exercises that can overcome complaints of back pain. The target of this activity is to increase public knowledge regarding low back pain, improve individual health degrees, educate healthy lifestyles, pay attention to nutritional intake, be active in sports, reduce the incidence of back pain and improve quality of life so that they can continue to work during the pandemic. This activity was carried out online on 27 May 2021 at 8.00-12.00 and was attended by 44 participants from PKK cadres, Tomang Village, West Jakarta. In addition, pre-test and post-test were also conducted. The average score of the pre-test was 53.63, while the average score of the post-test was 62.27. These results indicate that there is an increase in knowledge of 16.10%. Participants are expected to be able to apply the knowledge related to preventing back pain with exercise, good nutrition and can educate families about habits in preventing back painABSTRAK:Pandemi global telah membuat sebagian besar beraktivitas di rumah. Kondisi ini menimbulkan tantangan kesehatan yang signifikan. Meningkatnya jumlah jam yang dihabiskan untuk duduk, memiliki postur tubuh yang tidak tepat, kurang olah raga, pola makan yang tidak sehat dan stres pandemi dapat menyebabkan nyeri punggung bawah yang berkepanjangan. Low Back Pain merupakan penyakit multifaktor. Oleh karena itu, perlu strategi pencegahan terpadu untuk mencegah Low Back Pain. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan penyuluhan terkait nyeri pinggang belakang dan bagaimana mengatasinya diselenggarakan. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan edukasi terkait pengetahuan nyeri pinggang belakang posisi kerja yang baik, gerakan yang dihindari, serta senam yang dapat mengatasi keluhan nyeri pinggang belakang. Target kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan masyarakat terkait low back pain, meningkatkan derajat kesehatan individu, mengedukasi pola hidup sehat, memperhatikan asupan gizi, giat berolahraga, menurunkan angka kejadian nyeri pinggang belakang serta meningkatkan kualitas hidup agar tetap berkarya selama pandemi. Kegiatan ini dilakukan via daring pada tanggal 27 Mei 2021 pukul 8.00-12.00 dan dihadiri oleh 44 peserta yang berasal dari kader PKK Kelurahan Tomang Jakarta Barat. Selain itu, juga dilakukan pre-test dan post-test. Nilai rata-rata pre-test adalah 53.63, sedangkan nilai rata-rata pos-test adalah 62.27. Hasil tersebut menunjukan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 16.10%. Para peserta diharapkan dapat menerapkan materi terkait pencegahan nyeri pinggang belakang dengan senam, asupan gizi yang baik dan dapat mengedukasi keluarga tentang kebiasaan dalam mencegah nyeri pinggang belakang
PELATIHAN DAN EDUKASI POLA HIDUP SEHAT DALAM PENCEGAHAN HIPERTENSI WARGA DI SEKITAR JAKARTA BARAT MELALUI SENAM DAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH Alexander Halim Santoso; Novendy Novendy; Susy Olivia Lontoh
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v3i2.9495

Abstract

Hypertension can cause serious health condition such as heart attack, kidney failure and stroke. A person's blood pressure is considered hypertensive if it is 140/90 mmHg, and 139/89 mmHg is called pre-hypertension. An increase of 20 mmHg systolic blood pressure or 10 mmHg diastolic blood pressure can increase the risk of death from ischemic heart disease and stroke. Living a healthy lifestyle for at least 4-6 months has been shown to lower blood pressure and can lower the risk of cardiovascular problems. The recommended healthy lifestyles include weight loss, reducing salt intake, exercise, reducing alcohol consumption, and quitting smoking. Lifestyle is an important risk factor for hypertension in young adult. The team leader visited the cadres at the village office to convey the objectives of the service activities. The distribution of invitations was carried out by cadres from Kelurahan Tomang and Kelurahan Grogol. Participants registered and then filled out a questionnaire. Then they were directed to check blood pressure. After that, participants filled out the questionnaire and watch the exercise demo. This service activity involves Medical students of the Tarumanagara University. The number of residents who participated in this event were in total of 181 residents from Tomang and Grogol, West Jakarta. The results of blood pressure measurements, found that 88.4% of residents had blood pressure classified as normal. The mean systolic blood pressure was 130.82 mmHg, and the diastolic blood pressure 77.69 mmHg. Continuous efforts are needed in the form of counseling to continue to increase hypertension awareness.ABSTRAK:Hipertensi adalah faktor penyebab timbulnya penyakit berat seperti serangan jantung, gagal ginjal dan stoke. Tekanan darah orang dikatakan hipertensi apabila 140/90 mmHg dan 139/89 mmHg disebut prahipertensi. Peningkatan 20 mmHg tekanan darah sistolik atau 10 mmHg tekanan darah diastolik dapat meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung iskemik dan stroke. Menjalankan pola hidup sehat setidaknya selama 4–6 bulan terbukti dapat menurunkan tekanan darah dan secara umum dapat menurunkan risiko permasalahan kardiovaskular. Beberapa pola hidup sehat yang dianjurkan di antaranya penurunan berat badan, mengurangi asupan garam, olahraga, mengurangi konsumsi alkohol, dan berhenti merokok. Gaya hidup merupakan faktor risiko penting timbulnya hipertensi pada seseorang di usia dewasa muda. Pada hari yang telah disepakati, ketua tim melakukan kunjungan kepada para kader di kantor kelurahan untuk menyampaikan tujuan kegiatan pengabdian. Selanjutnya, penyebaran undangan dilakukan oleh para kader dari Kelurahan Tomang dan Kelurahan Grogol. Pada hari pelaksanaan, peserta melakukan registrasi dan kemudian mengisi kuesioner. Selanjutnya peserta diarahkan untuk pemeriksaan tekanan darah. Setelah pengukuran tekanan darah, peserta dikumpulkan kembali untuk melanjutkan pengisian kuesioner dan melihat demo senam melalui video. Kegiatan pengabdian ini melibatkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Jumlah warga yang harid sebanyak 181 warga dari Kelurahan Tomang dan Grogol Jakarta Barat, Hasil pengukuran tekanan darah, didapatkan 88,4% warga tekanan darahnya tergolong normal. Rata-rata tekanan darah sistolik adalah 130,82 mmHg, dan tekanan darah diastolik 77.69 mmHg. Diperlukan upaya berkelanjutan dalam bentuk penyuluhan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan pengetahun masyarakat akan Hipertensi.
PENINGKATAN KEWASPADAAN TERHADAP SINDROM ME PADA LANSIA DI KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA Twidy Tarcisia; Idawati Karjadidjaja; Alexander Halim Santoso
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.122 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v2i2.7219

Abstract

Penambahan umur harapan hidup menyebabkan peningkatan populasi lanjut usia (lansia) yang berpengaruh terhadap angka kejadian penyakit degeneratif seperti sindrom metabolik. Sindrom metabolik adalah kumpulan gangguan metabolik seperti hipertrigliserida, hyper-low-density lipoprotein (LDL), hypo-high-density lipoprotein (HDL), resistensi insulin, gangguan toleransi glukosa, hipertensi dan abdominal obesity. Prevalensi sindrom metabolik pada dekade terakhir dilaporkan meningkat terutama di negara berkembang. Tindakan preventif yang dapat dilakukan untuk menurunkan angka kejadian sindrom metabolik adalah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dini. Komisi kesehatan Keuskupan Agung Jakarta (KK KAJ) adalah upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui pengembangan program preventif seperti pemeriksaan kesehatan. Dari uraian tersebut kami bekerja sama dengan KK KAJ menyelenggarakan kegiatan PKM berupa pemeriksaan kesehatan dalam bentuk pemeriksaan fisik  dan pemeriksaan darah dengan target peserta lansia untuk mendeteksi adanya sindrom metabolik sehingga dapat mengurangi angka resiko kecacatan dan kematian. Pemeriksaan fisik yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah pemeriksaan tekanan darah. Sedangkan pemeriksaan darah yang dilakukan mencakup pemeriksaan gula darah dan kolesterol seperti glukosa darah, HDL, LDL dan trigliserida. Peserta yang telah melakukan pemeriksaan darah dapat berkonsultasi dengan tim dokter untuk menginterpretasikan hasil pemeriksaan. Jumlah peserta yang berpartisipasi pada kegiatan ini adalah 320 peserta. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah peserta mengetahui hasil pemeriksaan kesehatan baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan darah yang dapat menggambarkan status kesehatan peserta. Dengan diketahuinya status kesehatan diri sendiri, diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan diri terhadap sindrom metabolik baik melalui tindakan promotif dan preventif.
PEMETAAN PROFIL ANTROPOMETRI, DAN BIOKIMIA DARAH SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERHADAP PENYAKIT TIDAK MENULAR DI KELURAHAN TOMANG JAKARTA BARAT Alexander Halim Santoso; Triyana Sari; Shirly Gunawan
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.325 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v3i1.8033

Abstract

Increasing the welfare of the community has an impact on lifestyle changes such as low physical activity, high carbohydrate, and low diet. Along with these conditions, the incidence of non-communicable diseases (PTM / Non-Communicable Diseases / NCD) also increases. PTM includes cardiovascular disease, diabetes mellitus, lung disease, and cancer. WHO reports that each year PTM causes 35 million deaths worldwide, and many of these deaths occur in low-to-middle income economies. Obesity is one of the risk factors for PTM. Many residents of Tomang village are known to suffer from diabetes. Based on the above conditions, the Faculty of Medicine intends to carry out anthropometric and biochemical profiles to get a picture of the nutritional status and PTM in Tomang village. The invitation was distributed by cadres from Tomang Urban Village. On the day of implementation, participants registered and then filed out the questionnaire. Furthermore, participants were directed to anthropometric examination and continued with biochemical examination. This dedication activity involved the Tarumanagara University Faculty of Medicine students. From eighty-three residents, only 10.8% of residents had high blood pressure (hypertension), high blood sugar (GDS) (> 200 mg / dL) 4.8%, high cholesterol (> 200 mg / dL) 16 , 9%, and high uric acid (male> 7 mg / dL; female> 6 mg / dL) 25.3%. Based on the calculation of the Body Mass Index (BMI), it was found that more than sixty percent of the population had more nutritional status to fat. Continuous efforts are needed in the form of outreach to continue to increase community awareness and knowledge of PTMABSTRAK:Peningkatan kesejahteraan masyarakat berdampak terhadap perubahan gaya hidup seperti aktifitas fisik yang rendah, pola makan tinggi energi dan rendah serta. Seiring dengan keadaan tersebut, insiden penyakit tidak menular (PTM/Non-Communicable Diseases/NCD) ikut meningkat. PTM mencakup penyakit kardiovaskuler, diabetes melitus, penyakit paru dan kanker. WHO melaporkan setiap tahunnya PTM menyebabkan 35 juta kematian di seluruh dunia, dan kematian ini banyak terjadi di negara berpendapatan ekonomi rendah hingga sedang. Obesitas merupakan salah satu faktor resiko terjadinya PTM. Banyak warga kelurahan Tomang diketahui menderita Diabetes. Berdasarkan kondisi diatas, Fakultas Kedokteran hendak melaksanakan pemeriksaan antropometri dan profil biokimia untuk mendapatkan gambaran mengenai status gizi dan PTM di kelurahan Tomang. Penyebaran undangan dilakukan oleh para kader dari Kelurahan Tomang. Pada hari pelaksanaan, peserta melakukan registrasi dan kemudian mengisi kuesioner. Selanjutnya peserta diarahkan untuk pemeriksaan antropometri, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan biokimia. Kegiatan pengabdian ini melibatkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Dari delapan puluh tiga warga, didapatkan hanya 10,8% warga yang tekanan darahnya tinggi (hipertensi), gula darah sewaktu (GDS) tinggi (>200 mg/dL) 4,8%, kolesterol tinggi (>200 mg/dL) 16,9%, dan asam urat tinggi (laki-laki >7 mg/dL; perempuan >6 mg/dL) 25,3%.  Berdasarkan perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT), didapatkan lebih dari enampuluh persen warga memiliki status gizi lebih hingga gemuk. Diperlukan upaya berkelanjutan dalam bentuk penyuluhan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan pengetahun masyarakat akan PTM
Co-Authors Abduhita Al Kautsari Abizar Rafi, Muhammad Adam Adhim, Laudza Al Aditya Pratama Aditya Pratama Aditya, Raden Seliwat Agung Aditya, Vincent Adjie, Eko Kristanto Kunta Agnes Marcella Agnes Marcella Agustina Ajeng Normala Akhmad, Fariz Azril Khaidar Alexandro, Cristian Alexin, Corry Calista Alfianto Martin Alfianto Martin Alfred Sutrisno Sim Alfred Sutrisno Sim Alfred Sutrisno Sim Alfred Sutrisno Sim Alfred Sutrisno Sim Alicia Herdiman Alicia Herdiman Alicia Herdiman Alicia Herdiman Alicia Sarijuwita Alicia Sarijuwita Alicia Sarijuwita Alifa, Tosya Putri Alifia, Khalisya Alifia, Tosya Putri Alkarni, Muhammad Dedy Alvianto, Fidelia Alwini, Muhammad Rifat Umar Amanda, Shelma Tria Amertha, Anak Agung Ngurah Putrayoga Amimah, Ranindita Maulya Ismah Anak Agung Ngurah Putrayoga Amertha Anak Agung Ngurah Putrayoga Amertha Anak Agung Ngurah Putrayoga Amertha Anastasia Ratnawati Biromo Anastasia Ratnawati Biromo Andersan, Jonathan Andini Ghina Syarifah Andrew Philo Andrew Philo Andrew Philo Andria Priyana Andria Priyana Angel Sharon Suros Angel Sharon Suros Angel Sharon Suros Angelica Devi Ratana Anggita Tamaro Anggita Tamaro Anggita Tamaro Anggraeni, Natasha Anthon Eka Prayoga Khoto Anthon Eka Prayoga Khoto Anthony Jason Raharjo Anthony, Louis Aqila, Fitri Arwinder Singh Arwinder Singh Arya Dwi Saputra Asoka Dhananjaya Astin Mandalika Atzmardina, Zita Aurellya, Najwa Averina, Friliesa Averina, Frilliesa Axsel Harsono Axsel Harsono Ayleen Nathalie Jap Ayleen Nathalie Jap Ayleen Nathalie Jap Ayunda Vidya Karmelia BR Harahap Aziel, Disya Gwyneth Bachri, Fiqi Afrizal Bayu Eko Saputro Belinda Angie Biromo, Anastasia Ratnawati Bobby Marshel Ancheloti Waltoni Bobby Marshel Ancheloti Waltoni Bobby Marshel Ancheloti Waltoni Brandon Alexander Setiady Brian Albert Gaofman Brian Albert Gaofman Brigita Anasthasia Myra Nailulu Bruce Edbert Bruce Edbert Bruce Edbert Bryan Anna Wijaya Bryan Anna Wijaya Bryan Anna Wijaya Bryan Anna Wijaya Bryan Anna Wijaya Budianto, Gabriel Arnold Bustam, Steve Geraldo Cahyadi, Stanley Surya Catharina Sagita Moniaga Catharina Sagita Moniaga Catherine Christiana Pranata Catherine Christiana Pratana Cendi, Sylvia Chalishah Shifa Martiana Chandy Linardi Charissa, Olivia Chian, Sung Christian Wijaya Christian Wijaya Christian Wijaya Woen Christiana, Catherine Chua, Jimmy Clarissa Hartawan Clement Drew Corry Calista Corry Calista Alexin Corry Calista Alexin Cristian Alexandro Daneil Goh Daniel Goh Daniel Goh Daniel Goh Daniel Ruslim Dany Setiawan Darma, Timothy Halomoan Dava Pratama, Muhammad Kevin David Limanan Dea Angelina Dean Ascha Wijaya Dean Ascha Wijaya Dean Ascha Wijaya Dennis Zefanya Budiman Denny Denny Destra, Edwin Dewanto, Naomi Esthernita Fauzia Dewanto, Paulus Gegana Thery Dewi, Andriana Kumala Dewi, Fransiska Iriani Roesmala Diana Dinali Dianova Soeltanong Dianova Soeltanong Dinali, Diana Disya Gwyneth Aziel Disya Gwyneth Aziel Disya Gwyneth` Aziel Divyas Bharath Djulia Djulia Donatila Mano Donatila Mano S Donatila Mano S Donatila Mano S. Dorna Yanti Lola Silaban Drew, Clement Dwiana, Alya Dwicahyani, Julia Rahma Dzakwan, Muhammad Fikri Edbert, Bruce Edbert, Juan Edward Bellarmino Edwin Destra Edwin DESTRA Edwin Destra Edwin Destra Edwin Destra Edwin Destra Eko Kristanto Kunta Adjie Emilda, Emilda Enike, Syilvia Cendy Erdiana, Grace Eric Hartono Eric Raditya Kaminto Erick Erick Erik Sidharta Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Evelyn Evelyn Evelyn Evelyn EVELYN EVELYN Evi Evi Ezra, Pasuarja Jeranding Fadil Hidayat Fadil Hidayat Fajarivaldi, Kresna Bambang Farell Christian Gunaidi Farell Christian Gunaidi Farell Christian Gunaidi Farell Christian Gunaidi Farell Christian Gunaidi Farell Christian Gunaidi Febriana, Nafrisca Febriastuti, Abebi Felicia, Ivana Felix Felix Fendy Wellen Fendy Wellen Fenny Yunita Fenny Yunita Fernando Nathaniel Fernando Nathaniel Fidelia Alvianto Fidelia Alvianto Fiona Valencia Setiawan Fiona Valencia Setiawan Fiona Valencia Setiawan Fiqi Afrizal Bachri Firmansyah Firmansyah Fladys Jashinta Mashadi Fransisca I. R. Dewi Fransisca Iriani R Dewi Fransisca Iriani Rosmala Dewi Fransisco, Melkior Michael Fransiska Farah Fransiska Iriani Dewi Fransiska Iriani Rosmala Dewi Freddy Ciptono Friliesa Averina Friliesa Averina Friliesa Averina Frilliesa Averina Frilliesa Averina Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Gaofman, Brian Albert Geoffrey Christian Lo Geoffrey Christian Lo Geoffrey Christian Lo Ghina, Andini Giovanno Sebastian Yogie Giovanno Sebastian Yogie Giovanno Sebastian Yogie Goh, Daniel Gracelya Liwanto Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne, Gracienne Gunaid, Farell Christian Gunaidi, Farell Christian Gunawan, Paskalis Andrew Hadisono Hadisono Hadisono, Hadisono Hans Sugiarto Hans Sugiarto Hardjanto, Kevin Angga Hardjanto, Kevin Shen Angga Harfi Rif’ani Apriansyah Harsono, Axsel Hartono, Eric Hartono, Vincent Aditya Budi Haryanto, Ines Hekmatyar, Haritsyah Helen Limarda Hendrianto, Rafindra Raja Hendrianto, Rafindra Raja Adi Hendrianto, Rifandra Rifqi Adi Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun, Hendsun Herdiman, Alicia Herdiman, Julia Heri Yanto Putra Heri Yanto Putra Hetty Karunia Tanjungsari Hidayat, Fadil Huang, Daniel Hung, Jennifer I Made Satya Pramana Jaya Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ines Haryanto Ines Haryanto Ines Haryanto Irawaty Hawari Irvan Baharits Al Basith Ismi, Arni Istikanto, Ferdian Harum Jabbar, Abrar Abdul Jap, Ayleen Nathalie Jasmine Syabania Noviantri Jasmine Syabania Noviantri Jasmine Syabania Noviantri Jasmine, Angelia Jaya, I Made Satya Pramana Jeffrey Jeffrey Jeffrey Jeffrey Jeffrey Jeffrey Saputra Kawi Jeffry Luwito Jeffry Luwito Jeffry Luwito Jeffry Luwito Jeri Johan Johan Johan Johan Johan, Richver Framanto Jonathan Andersan Jonathan Andersan Jonathan Andersan Jonathan Hadi Warsito Joshua Kurniawan Joshua Kurniawan Joshua Kurniawan Juan Edbert Julia Herdiman Julia Herdiman Junius Kurniawan Juniven Claudes Kacen Kacen Kadang, Fidelis Samudra Kalya Sukma Ramadhani Kaminto, Eric Raditya Kanaya Fide Kusuma Karjadidjaja, Idawati Karjadidjaja, Idawati Kartolo, Marendra Shinery Kartolo, Marenra Shinery Kasvana Kasvana Kasvana Kasvana Kasvana Kasvana Kasvana, Kasvana Kelnia Mellenia Kenzie Rafif Ramadhani Kenzie Rafif Ramadhani Khalisya Alifia Khoto, Anthon Eka Prayoga Kosasih, Robert Kresna Bambang Fajarivaldi Kresna Bambang Fajarivaldi Krezentian, Amelci Kristianto, Angeline Florencia Grace Kurniawan, Joshua Kurniawan, Junius Kusuma, Kanaya Fide Lamhot Asnir Lumbantobing Laura Bernadeth Manik Linda Julianti Linda Yulianti W Linda Yulianti W Linginda Soebrata Linginda Soebrata Lita Eka Wulandari Lo, Geoffrey Christian Lontoh, Susy Olivia Louis Anthony Louis Anthony Louise Audrey Sukianto Louise Audrey Sukianto Louise Audrey Sukianto Lucius, Steven Hizkia Lumintang, Valentino Gilbert Lydia Tantoso Lysandro Tommy Lay Mahendri, Ryan Dafano Putra Mahendri, Ryan Daffano Putra Mandalika, Astin Mano S., Donatila Marcella E. Rumawas Marcella, Agnes Marcellino Marcellino, Marcellino Marendra Shinery Kartolo Margaretha Pramesthi Utari Mario Abdiwijoyo Martin, Alfianto Mashadi, Fladys Jashinta Massie, Andrew Christian Mayvians, Tizander Mei Ie Meilani Kumala Melkior Michael Fransisco Melkior Michael Fransisco Michelle Ruth Natalie Mijaata, Djoko Micni Mochamad Hammam Tegar Utomo Moniaga, Catharina Sagita Monica Glory Faithtria Monika Monika Monika, Sesilia Muhamad Rizki Nanda F Muhamad Rizki Nanda F Muhammad Adam Abizar Rafi Muhammad Adam Abizar Rafi Muhammad Dzakwan Dwi Putra Muhammad Fikri Dzakwan Muhammad Fikri Dzakwan Muhammad Kevin Dava Pratama Muhammad Kevin Dava Pratama Muhammad Kharis Mahdaviqia Muhammad Rifat Umar Alwini Nabila Jingga Permatasari Nadila Putri Maharani Naomi Esthernita Fauzia Dewanto Nathanael Gumarus Nathanael, Fernando Nathaniel, Fernandho Nathaniel, Fernando Naufal Rayhan Naufal Rayhan Nayra Fitrianita Efna Ni Made Swantari Nicholas Albert Tambunan Nicholas Albert Tambunan Nicholas Albert Tambunan Nicholas Albert Tambunan Nicholas Setia Nicholas Setia Nicholas Setia Nikita Nikita Tan Nivia Nivia Noer Saelan Tadjudin Noer Saelan Tadjudin Noer Saelan Tadjudin Normala, Ajeng Novendy Novendy Novia Yudhitiara Nurlita Safna Septianti Olivia Charissa Olivia Charissa Olivia Charissa Pambudi, Wiyarni Paskalis Andrew Gunawan Paskalis Andrew Gunawan Paskalis Gunawan Pasuarja Jeranding Ezra Pasuarja Jeranding Ezra Paulus Gegana Thery Dewanto Paulus Gegana Thery Dewanto Peter Ian Limas Peter Ian Limas Philo, Andrew Pramana Jaya, I Made Satya Pranata, Catherine Christiana Pratama, Muhammad Kevin Dava Pratomo, Farhan Prayogo Khoto, Anthon Eka Purnomo, Yonathan Adi Putra, Feri Yanto Putra, Muhammad Dzakwan Dwi Putri Oktariana Putri, Tiara Aulia R Dewi, Fransisca Iriani RA Rengganis Ularan Raden Seliwat Agung Aditya Rafi, Muhammad Adam Abizar Rafif, Akhtar Nawfal Raharjo, Budiarjo Notonagoro Ramadhani, Kenzie Rafif Ranonto, Steve Vallery Ravenska Theodora Ravenska Theodora Rayhan , Naufal Rayhan, Naufal Riadi, Seravin Janet Riantyarni, Tinezia Allia Ribka Anggelline Hariesti Sitorus Ribkha Anggeline Hariesti Sitorus Richver Framanto Johan Rifandra Rifqi Adi Hendrianto Rifi Nathaznya Syachputri Robert Kosasih Robert Kosasih Rosadi Putra Rumawas, Marcella E Rumawas, Marcella E. Ruslim, Daniel Ruslim, Welly Hartono Ryan Dafano Putra Mahendri Ryan Daffano Putra Mahendri S, Donatila Mano S., Donatila Mano Saerang, Stefanus Hnady Salim Santoso Santoso, Frisca Sari Mariyati Dewi Nataprawira Sari Mariyati Dewi Nataprawira Sarijuwita, Alicia Sartono, Stefanny Satyanegara, William Gilbert Satyo, Timothy Satyo, Yovian Timothy Setia, Nicholas Setiady, Brandon Alexander Setiawan, Fiona Valencia Shafira Putri, Nawaika Shirly Gunawan Sidarta, Erick Sidharta, Erik Sim, Alfred Sutrisno Singh, Arwinder Sitorus, Ribka Anggelline Hariesti Siufui Hendrawan Siufui Hendrawan Sjaiful Bachri Soebrata, Linginda Soeltanong, Dianova Soni, Yulfitra Sony Sugiharto Sony, Yulfitra Stanislas Kotska Marvel Mayello Teguh Stanislas Kotska Marvel Mayello Teguh Stanislas Kotska Marvel Mayello Teguh Stanley Surya Cahyadi Stanley Surya Cahyadi Stephanie Amadea Steve Geraldo Bustam Steve Vallery Ranonto Steven Hizkia Licius Steven Hizkia Lucius Steven Hizkia Lucius Steven Hizkia Lucius Su, Ernawati Sugiarto, Hans Sukianto, Louise Audrey Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sung Chian Sung Chian Suros, Angel Sharon Susi Olivia Lontoh Susy Olivia Susy Olivia Susy Olivia Lontoh Susy Olivia Lontoh Susy Olivia Lontoh Susy Olivia Lontoh Susy Olivia Lontoh Susy Olivia Lontoh Susy Olivia Lontoh Sutedja, Gina Triana Syachputri, Rifi Nathaznya Syarifah, Andhini Ghina Syarifah, Andini Ghina Syilvia Cendy Enike Syilvia Cendy Enike Sylvia Cendy Enike Tamaro, Anggita Tambunan, Nicholas Albert Tamia Asri Jeser Tan, Nikita Tan, Sukmawati Tansil Tantoso, Lidya Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello Tiffany Valeri Alexandra Tiranda, Wisasti Gladys Chantika Tizander Mayvians Tjie Haming Setiadi Tjie Haming Setiadi Tjie Haming Setiadi Tosya Putri Alifia Tosya Putri Alifia Tosya Putri Alifia Trinatalis Gulo Triyana Sari Twidy Tarcisia Umar Alwini, Muhammad Rifat Valdes, Angeline Florencia Valentino Gilbert Lumintang Valentino Gilbert Lumintang Valentino Gilbert Lumintang Valentino Gilbert Lumintang Valeria Saputra Valeria Saputra Vincent Aditya Budi Hartono Vonny Veronica Jap W, Linda Yulianti wahyuni wahyuni Wahyuni, Octavia Dwi Waltoni, Bobby Marshel Ancheloti Warsito, Jonathan Hadi Welly Hartono Ruslim Widjaja, Yoanita Wijaya, Brayan Anna Wijaya, Bryan Anna Wijaya, Christian Wijaya, Dean Ascha Wijaya, Dean Ascha Wijaya Wijaya, Inge Friska Wijayadi, Linda Julianti William Gilbert Satyanagara William Gilbert Satyanegara William Gilbert Satyanegara William Gilbert Satyanegara Wohangara, Victor Sepriyadi yanto, heri Yogie, Giovanno Sebastian Yohanes Firmansyah Yohanes Papu Yonathan Adi Purnomo Yovian Timothy Satyo Yovian Timothy Satyo Yudhitiara, Novia Yulfitra Soni Yulfitra Sony Yunita, Fenny Yuri Prisiani Zhalila, Zhillan Zita Atzmardina Zita Atzmardina