p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL TARBIYAH Ta'dib
Muhammad Jailani
Sekolah Tinggi Agama Islam Aceh Tamiang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Post-Flood Recovery and Disaster-Resilient Education Policy Implementation in Islamic Schools in Aceh Tamiang Muhammad Jailani
Ta'dib Vol 29 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v29i1.16934

Abstract

This study examined the impact of the 2025–2026 flood disaster on Islamic educational institutions in Aceh Tamiang Regency, Indonesia, and analyzed the local implementation gap of the Disaster-Safe Education Unit (Satuan Pendidikan Aman Bencana [SPAB]) policy. Using a qualitative Participatory Action Research (PAR) approach, data were collected through in-depth interviews with 25 key informants (school principals, teachers, students, education officials, and disaster-management officers), repeated field observations, and document analysis. Three main findings emerged. First, the floods caused severe damage to educational infrastructure, affected 394 educational facilities, interrupted learning for almost one month, and generated psychosocial distress among students and educators. Second, although a national SPAB framework was available, local implementation was constrained by weak inter-agency coordination, limited regulatory support, uneven aid distribution, and insufficient preparedness capacity. Third, community solidarity and teacher-led initiatives grounded in Islamic values—particularly ta‘āwun (mutual assistance) and amanah (responsibility)—helped sustain educational continuity through temporary learning spaces, class rotation, and community support. From a maqāṣid al-sharī‘ah perspective, protecting learning continuity supported the protection of life (ḥifẓ al-nafs) and intellect (ḥifẓ al-‘aql). The study proposes a 2026–2030 regional recovery roadmap integrating flood-responsive infrastructure, institutionalized SPAB governance, psychosocial recovery, and Islamic ethical-value internalization. The study is limited by its single-region focus, reliance on self-reported accounts, and the absence of a standardized count of observation sessions. The findings contribute an integrative model of disaster-resilient Islamic education that combines technical mitigation with faith-based community resilience  
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH/MADRASAH DI ERA ABAD KE-21 KEBIJAKAN REKRUTMEN, EVALUASI KINERJA, DAN TRANSFORMASI MANAJEMEN KURIKULUM DIGITAL Alfian Sani; Husnul Fikry; Mesiono Mesiono; Muhammad Jailani
JURNAL TARBIYAH Vol 33, No 1 (2026)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/tar.v33i1.5407

Abstract

Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut kepala sekolah/madrasah memiliki kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, perubahan kebijakan, dan implementasi kurikulum digital. Namun, praktik rekrutmen yang belum sepenuhnya berbasis meritokrasi, evaluasi kinerja yang masih cenderung administratif, serta pengelolaan kurikulum digital yang belum optimal masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan rekrutmen, evaluasi kinerja, dan strategi transformasi manajemen kurikulum digital melalui kepemimpinan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, memanfaatkan data dari buku, artikel ilmiah, laporan organisasi internasional, dan dokumen kebijakan pemerintah yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta triangulasi sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi melalui SIM KSPSTK, Ruang GTK, dan kebijakan terbaru telah mendorong sistem rekrutmen dan evaluasi yang lebih transparan dan berbasis kompetensi. Model integratif yang menghubungkan rekrutmen, evaluasi kinerja, dan manajemen kurikulum digital berkontribusi dalam memperkuat kepemimpinan sekolah abad ke-21. Penelitian selanjutnya perlu menguji model ini melalui studi empiris pada berbagai konteks sekolah.Kata Kunci: Pemberantasan Buta Huruf Al-Quran, Penanaman nilai-nilai Keislaman, Lapas I Medan.