Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI MEDIA BOARD GAME ULAR TANGGA ‘SOSIOFUN’ DALAM PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP Tri Indah Purnawati; Siti Ekowati Rusdini
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10479

Abstract

In an effort to improve the quality of social studies education at the junior high school level, education plays a crucial role in shaping students who are active and highly motivated to learn. However, in practice, social studies instruction often remains monotonous and fails to actively engage students, resulting in low student motivation. This issue calls for innovation in the use of teaching methods and media capable of creating a more engaging and meaningful learning environment. This study aims to describe the implementation of the “Sosiofun” snakes and ladders board game, analyze its impact on learning motivation, and identify the factors influencing students’ learning motivation in Social Studies at Ibu Kartini Junior High School in Semarang. This study employs a descriptive qualitative approach using data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The data obtained were analyzed through source triangulation to obtain a comprehensive picture of the application of this learning medium. The results of the study indicate that the implementation of the “Sosiofun” snakes and ladders board game is capable of creating a more interactive and student-centered learning experience. Furthermore, the use of this medium has been proven to increase students’ learning motivation, as evidenced by increased attention, interest, engagement, and self-confidence during the learning process. ABSTRAK Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan IPS di tingkat SMP, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk peserta didik yang aktif dan memiliki motivasi belajar yang baik. Namun dalam praktiknya, pembelajaran IPS masih sering berlangsung secara monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa. Permasalahan ini menuntut adanya inovasi dalam penggunaan metode dan media pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media board game ular tangga “Sosiofun”, menganalisis dampaknya terhadap motivasi belajar, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belejar siswa pada mata pelajaran IPS di SMP Ibu Kartini Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui triangulasi sumber untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai penerapan media pembelajaran tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media board game ular tangga “Sosiofun” mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Selain itu, penggunaan media ini terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditandai dengan meningkatnya perhatian, minat, keaktifan, serta kepercayaan diri selama pembelajaran berlangsung.  
Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi yang Bernilai Ekonomis di Desa Gentan Kecamatan Kranggan Widya Prananta; Putri Yatun Khasanah; Agustin Rimba Wardani; Desya Risti Riyani; Dihyan Arga Perdana; Andara Tsabitha; Rachma Aulia Wardhani; Amirul Mustaqim; Dinara Safina; Muhammad Al Muhtaji Ardabili; Tri Indah Purnawati; Achmad Faisal
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vf0by372

Abstract

Penggunaan minyak goreng secara berulang oleh rumah tangga dan pelaku UMKM di Indonesia menghasilkan minyak jelantah dalam jumlah besar. Jika dibuang langsung ke lingkungan, minyak jelantah dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Sebagai langkah penyelesaian masalah, tim KKN UNNES GIAT 13 Desa Gentan mengadakan program pengabdian masyarakat berupa sosialisasi serta pelatihan pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Kegiatan yang berlangsung pada 31 Oktober 2025 tersebut diikuti oleh para ibu rumah tangga di Dusun Karangmulyo.Berdasarkan uji coba, rasio 1:1 antara asam stearat dan minyak jelantah menghasilkan lilin terbaik dengan tekstur padat, tidak mudah rapuh, dan waktu nyala cukup lama, yaitu 7–8 jam. Waktu pengerasan juga relatif cepat, sekitar 0,3–0,4 jam. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan peserta, menumbuhkan kesadaran mengenai prinsip 3R, serta membuka peluang usaha kreatif berbasis ekonomi sirkular