Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DINAMIKA HUBUNGAN PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK DIERA DIGITAL: TINJAUAN HUMANISME ISLAM Muhajir Darwis; Kurniawati Kurniawati; Mailani Putri; Reifa Atha Yumna; Ikhwaanussofa Ikhwaanussofa; Julaika Julaika
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.12064

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to the world of education, including the relationship between educators and students. Digital transformation has created more open, interactive, and student-centered learning patterns, shifting the role of educators from being the sole source of knowledge to being facilitators and guides. On the other hand, the digital era also presents various challenges, such as a crisis of scientific authority, disinformation and digital radicalism, moral and ethical degradation, and the digital divide, all of which can impact the quality of educational relationships. This article aims to analyze the dynamics of the relationship between educators and students in the digital era and examine the implementation of Islamic humanist values ​​in building humanistic educational relationships. The method used is library research, analyzing various sources, including books, journal articles, and relevant research results. The results of the study indicate that the values ​​of Islamic humanism, namely rahmah (compassion), ta'zim (respect), amanah (responsibility), and uswah hasanah (exemplary behavior), play a crucial role in strengthening educational relationships in the digital era. The implementation of these values ​​can maintain a balance between the use of technology and the development of student character, thus creating a humanistic, religious, adaptive, and meaningful educational process. Therefore, integrating digital technology with Islamic humanist values ​​is a strategic step in realizing an education oriented towards holistic human development. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam hubungan antara pendidik dan peserta didik. Transformasi digital menciptakan pola pembelajaran yang lebih terbuka, interaktif, dan berpusat pada peserta didik, sehingga peran pendidik tidak lagi sebagai satu-satunya sumber pengetahuan, melainkan sebagai fasilitator dan pembimbing. Di sisi lain, era digital juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti krisis otoritas keilmuan, disinformasi dan radikalisme digital, degradasi moral dan etika, serta kesenjangan digital yang dapat memengaruhi kualitas hubungan edukatif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dinamika hubungan pendidik dan peserta didik di era digital serta mengkaji implementasi nilai-nilai humanisme Islam dalam membangun hubungan edukatif yang humanis. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber berupa buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai humanisme Islam, yaitu rahmah (kasih sayang), ta'zim (penghormatan), amanah (tanggung jawab), dan uswah hasanah (keteladanan), memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan edukatif di era digital. Implementasi nilai-nilai tersebut mampu menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan pembentukan karakter peserta didik sehingga tercipta proses pendidikan yang humanis, religius, adaptif, dan bermakna. Oleh karena itu, integrasi teknologi digital dengan nilai-nilai humanisme Islam menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan yang berorientasi pada pengembangan manusia secara utuh.
Submite Artikel Jurnal Ilmiah Julaika Julaika; Ika Setiawati; Novia Salwita
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Submit Artikel Ilmiah merupakan salah satu bentuk kontribusi akademik yang penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta penyebarluasan hasil penelitian. Tujuan Penelitian untuk mengetahui submit artikel ke jurnal ilmiah, untuk mengetahui Open Journal System, untuk mengetahui langkah-langkah submit artikel ke jurnal ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur, seperti buku, artikel ilmiah, pedoman publikasi, dan panduan penggunaan Open Journal System Data tersebut digunakan untuk memahami tahapan submit artikel, mulai dari persiapan naskah, penyesuaian dengan template jurnal, registrasi akun pada Open Journal System Data di analisis menggunakan analisis deskriptif, yaitu dengan mengelompokkan informasi berdasarkan tahapan proses submit artikel ke jurnal ilmiah, kemudian menjelaskan hasil proses submit artikel ke jurnal ilmiah, kemudian menjelaskan hasil kajian secara runtut dan mudah dipahami sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai prosedur publikasi kemudian menjelaskan hasil kajian secara runtut dan mudah dipahami sehingga dapat memberikan kajian secara runtut dan mudah dipahami sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai prosedur publikasi artikel ilmiah kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, submit artikel merupakan proses pengajuan naskah ilmiah kepada jurnal untuk melalui tahapan pemeriksaan editor, penilaian reviewer, revisi, hingga keputusan publikasi. Kedua, Open Journal System merupakan sistem manajemen jurnal berbasis web yang memfasilitasi seluruh proses publikasi secara daring, mulai dari registrasi penulis, pengunggahan naskah, pengisian metadata, proses review, revisi, hingga penerbitan artikel. Proses submit artikel melalui Open Jounal System meliputi registrasi akun, login, pemilihan jurnal, pengisian metadata, pengunggahan naskah dan dokumen pendukung, konfirmasi pengiriman, serta pemantauan status artikel melalui dashboard.