Pelayanan klaim Jaminan Hari Tua pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan memerlukan prosedur birokrasi yang jelas, sederhana, konsisten, dan memberikan kepastian agar pelayanan dapat berlangsung secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh prosedur birokrasi terhadap efektivitas pelayanan klaim Jaminan Hari Tua pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 100 peserta yang mengajukan klaim Jaminan Hari Tua dan dipilih sebagai responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung setiap dimensi prosedur birokrasi terhadap efektivitas pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejelasan prosedur memberikan pengaruh sebesar 18,95%, kesederhanaan prosedur sebesar 13,75%, kepastian prosedur sebesar 18,50%, dan konsistensi pelaksanaan prosedur memberikan pengaruh terbesar, yaitu 31,30%. Secara simultan, seluruh dimensi prosedur birokrasi mampu menjelaskan efektivitas pelayanan sebesar 82,50%, sedangkan sisanya sebesar 17,50% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan prosedur birokrasi, semakin tinggi efektivitas pelayanan yang ditunjukkan melalui ketepatan waktu, kualitas hasil, kelancaran proses, dan kepuasan peserta. Oleh karena itu, diperlukan penguatan penerapan standar operasional prosedur, penyederhanaan tahapan pelayanan, peningkatan pemanfaatan layanan digital, serta penyampaian informasi yang lebih jelas untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan klaim Jaminan Hari Tua.