Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Newman Error Analysis (NEA): Identifying Students' Functional Thinking Errors Based on Self-Efficacy Suci Yuniati; Rizky Aulia Nisa; Annisah Kurniati; Depriwana Rahmi; Evrim Erbilgin
Hipotenusa: Journal of Mathematical Society Vol. 7 No. 1 (2025): Hipotenusa : Journal of Mathematical Society
Publisher : Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/hipotenusa.v7i1.2092

Abstract

This study aims to analyze the relationship between self-efficacy and high school students' errors in functional thinking using Newman Error Analysis (NEA). This study uses a qualitative approach with a descriptive method to analyze the pattern of students' functional thinking errors in solving mathematical problems. The subjects of the study were selected by purposive sampling based on variations in students' self-efficacy levels (high, medium, and low) to obtain a more comprehensive representation in the analysis of functional thinking errors. Students' self-efficacy was measured using a Likert scale-based questionnaire, while essay-based tests were used to identify their mathematical functional thinking abilities. Additional data were obtained through interviews based on interview guidelines to understand students' functional thinking processes in solving problems. The validity of the research data was achieved using the triangulation method by comparing test result data, questionnaires and interview guidelines. The results showed that students with high and medium self-efficacy tended to make fewer functional thinking errors than students with low self-efficacy. Students with low self-efficacy made more errors in understanding problems (comprehension errors), transforming information (transformation errors), applying procedures (process skill errors), and writing final answers (encoding errors). These findings can be a basis for teachers in designing more effective learning strategies to improve understanding of the concept of function.
Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Ditinjau Dari Self efficacy Siswa Muhammad Alfikri; Annisah Kurniati
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 3 No. 10 (2025): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v3i10.440

Abstract

Pembelajaran matematika di Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius dalam mengembangkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 menunjukkan Indonesia berada di peringkat 65 dari 81 negara dengan skor matematika 366, jauh di bawah rata-rata OECD (472). Kondisi ini mencerminkan urgensi untuk menerapkan model pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa, terutama dalam konteks pendidikan menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh penerapan model pembelajaran Generatif terhadap kemampuan pemahaman konsep ditinjau dari Self efficacy siswa MTS. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen factorial design. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah tes, angket, dan observasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes kemampuan pemahaman konsep matematis, angket self effiacy, dan lembar observasi. Analisis data yang digunakan peneliti yaitu dengan menggunakan uji anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data, dapat diambil kesimpulan bahwa: 1) terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Generatif dengan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional 2) terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang memiliki curiosity yang tinggi, sedang dan rendah, 3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan Self efficacy terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Dengan demikian, secara umum dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Generatif berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa ditinjau dari Self efficacy siswa MTS Darul Himkah Pekanbaru.