Muhammad Taqwa
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Reinterpretasi Ayat Gender dalam Al-Qur’an: Analisis Pemikiran Amina Wadud Zubaidah Zubaidah; Muhammad Taqwa; Dhimas Yoga Anggara
Komprehensif Vol 4 No 2 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reinterpretasi ayat-ayat gender dalam Al-Qur’an melalui perspektif pemikiran Amina Wadud. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya kecenderungan penafsiran klasik yang dianggap bias patriarki dalam memahami relasi antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), serta mengaplikasikan metode tafsir tematik (maudhu’i) dan pendekatan hermeneutika kontekstual.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an pada dasarnya menegaskan prinsip kesetaraan dan keadilan antara laki-laki dan perempuan, meskipun terdapat ayat-ayat yang secara tekstual tampak menunjukkan perbedaan peran. Melalui pendekatan hermeneutika tauhid, Amina Wadud menafsirkan ulang ayat-ayat seperti QS. An-Nisa: 34 dan QS. Al-Baqarah: 228 dengan menekankan aspek kontekstual dan prinsip keadilan. Reinterpretasi ini menunjukkan bahwa makna ayat-ayat tersebut tidak bersifat absolut, melainkan berkaitan dengan kondisi sosial pada masa turunnya wahyu.Penelitian ini juga menemukan bahwa pendekatan Amina Wadud memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan tafsir kontemporer yang lebih inklusif dan responsif terhadap isu gender. Namun demikian, pendekatan ini juga menghadapi kritik, terutama terkait penggunaan hermeneutika dan perbedaan dengan tafsir klasik.Dengan demikian, reinterpretasi ayat-ayat gender melalui perspektif Amina Wadud membuka ruang bagi pemahaman Al-Qur’an yang lebih adil, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan zaman.
TAFSIR AL-QUR'AN DAN PERUBAHAN SOSIAL Aula Andini; Muhammad Taqwa
MAHABBAH: Jurnal Ilmu Ushuluddin Dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 1 (2025): MAHABBAH: Jurnal Ilmu Ushuluddin Dan Pemikiran Islam
Publisher : MAHABBAH: Jurnal Ilmu Ushuluddin Dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penafsiran Al-Qur'an memainkan peran penting dalam merespons perubahan sosial di berbagai konteks masyarakat Muslim. Seiring perkembangan zaman, masyarakat menghadapi tantangan baru, seperti modernisasi, globalisasi, dan perubahan nilai sosial. Tafsir Al-Qur'an tidak hanya berfungsi sebagai sumber pemahaman teologis, tetapi juga sebagai panduan etis dan sosial yang relevan dengan isu-isu kontemporer. Artikel ini membahas bagaimana para mufasir mengadaptasi penafsiran Al-Qur'an untuk menanggapi perubahan sosial, serta bagaimana tafsir ini memengaruhi dinamika sosial, budaya, dan hukum dalam masyarakat Muslim. Dengan menggunakan pendekatan historis dan sosiologis, kajian ini mengungkapkan bahwa tafsir Al- Qur'an bersifat dinamis dan kontekstual, memungkinkan reinterpretasi yang sejalan dengan nilai- nilai Islam dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tafsir dapat berperan sebagai alat transformasi sosial yang membangun kesadaran kritis terhadap keadilan sosial, kesetaraan, dan toleransi, serta memperkuat identitas keagamaan di tengah perubahan sosial yang kompleks.