Ni Putu Ayu Vina Puspita
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Fenomena Fear Of Missing Out (FOMO) Dalam Membentuk Pola Konsumsi Fashion Mahasiswa Universitas Mataram Rista Dwi Asriani; Reni Merlina; Ni Putu Ayu Vina Puspita; Tara Fitriana; Tio Maulana Cahyadi; Jaka Anggara
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 6 No. 2 (2026): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v6i2.4206

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola konsumsi mahasiswa dengan meningkatkan eksposur terhadap berbagai tren fashion yang memengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Fear of Missing Out (FOMO) dalam membentuk pola konsumsi fashion mahasiswa Universitas Mataram, khususnya dalam proses pengambilan keputusan pembelian, pengelolaan pengeluaran, dan perilaku konsumtif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 10 informan yang dipilih secara purposive sampling dari 9 fakultas berbeda, didukung oleh kuesioner yang melibatkan 26 responden. Analisis data dilakukan melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding menggunakan model interaktif Miles et al. (2014). Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama: (1) TikTok dan Instagram sebagai pemicu dominan FOMO fashion melalui algoritma paparan konten berulang; (2) konsumsi fashion yang lebih didorong keinginan tampil setara secara sosial daripada kebutuhan fungsional; (3) respons emosional ambivalen berupa kepuasan sesaat yang diikuti penyesalan—terutama ketika produk tidak sesuai ekspektasi; dan (4) mekanisme pengendalian diri mahasiswa disertai fenomena disonansi kognitif, yaitu kondisi di mana mahasiswa menyangkal mengalami FOMO namun berperilaku konsisten dengannya. Keterbatasan anggaran berperan sebagai faktor pengendali situasional, namun tidak menghilangkan dorongan pembelian secara fundamental. Penelitian ini menyimpulkan bahwa FOMO memengaruhi perilaku konsumsi fashion mahasiswa melalui mekanisme sign value dan conspicuous consumption, sehingga diperlukan penguatan literasi keuangan dan program kesadaran diri berbasis pemahaman algoritma media sosial di lingkungan perguruan tinggi, khususnya di wilayah Indonesia timur yang selama ini belum terwakili dalam literatur