Jaka Anggara
Universitas Mataram

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pelatihan Perencanaan Pembangunan Desa Seruni Mumbul dalam Rangka Mendorong Pencapaian SDG’s di Lombok Timur Jaka Anggara; Muhammad Dzul Fadlli; Adhitya Bagus Singandaru; Vici Handalusia; Baiq Saripta Wijimulawiani
ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdisoshum.v1i4.1298

Abstract

Regulations on the use of the budget by the Village Government are constantly changing. These changing regulations require village officials and the community to understand the latest regulations in order to be able to make development budget priorities, including for preparing programs that support the achievement of Sustainable Development Goals (SDG’s). Community Service Activities aim as a forum to provide understanding and knowledge to village officials about (a) the Concept and Definition of SDG's; (b) The role of the village in realizing SDG's; (c) Development planning to realize SDG's. In order to achieve these goals, the solution is to carry out counseling to participants using the lecture method accompanied by discussion. This activity was said to have run well and was successful as assessed by several indicators, namely: (1) The participants who attended were village officials and community leaders had understood the material presented. (2) The village government has a superior development plan in order to encourage the achievement of SDG's. Suggestions regarding this activity are (1) Teams can carry out activities at the same location in the form of development planning technical assistance so that programs can be developed to achieve SDG's; (2) Public participation needs to be increased in development planning.
Dinamika Ketimpangan Pendapatan di Indonesia: Analisis Infrastruktur, Kinerja Ekonomi, dan Pelayanan Sosial di Tingkat Provinsi (2013-2022) siti raehanun20 fauziah; Luluk Fadliyanti; Jaka Anggara
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Syariah - ALIANSI Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Syariah: ALIANSI
Publisher : Akuntansi research UGR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54712/aliansi.v7i1.305

Abstract

This study explores the dynamics of income inequality in 30 provinces in Indonesia from 2013 to 2022, using panel data covering 300 observations. It focuses on the influence of economic activity, basic services and social challenges on the Gini coefficient, a well-established measure of income disparity. The problem is one of the barriers that prevent Indonesia from becoming a developed country and always stagnates in developing countries. Applying Ordinary Least Squares (OLS) and Principal Component Analysis (PCA) methods, this study finds that increased economic activity and better access to basic services correlate with reduced income inequality. In contrast, social challenges such as poverty and unemployment do not show a directly significant effect, suggesting a more complex interaction with income distribution. The findings emphasize the importance of inclusive economic growth and infrastructure improvements in reducing income disparities, providing policy insights to promote sustainable and equitable economic development.
DIGITALIZATION OF FINANCIAL REPORTING FROM MSME PERSPECTIVE IN MATARAM CITY Jaka Anggara; Nungki Kartikasari
Journal of Finance, Economics and Business Vol. 2 No. 2 (2023): JFEB, November 2023
Publisher : Laboratorium Riset Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59827/jfeb.v2i2.97

Abstract

This research explores the digitalization of financial reporting from the perspective of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Mataram City. As digitalization increasingly transforms business processes, the study investigates the readiness and perception of MSMEs towards adopting technology for financial reporting. The government's emphasis on MSME growth and improved financial administration aligns with the challenges faced by these enterprises, including the absence of accounting information systems and reliance on manual techniques. The study involves 136 MSMEs in Mataram City, revealing that while a significant portion records cash transactions, less than 25% prepare formal financial reports. Additionally, a limited number have embraced digital tools for accounting purposes. Notably, 36.03% express willingness to provide online and real-time access to financial reports for external stakeholders. This research underscores the importance of digital financial reporting for MSMEs' effective financial management and decision-making. The findings highlight the existing gaps and opportunities for further integration of technology in MSMEs, emphasizing the need for awareness and education initiatives. Future research directions may explore alternative methodologies and additional perspectives, such as those from accounting professionals and government entities.
Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk, Pendapatan Per Kapita, Inflasi, Tingkat Pengangguran Dan Harga Terhadap Permintaan Perumahan Di Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2014 – 2023 Edhit Putri Diniarty; Baiq Saripta Wijimulawiani; Jaka Anggara
Jurnal Ekuilnomi Vol. 7 No. 1 (2025): Ekuilnomi Vol 7(1) Februari 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/1d14pb41

Abstract

Selain sebagai kebutuhan dasar manusia, perumahan juga merupakan aset berharga bagi keluarga. Kualitas hidup masyarakat sangat dipengaruhi oleh industri real estate. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana permintaan perumahan di Provinsi Nusa Tenggara barat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti Populasi, pendapatan per kapita, inflasi, tingkat pengangguran terbuka, dan harga anatar tahun 2014-2023. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan metodologi kuantitatif. Analisis Regresi Linier Berganda dengan menggunakan Data Panel adalah teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini. Menurut temuan penelitian, harga, inflasi, dan tingkat pengangguran terbuka secara signifikan mempengaruhi permintaan perumahan di Provinsi Nusa Tenggara Barat dari tahun 2014 hingga 2023, meskipun jumlah penduduk dan pendapatan per kapita tidak memiliki dampak yang terlihat
Digitalisasi UMKM Kuliner di Kota Mataram: Studi Tentang Pemanfaatan QRIS, Media Sosial, Dan Penjualan Online Liza Nurhasani; Lian Awlia; Muhammad Gian Auryn Yalid; Rudi Rangga Pratama; Susi Nurul Hidayati; Jaka Anggara
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i2.1990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku UMKM kuliner di Kota Mataram, meliputi penggunaan QRIS, media sosial,  dan penjualan online, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong dan menghambat proses digitalisasi. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji perbedaan kemampuan adaptasi teknologi antara pelaku usaha berdasarkan usia dan tingkat literasi digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 15 informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS merupakan instrumen digital yang paling banyak diadopsi (12 dari 15 informan), didorong oleh permintaan konsumen dan kemudahan transaksi. Sebanyak 10 informan telah memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, namun pemanfaatannya belum optimal akibat keterbatasa pemahaman algoritma dan kurangnya konsistensi konten. Sementara itu, pemanfaatan platform penjualan online seperti marketplace dan layanan pesan-antar masih sangat terbatas. Faktor pendorong digitalisasi meliputi perubahan perilaku konsumen, kesadaran pelaku usaha muda terhadap peluang digital, serta dukungan lembaga perbankan. Adapun faktor penghambatnya adalah rendahnya literasi digital khususnya pada pelaku usaha berusia lebih tua, kendala jaringaninternet, dan minimnya pelatihan formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi UMKM di Kota Mataram masih berada pada tahap awal dan membutuhkan program pendampingan yang tersegmentasi, penguatan infrastruktur digital, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara merata.
THE ROLE OF SOCIAL MEDIA IN SHAPING CONSUMER PURCHASING DECISIONS AT SMES IN MATARAM CITY: A QUALITATIVE STUDY Jihan Nabil Prastika; Hanifa Shafana Yasmin; Katrun Nada; Lale wisnu widuri; Jaka Anggara
Journal of Finance, Economics and Business Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Finance, Economics, and Business (JFEB), 2026
Publisher : Laboratorium Riset Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59827/jfeb.v5i1.563

Abstract

Social media has become one of the most widely used channels for consumers to obtain product information and make purchases, including products from Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This study aims to analyze the role of social media in shaping consumer behavior toward MSME products in Mataram City. This study employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through open-ended questionnaires distributed to 30 MSME consumers in Mataram City who actively use social media and have purchased MSME products based on information obtained through social media. Data were analyzed using thematic analysis through the processes of coding, categorization, and theme formation. The results revealed four main themes: (1) social media as a source of information regarding MSME products, (2) the credibility of promotions and consumer testimonials, (3) the role of social media in purchase decisions, and (4) post-purchase consumer experiences. Social media helps consumers obtain information about products, prices, promotions, and product quality before making a purchase. Additionally, customer reviews and testimonials play a role in building consumer trust in SME products. Purchase decisions are influenced by product visuals, price, product quality, promotions, and customer reviews available on social media. In the post-purchase stage, some consumers experience a mismatch between the expectations formed through social media and the condition of the product received. This study concludes that social media plays a significant role in shaping consumer behavior, ranging from information search, trust formation, purchase decision-making, to post-purchase evaluation of MSME products in Mataram City. Keywords: Social-Media, Consumer Behavior, Purchase Decisions, SMEs.
Analisis Fenomena Fear Of Missing Out (FOMO) Dalam Membentuk Pola Konsumsi Fashion Mahasiswa Universitas Mataram Rista Dwi Asriani; Reni Merlina; Ni Putu Ayu Vina Puspita; Tara Fitriana; Tio Maulana Cahyadi; Jaka Anggara
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 6 No. 2 (2026): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v6i2.4206

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola konsumsi mahasiswa dengan meningkatkan eksposur terhadap berbagai tren fashion yang memengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Fear of Missing Out (FOMO) dalam membentuk pola konsumsi fashion mahasiswa Universitas Mataram, khususnya dalam proses pengambilan keputusan pembelian, pengelolaan pengeluaran, dan perilaku konsumtif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 10 informan yang dipilih secara purposive sampling dari 9 fakultas berbeda, didukung oleh kuesioner yang melibatkan 26 responden. Analisis data dilakukan melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding menggunakan model interaktif Miles et al. (2014). Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama: (1) TikTok dan Instagram sebagai pemicu dominan FOMO fashion melalui algoritma paparan konten berulang; (2) konsumsi fashion yang lebih didorong keinginan tampil setara secara sosial daripada kebutuhan fungsional; (3) respons emosional ambivalen berupa kepuasan sesaat yang diikuti penyesalan—terutama ketika produk tidak sesuai ekspektasi; dan (4) mekanisme pengendalian diri mahasiswa disertai fenomena disonansi kognitif, yaitu kondisi di mana mahasiswa menyangkal mengalami FOMO namun berperilaku konsisten dengannya. Keterbatasan anggaran berperan sebagai faktor pengendali situasional, namun tidak menghilangkan dorongan pembelian secara fundamental. Penelitian ini menyimpulkan bahwa FOMO memengaruhi perilaku konsumsi fashion mahasiswa melalui mekanisme sign value dan conspicuous consumption, sehingga diperlukan penguatan literasi keuangan dan program kesadaran diri berbasis pemahaman algoritma media sosial di lingkungan perguruan tinggi, khususnya di wilayah Indonesia timur yang selama ini belum terwakili dalam literatur