Maria Vianti Desa
Sekolah Tinggi Pastoral-Yayasan Institut Pastoral Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Nilai-Nilai Religiusitas Terhadap Resiliensi Diri Penyandang Disabilitas di Kota Malang Sri Wahyuni; Maria Vianti Desa; Agustinus Hermesto Putra Teti
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11696

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh nilai-nilai religiusitas terhadap resiliensi diri penyandang disabilitas di Kota Malang. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian Eks Post Facto dengan teknik analisis regresi untuk mengukur hubungan antar variabel.  Analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nilai-nilai religiusitas terhadap resiliensi diri penyandang disabilitas. Berdasarkan hasil perhitungan statistik Uji T diperoleh nilai t hitung untuk variabel nilai-nilai religiusitas (X) terhadap resiliensi diri penyandang disabilitas (Y) sebesar 5.567 > 0,396 (r tabel) dan dengan signifikansi 0,001 ˂ 0,05, maka H1 diterima dan H0 ditolak, Dengan demikian dapat dikatakan terdapat pengaruh variabel nilai-nilai religiusitas terhadap resiliensi diri penyandang disabilitas sebesar 57%. Hasil  57 berada pada rentang korelasi koefisiensi 0,41-0,70 yang artinya korelasinya sedang atau moderate. Penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi para pemeran komunitas keagamaan untuk meningkatkan kesejahteraan rohani penyandang disabilitas dan membuka fakta baru untuk intervensi berbasis agama yang lebih efektif dan lebih inklusif sesuai dengan kondisi penyandang disabilitas
Peningkatan Kemampuan Bicara Anak Speech Delay Melalui Terapi Wicara Berbasis Permainan Edukatif Maria Floriana Ito Dhema; Maria Vianti Desa
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v9i12026p43-50

Abstract

Keterlambatan bicara (speech delay) merupakan salah satu gangguan perkembangan yang sering dialami anak usia dini. Anak dengan speech delay biasanya mengalami kesulitan dalam mengucapkan kata, menyusun kalimat, dan menanggapi percakapan. Kondisi ini dapat berdampak pada kemampuan sosial dan emosional anak jika tidak ditangani sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Panti Asuhan Bhakti Luhur Kediri dengan tujuan membantu meningkatkan kemampuan bicara anak usia tiga tahun yang mengalami keterlambatan bicara melalui terapi wicara berbasis permainan edukatif. Metode yang digunakan berupa pendampingan dan pelatihan dengan aktivitas bermain yang menyenangkan, seperti tebak gambar, menyanyi, bermain peran, dan menyusun cerita sederhana. Kegiatan dilaksanakan selama lima minggu (sepuluh pertemuan) dengan melibatkan pengasuh panti agar terapi dapat berlanjut secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan bicara anak setelah mengikuti terapi. Skor total naik dari 42 menjadi 68 poin dengan rata-rata peningkatan 32,5%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek kosakata (40%), diikuti kelancaran berbicara (35%), artikulasi (30%), dan respon komunikatif (25%). Anak tampak lebih aktif dan percaya diri berbicara, membuktikan bahwa terapi wicara berbasis permainan edukatif efektif dalam menstimulasi kemampuan bahasa anak dan memperkuat peran pengasuh di panti.