Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penerapan Nilai Kearifan Lokal Terhadap Praktik Akuntansi Biaya Pada UMKM: Studi Kasus Pabrik Handuk Kijang Mas: Analysis of the Application of Local Wisdom Values to Cost Accounting Practices in MSMEs: A Case Study of the Kijang Mas Towel Factory Moh Ikmalul Muharam Nur Hidayat; Abdurrahman Fajar Iman; Syahira Yuliana Puspitawati; Haelena Khaerunisa; Zidna Shalihan; Nayla Agezty
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana nilai-nilai kearifan lokal Sunda, khususnya konsep Silih Asih, Silih Asuh, Silih Asah, Someah Hade ka Semah, Amanah, Bener, dan Musyawarah, diterapkan dalam praktik akuntansi biaya pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor manufaktur tekstil. Objek penelitian adalah Pabrik Handuk Kijang Mas, sebuah usaha turun-temurun yang telah beroperasi sejak tahun 1990 di Kabupaten Bandung. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal embedded, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Temuan studi menunjukkan bahwa meskipun nilai-nilai kepasundanan telah terinternalisasi kuat dalam tata kelola operasional dan ketenagakerjaan, hal tersebut belum tercermin secara sistematis dalam praktik akuntansi biaya. Kesenjangan utama ditemukan pada belum adanya pemisahan entitas, transaksi sosial yang tidak tercatat, serta ketiadaan laporan keuangan berbasis akrual. Penelitian ini menawarkan rekonstruksi model akuntansi biaya berbasis budaya yang memetakan praktik lokal ke dalam akun standar akuntansi SAK EMKM tanpa menghilangkan makna sosial dan spiritualnya. ABSTRACT This study aims to analyze in depth how Sundanese local wisdom values, specifically the concepts of Silih Asih, Silih Asuh, Silih Asah, Someah Hade ka Semah, Amanah, Bener, and Musyawarah, are applied in cost accounting practices in the textile manufacturing sector of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). The research object is the Kijang Mas Towel Factory, a family business operating since 1990 in Bandung Regency, West Java. Using a qualitative approach with an embedded single case study design, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation of informal financial records. The findings indicate that while Sundanese values are strongly internalized in operational and labor governance—such as employee receivable systems functioning as social capital and donation allocations—they are not yet systematically reflected in cost accounting practices. Key gaps include the lack of separation between personal and business entities, unrecorded social transactions, and the absence of accrual-based financial reports. This research proposes a reconstruction of a culture-based cost accounting model that maps local practices into standard accounting accounts under SAK EMKM without losing their social and spiritual meaning.