Jurnal Kolaboratif Sains
Vol. 9 No. 6: Juni

Analisis Penerapan Nilai Kearifan Lokal Terhadap Praktik Akuntansi Biaya Pada UMKM: Studi Kasus Pabrik Handuk Kijang Mas: Analysis of the Application of Local Wisdom Values to Cost Accounting Practices in MSMEs: A Case Study of the Kijang Mas Towel Factory

Moh Ikmalul Muharam Nur Hidayat (Program Studi Akuntansi, Universitas Pasundan –Indonesia)
Abdurrahman Fajar Iman (Program Studi Akuntansi, Universitas Pasundan –Indonesia)
Syahira Yuliana Puspitawati (Program Studi Akuntansi, Universitas Pasundan –Indonesia)
Haelena Khaerunisa (Program Studi Akuntansi, Universitas Pasundan –Indonesia)
Zidna Shalihan (Program Studi Akuntansi, Universitas Pasundan –Indonesia)
Nayla Agezty (Program Studi Akuntansi, Universitas Pasundan –Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana nilai-nilai kearifan lokal Sunda, khususnya konsep Silih Asih, Silih Asuh, Silih Asah, Someah Hade ka Semah, Amanah, Bener, dan Musyawarah, diterapkan dalam praktik akuntansi biaya pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor manufaktur tekstil. Objek penelitian adalah Pabrik Handuk Kijang Mas, sebuah usaha turun-temurun yang telah beroperasi sejak tahun 1990 di Kabupaten Bandung. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal embedded, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Temuan studi menunjukkan bahwa meskipun nilai-nilai kepasundanan telah terinternalisasi kuat dalam tata kelola operasional dan ketenagakerjaan, hal tersebut belum tercermin secara sistematis dalam praktik akuntansi biaya. Kesenjangan utama ditemukan pada belum adanya pemisahan entitas, transaksi sosial yang tidak tercatat, serta ketiadaan laporan keuangan berbasis akrual. Penelitian ini menawarkan rekonstruksi model akuntansi biaya berbasis budaya yang memetakan praktik lokal ke dalam akun standar akuntansi SAK EMKM tanpa menghilangkan makna sosial dan spiritualnya. ABSTRACT This study aims to analyze in depth how Sundanese local wisdom values, specifically the concepts of Silih Asih, Silih Asuh, Silih Asah, Someah Hade ka Semah, Amanah, Bener, and Musyawarah, are applied in cost accounting practices in the textile manufacturing sector of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). The research object is the Kijang Mas Towel Factory, a family business operating since 1990 in Bandung Regency, West Java. Using a qualitative approach with an embedded single case study design, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation of informal financial records. The findings indicate that while Sundanese values are strongly internalized in operational and labor governance—such as employee receivable systems functioning as social capital and donation allocations—they are not yet systematically reflected in cost accounting practices. Key gaps include the lack of separation between personal and business entities, unrecorded social transactions, and the absence of accrual-based financial reports. This research proposes a reconstruction of a culture-based cost accounting model that maps local practices into standard accounting accounts under SAK EMKM without losing their social and spiritual meaning.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JKS

Publisher

Subject

Religion Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Education Environmental Science Health Professions Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Other

Description

Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan ...