Raudhatul Madina
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kerja Sama, dan Pemecahan Masalah Siswa Kelas V Mata Pelajaran Matematika Menggunakan Model PANDU di SDN Gambut 1 Raudhatul Madina; Ahmad Suriansyah
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.878

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, kerja sama, pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa pada muatan Matematika materi sudut di kelas V SDN Gambut 1. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa serta meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kerja sama, pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa melalui penerapan model PANDU yang mengintegrasikan Problem Based Learning (PBL), Jigsaw, dan Numbered Head Together (NHT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas V SDN Gambut 1 Tahun Ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi, penilaian keterampilan, dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan peningkatan proses dan hasil pembelajaran serta hubungan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 63% menjadi 96%, aktivitas siswa dari 31% menjadi 96%, keterampilan berpikir kritis dari 31% menjadi 92%, kerja sama dari 38% menjadi 92%, dan pemecahan masalah dari 35% menjadi 88%. Hasil belajar formatif meningkat dari 65% menjadi 100%, sedangkan hasil belajar sumatif meningkat dari 42% menjadi 100%. Hasil analisis juga menunjukkan adanya hubungan yang searah antara peningkatan aktivitas guru dan aktivitas siswa dengan peningkatan keterampilan berpikir kritis, kerja sama, pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model PANDU (Problem Based Learning, Jigsaw, dan Numbered Head Together) efektif dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kerja sama, pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa kelas V SDN Gambut 1 pada muatan Matematika materi sudut. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa model PANDU dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran pada pendidikan dasar untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kerja sama, pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika.