Rendahnya keterampilan membaca pemahaman, komunikasi, dan kolaborasi murid yang disebabkan karena kurangnya minat dan motivasi membaca, minimnya pembiasaan menyampaikan pendapat secara langsung, pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga kerja sama tim kurang berkembang dan penggunaan model pembelajaran yang kurang mendukung perkembangan ketiga keterampilan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan murid, serta menganalisis peningkatan keterampilan membaca pemahaman, komunikasi, dan kolaborasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan. Data penelitian diperoleh dalam bentuk data kualitatif melalui hasil observasi terhadap keterampilan membaca pemahaman, komunikasi, dan kolaborasi murid, serta data kuantitatif yang diperoleh melalui tes tertulis baik secara individu maupun kelompok. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif yang disajikan menggunakan persentase, tabel, dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan di setiap aspek. Keterampilan membaca pemahaman meningkat dari 14% menjadi 86%, keterampilan komunikasi meningkat dari 29% menjadi 93%, dan keterampilan kolaborasi murid meningkat dari 21% menjadi 86%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran PRIMA dapat menjadi alternatif bagi guru sekolah dasar dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman, komunikasi, dan kolaborasi murid sehingga mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna.