Perkembangan pesat teknologi digital dan media sosial telah mengubah pola interaksi sosial, khususnya di kalangan dewasa muda. Instagram, sebagai salah satu platform media sosial yang paling banyak digunakan, mendorong individu untuk mengamati dan membandingkan diri mereka dengan orang lain, yang dapat menyebabkan tekanan psikologis seperti perbandingan sosial dan Fear of Missing Out (FOMO). Kondisi ini dianggap mampu memengaruhi kesejahteraan psikologis, terutama di kalangan mahasiswa yang berada pada tahap eksplorasi identitas dan penyesuaian sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh perbandingan sosial kemampuan, perbandingan sosial opini, dan Fear of Missing Out terhadap kesejahteraan psikologis di antara pengguna Instagram aktif berusia 18–25 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yang melibatkan 268 partisipan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan sosial kemampuan tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis, sedangkan perbandingan sosial opini memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis. Selain itu, Fear of Missing Out berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis dan muncul sebagai prediktor yang paling dominan. Studi ini menyimpulkan bahwa dinamika psikologis dalam penggunaan media sosial dapat berfungsi sebagai faktor adaptif dan maladaptif yang memengaruhi kesejahteraan psikologis individu.