Nadjwa Dwi Yulianita
Universitas Padjadjaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONSTRUKSI MEDIA ATAS KONDISI FISKAL APBN KUARTAL I 2025: ANALISIS FRAMING GAMSON DAN MODIGLIANI PADA SEGMEN BISNIS YOUTUBE KOMPAS TV Nadjwa Dwi Yulianita; Andika Vinianto; M. Z. Al-Faqih
RELASI Vol 6 No 03 (2026): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v6i03.2842

Abstract

Keterlambatan realisasi APBN Januari–Februari 2025 serta munculnya defisit fiskal pada awal tahun menjadi perhatian publik dan media. Kompas TV sebagai media arus utama turut memberitakan isu tersebut melalui segmen bisnis di platform YouTube. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana Kompas TV membingkai pemberitaan mengenai kondisi fiskal APBN Kuartal I 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing Gamson dan Modigliani terhadap dua video pemberitaan Kompas TV yang membahas keterlambatan realisasi APBN dan defisit fiskal pada Januari – Februari 2025. Data dianalisis melalui perangkat framing devices dan reasoning devices. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas TV membingkai kondisi fiskal APBN Kuartal I 2025 sebagai situasi yang berada dalam tekanan dan ketidakpastian. Pemberitaan menekankan isu transparansi fiskal, penurunan penerimaan negara, dan defisit APBN melalui penggunaan catchphrases, depiction, exemplaar, dan visual images. Narasi sebab-akibat yang dibangun menempatkan keterlambatan realisasi APBN, manuver anggaran pemerintah, dan penurunan penerimaan negara sebagai akar permasalahan. Sementara, ketidakpastian pasar saham, kepercayaan publik, dan tekanan ekonomi nasional dikonstruksi sebagai konsekuensinya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kompas TV tidak hanya menyampaikan informasi fiskal, tetapi juga mengonstruksi makna terkait kondisi fiskal yang berada dalam tekanan dengan menempatkan transparansi fiskal sebagai faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik, investor, dan stabilitas ekonomi nasional.