Employee engagement merupakan kondisi ketika individu memiliki keterikatan emosional, kognitif, dan perilaku terhadap organisasi sehingga mendorong mereka untuk berkontribusi secara optimal dalam mencapai tujuan organisasi. Dalam konteks organisasi kemahasiswaan, employee engagement menjadi faktor penting karena berpengaruh terhadap tingkat partisipasi, loyalitas, dan produktivitas anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat employee engagement pada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Persma Arbeid serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan anggota dalam menjalankan aktivitas organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada anggota aktif UKM Persma Arbeid. Analisis dilakukan berdasarkan dimensi employee engagement yang meliputi vigor, dedication, dan absorption. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat employee engagement anggota UKM Persma Arbeid berada pada kategori baik. Anggota menunjukkan semangat yang tinggi dalam melaksanakan tugas, memiliki rasa bangga terhadap organisasi, serta mampu terlibat secara penuh dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Faktor-faktor yang mendukung keterikatan anggota antara lain komunikasi yang efektif, hubungan interpersonal yang positif, kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, serta adanya dukungan dari pengurus organisasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa employee engagement memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan dan efektivitas kegiatan organisasi kemahasiswaan. Oleh karena itu, UKM Persma Arbeid perlu terus menciptakan lingkungan organisasi yang mendukung keterlibatan anggota melalui peningkatan komunikasi, pengembangan kapasitas anggota, dan pemberian apresiasi terhadap kontribusi yang diberikan. Dengan demikian, tingkat keterikatan anggota dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan guna mendukung pencapaian tujuan organisasi.