Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asuhan Akupunktur pada Penderita Nyeri Pinggang di Klinik Jayapura Holistic Therapy Mukhlis Mukhlis; Puspo Wardoyo; Chantika Mahadini
ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7 No 2 (2026): Februari
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/arteri.v7i2.773

Abstract

Low back pain is a common musculoskeletal disorder that can reduce a patient's quality of life. From the perspective of Traditional Chinese Medicine (TCM), this condition is often associated with Cold-Damp Bi syndrome accompanied by Qi and Xue stagnation and Yang deficiency. This study aims to determine the scale of back pain in participants before and after receiving acupuncture treatment. The research method used was a case study, acupuncture treatment approach at the Shenshu (BL23), Dachangshu (BL25), and Weizhong (BL40) points for 20 minutes, performed six times with a 3-day interval between sessions. Evaluation was carried out using a Visual Analog Scale (VAS) pain measurement tool. The results showed a gradual decrease in pain intensity from a scale of 8 in the first session to a scale of 2 in the sixth session, with a total reduction of 75%. In addition, there was an improvement in tenderness, as well as an increase in the patient's motor function and activity. The conclusion of this study is that acupuncture treatment is effective in reducing low back pain from a scale of 8 (severe pain) at the beginning of the session to a scale of 2 (mild pain) at the end of the sixth session. This therapy can be a safe alternative treatment for musculoskeletal pain.
PENINGKATAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA MELALUI PELATIHAN RELAKSASI DAN AKTIVASI TITIK AKUPUNKTUR Chantika Mahadini; Amal Prihatono; Puspo Wardoyo
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/bvy93813

Abstract

Penurunan fungsi kognitif pada lansia dapat mengurangi kemandirian dan kualitas hidup, sedangkan kegiatan pencegahan dan perawatan mandiri berbasis komunitas masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan skor evaluasi kognitif sederhana melalui pelatihan relaksasi dan stimulasi titik akupunktur tanpa jarum, sekaligus meningkatkan kemampuan kader agar kegiatan dapat dilanjutkan. Program dilaksanakan pada 6–30 April 2026 di Posyandu Lansia Kelurahan Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, dengan peserta 30 lansia dan 10 kader. Kegiatan meliputi penilaian awal, relaksasi pernapasan dalam, relaksasi otot progresif ringan, latihan pemusatan perhatian, pelatihan akupresur pada titik Yintang, Hegu, Zusanli, dan Baihui, edukasi pola hidup sehat, pelatihan kader, pendampingan rumah, serta penilaian akhir. Evaluasi menggunakan sepuluh pertanyaan pengetahuan, sepuluh pertanyaan evaluasi kognitif sederhana yang mencakup daya ingat jangka pendek, konsentrasi, dan kecepatan respons, serta lembar observasi kompetensi kader. Hasil menunjukkan bahwa skor pengetahuan meningkat dari 39,6 menjadi 80,9, skor evaluasi kognitif sederhana meningkat dari 54,2 menjadi 79,5, dan kompetensi kader meningkat dari 42,5 menjadi 88,9. Seluruh kader mampu memandu latihan relaksasi dan akupresur pada evaluasi akhir. Modul bergambar, demonstrasi berulang, dan pendampingan individu membantu mengatasi kesulitan mengingat lokasi titik serta keterbatasan fisik peserta. Program ini layak diterapkan sebagai kegiatan komunitas yang sederhana, murah, dan berkelanjutan, tetapi evaluasi kognitif yang digunakan merupakan alat evaluasi program dan bukan instrumen diagnosis klinis.