Lilyani Asri Utami
Nusamandiri University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Digital Majelis Ta’lim Melalui Pelatihan Pembuatan Konten Produk Digital Berbasis Kecerdasan Buatan Siti Ernawati; Lilyani Asri Utami; Eka Rini Yulia
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v5i2.11093

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi masyarakat untuk beradaptasi dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi kreatif dan keagamaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital di lingkungan Majelis Ta’lim Az Zahra melalui pelatihan pembuatan konten produk digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta diberikan pemahaman mengenai literasi digital, praktik penggunaan aplikasi AI untuk pembuatan desain, teks promosi, serta editing gambar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 59% peserta menilai tema kegiatan “Update”, 55% menilai narasumber “Bagus”, dan 64% menyatakan “Setuju” bahwa kegiatan memberikan manfaat nyata. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan peserta dalam membuat konten digital yang menarik dan profesional serta menumbuhkan kesadaran pentingnya pemanfaatan teknologi dalam promosi produk lokal. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan literasi digital dan pemberdayaan ekonomi anggota majelis ta’lim di era transformasi digital.   The rapid development of digital technology has opened new opportunities for communities to adapt in various sectors, including creative economy and religious education. This community service activity aims to support the digital transformation of Majelis Ta’lim Az Zahra through a training program on creating digital product content using Artificial Intelligence (AI). The implementation method consisted of three stages: preparation, implementation, and evaluation. Participants received training on digital literacy, practical use of AI-based applications for design creation, promotional text generation, and image editing. The results showed that 59% of participants rated the activity theme as “Updated,” 55% rated the speakers as “Good,” and 64% agreed that the program provided real benefits. The activity successfully enhanced participants’ skills in creating engaging and professional digital content while raising awareness of the importance of technology utilization in product promotion. Therefore, this training contributes to improving digital literacy and empowering the economic potential of Majelis Ta’lim members in the era of digital transformation.
Pelatihan Pembuatan Konten Berbasis AI Untuk Dakwah Kreatif di Era Digital Bagi Remaja Masjid Eka Rini Yulia; Lilyani Asri Utami; Siti Ernawati
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v6i1.11210

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah memberikan dampak signifikan pada berbagai bidang, termasuk aktivitas dakwah digital. Namun, pemanfaatan AI oleh pemuda masjid dalam pembuatan konten dakwah masih terbatas karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pemuda masjid dalam memanfaatkan AI untuk menghasilkan konten dakwah yang kreatif dan relevan dengan perkembangan era digital. Metode yang digunakan meliputi observasi kebutuhan mitra, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung menggunakan Google Gemini, ChatGPT, Microsoft Copilot, dan Canva AI, serta evaluasi melalui kuesioner. Kegiatan dilaksanakan pada 1 November 2025 dengan melibatkan 10 peserta dari Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memanfaatkan berbagai aplikasi AI untuk menghasilkan ide, teks, dan desain konten dakwah secara lebih cepat dan kreatif. Evaluasi kegiatan juga menunjukkan mayoritas peserta memberikan penilaian positif terhadap kesesuaian tema, kualitas narasumber, dan manfaat pelatihan, yang mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pemanfaatan AI untuk dakwah digital. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan literasi AI serta memperkuat kapasitas pemuda masjid dalam mendukung transformasi dakwah digital secara kreatif dan berkelanjutan. The rapid development of Artificial Intelligence (AI) has significantly influenced various sectors, including digital religious outreach (da'wah). However, the utilization of AI by mosque youth in developing digital da'wah content remains limited due to insufficient knowledge and practical skills. This community service program aimed to enhance the capacity of mosque youth in utilizing AI to produce creative and engaging da'wah content relevant to the digital era. The program employed a participatory approach consisting of needs assessment, lectures, demonstrations, hands-on practice using Google Gemini, ChatGPT, Microsoft Copilot, and Canva AI, followed by an evaluation through a questionnaire. The activity was conducted on November 1, 2025, involving 10 participants from the Indonesian Mosque Youth Network (Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia – JPRMI). The results demonstrated that participants were able to utilize various AI applications to generate ideas, texts, and visual designs for da'wah content more efficiently and creatively. Evaluation results also indicated that most participants expressed positive perceptions regarding the relevance of the training topic, the quality of the instructors, and the overall benefits of the program, reflecting an improvement in participants' understanding and practical skills in applying AI for digital da'wah. This program contributes to strengthening AI literacy and enhancing the capacity of mosque youth to support creative and sustainable digital da'wah initiatives.