Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Klasifikasi Penyakit Diabetes Menggunakan Metode Ensemble Softvoting Dengan SMOTE-ENN dan Optimasi Bayesian Siti Ernawati; Ilham Maulana
Evolusi : Jurnal Sains dan Manajemen Vol. 13 No. 1 (2025): Periode Maret 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Kabupaten Banyumas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/evolusi.v13i1.8267

Abstract

Diabetes sebagai salah satu penyakit metabolik kronis, terus menjadi tantangan besar dalam kesehatan masyarakat global. Banyak kasus diabetes yang tidak terdiagnosis, sehingga deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah atau menunda komplikasi serius. Dalam penelitian ini, mengusulkan pendekatan berbasis ensemble learning menggunakan Softvoting Classifier, dikombinasikan dengan teknik SMOTE-ENN untuk menangani ketidakseimbangan data serta optimasi Bayesian guna meningkatkan performa model. Penelitian ini menggunakan dataset PIMA Indian Diabetes sebanyak 768 data dan Diabetes Prediction Dataset (DPD) sebanyak 100.000 data. Proses klasifikasi melibatkan algoritma Logistic Regression (LR), Random Forest (RF), Gradient Boosting (GB), k-Nearest Neighbors (K-NN), Extreme Gradient Boosting (XGB), Decision Tree (DT), dan AdaBoost (ADA), kemudian dikombinasikan dalam metode Softvoting untuk menghasilkan prediksi yang lebih akurat. Evaluasi model dilakukan dengan metode train-test split dan cross-validation (CV). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa metode Softvoting dengan SMOTE-ENN dan Bayesian Optimation mampu meningkatkan kinerja model secara signifikan. Model terbaik pada data PIMA mencapai akurasi sebesar 0.987179 pada model RF, GB, K-NN, DT, ADA, dan Softvoting dengan menggunakan 10-fold cross-validation. Sedangkan model terbaik pada data DPD memperoleh akurasi 0.998059 pada eksperimen yang telah dilakukan SMOTE-ENN dan Bayesian Optimation pada model Gradiant Boosting. Pendekatan yang diusulkan menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan akurasi deteksi diabetes, terutama dalam kondisi data yang tidak seimbang. Implementasi metode ensemble Softvoting dengan SMOTE-ENN dan Bayesian Optimation dapat menjadi solusi dalam diagnosis dini diabetes serta berkontribusi terhadap kemajuan machine learning dalam dunia medis.
Pelatihan Pembuatan Web Company Profile Pada Panti Asuhan Alqi Ceria Kota Bogor Muhamad Ryansyah; Eka Rini Yulia; Siti Ernawati; Lestari Yusuf
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v3i2.2984

Abstract

Alqi Orphanage has dozens of children aged between six and sixteen years. Children not only receive formal education but on-formal education such as skills, sports, and reading the Koran. Based on the results of the analysis carried out on the condition of the Alqi Ceria Orphanage, there are problems regarding the use of information technology. Orphanage children need an upgrade in knowledge regarding creating website applications for company profiles. Websites provide information, share content, sell products or services, or serve as online communication platforms. The method used starts from Surveying Partner Locations, Registration, Training, and discussions to the stage of providing certification to participants. With this training, participants can explore their creativity and abilities in creating web-based applications and provide solutions to existing problems. Panti Asuhan Alqi memiliki puluhan anak-anak yang berusia antara enam sampai enam belas tahun. Anak-anak tidak hanya menerima pendidikan formal, tetapi mereka juga menerima pendidikan non formal seperti keterampilan, olahraga, dan membaca Al-Quran. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan terhadap kondisi Panti Asuhan Alqi Ceria, terdapat permasalahan yaitu mengenai pemanfaatan teknologi informasi. Anak-anak panti asuhan membutuhkan upgrade ilmu mengenai pembuatan aplikasi website untuk company profile. Website menyediakan informasi, berbagi konten, berjualan produk atau layanan, atau sebagai platform komunikasi secara online. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah pelatihan dan diskusi sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kreatifitas anak-anak panti asuhan dalam membuat aplikasi berbasis web dan sebagai solusi yang diberikan atas permasalahan yang ada.
Transformasi Digital Majelis Ta’lim Melalui Pelatihan Pembuatan Konten Produk Digital Berbasis Kecerdasan Buatan Siti Ernawati; Lilyani Asri Utami; Eka Rini Yulia
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v5i2.11093

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi masyarakat untuk beradaptasi dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi kreatif dan keagamaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital di lingkungan Majelis Ta’lim Az Zahra melalui pelatihan pembuatan konten produk digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta diberikan pemahaman mengenai literasi digital, praktik penggunaan aplikasi AI untuk pembuatan desain, teks promosi, serta editing gambar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 59% peserta menilai tema kegiatan “Update”, 55% menilai narasumber “Bagus”, dan 64% menyatakan “Setuju” bahwa kegiatan memberikan manfaat nyata. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan peserta dalam membuat konten digital yang menarik dan profesional serta menumbuhkan kesadaran pentingnya pemanfaatan teknologi dalam promosi produk lokal. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan literasi digital dan pemberdayaan ekonomi anggota majelis ta’lim di era transformasi digital.   The rapid development of digital technology has opened new opportunities for communities to adapt in various sectors, including creative economy and religious education. This community service activity aims to support the digital transformation of Majelis Ta’lim Az Zahra through a training program on creating digital product content using Artificial Intelligence (AI). The implementation method consisted of three stages: preparation, implementation, and evaluation. Participants received training on digital literacy, practical use of AI-based applications for design creation, promotional text generation, and image editing. The results showed that 59% of participants rated the activity theme as “Updated,” 55% rated the speakers as “Good,” and 64% agreed that the program provided real benefits. The activity successfully enhanced participants’ skills in creating engaging and professional digital content while raising awareness of the importance of technology utilization in product promotion. Therefore, this training contributes to improving digital literacy and empowering the economic potential of Majelis Ta’lim members in the era of digital transformation.
Pelatihan Pembuatan Konten Berbasis AI Untuk Dakwah Kreatif di Era Digital Bagi Remaja Masjid Eka Rini Yulia; Lilyani Asri Utami; Siti Ernawati
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v6i1.11210

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah memberikan dampak signifikan pada berbagai bidang, termasuk aktivitas dakwah digital. Namun, pemanfaatan AI oleh pemuda masjid dalam pembuatan konten dakwah masih terbatas karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pemuda masjid dalam memanfaatkan AI untuk menghasilkan konten dakwah yang kreatif dan relevan dengan perkembangan era digital. Metode yang digunakan meliputi observasi kebutuhan mitra, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung menggunakan Google Gemini, ChatGPT, Microsoft Copilot, dan Canva AI, serta evaluasi melalui kuesioner. Kegiatan dilaksanakan pada 1 November 2025 dengan melibatkan 10 peserta dari Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memanfaatkan berbagai aplikasi AI untuk menghasilkan ide, teks, dan desain konten dakwah secara lebih cepat dan kreatif. Evaluasi kegiatan juga menunjukkan mayoritas peserta memberikan penilaian positif terhadap kesesuaian tema, kualitas narasumber, dan manfaat pelatihan, yang mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pemanfaatan AI untuk dakwah digital. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan literasi AI serta memperkuat kapasitas pemuda masjid dalam mendukung transformasi dakwah digital secara kreatif dan berkelanjutan. The rapid development of Artificial Intelligence (AI) has significantly influenced various sectors, including digital religious outreach (da'wah). However, the utilization of AI by mosque youth in developing digital da'wah content remains limited due to insufficient knowledge and practical skills. This community service program aimed to enhance the capacity of mosque youth in utilizing AI to produce creative and engaging da'wah content relevant to the digital era. The program employed a participatory approach consisting of needs assessment, lectures, demonstrations, hands-on practice using Google Gemini, ChatGPT, Microsoft Copilot, and Canva AI, followed by an evaluation through a questionnaire. The activity was conducted on November 1, 2025, involving 10 participants from the Indonesian Mosque Youth Network (Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia – JPRMI). The results demonstrated that participants were able to utilize various AI applications to generate ideas, texts, and visual designs for da'wah content more efficiently and creatively. Evaluation results also indicated that most participants expressed positive perceptions regarding the relevance of the training topic, the quality of the instructors, and the overall benefits of the program, reflecting an improvement in participants' understanding and practical skills in applying AI for digital da'wah. This program contributes to strengthening AI literacy and enhancing the capacity of mosque youth to support creative and sustainable digital da'wah initiatives.