Nabila Putri Rahmadani
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Implementasi Artificial Intelligence terhadap Efektivitas Pengambilan Keputusan Manajerial pada Perusahaan Retail di Indonesia Nabila Putri Rahmadani; Siti Fatimah; Theresa Windy Gumarus
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2026): Juli : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan (JIMEK)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v6i2.12217

Abstract

The rapid development of artificial intelligence (AI) technology has fundamentally changed how organizations manage operations and make decisions. This study aims to analyze the influence of AI implementation on the effectiveness of managerial decision-making in Indonesian retail companies. Using a quantitative approach with a survey method, data were collected from 120 managers working at modern retail companies (Indomaret, Alfamart, Transmart, and Hypermart) in five major cities in Indonesia. Data analysis used multiple linear regression with classical assumption tests. The results showed that AI implementation dimensions—namely predictive analytics, inventory management systems, and customer behavioral AI—had a significant and positive effect on the effectiveness of managerial decision-making with a coefficient of determination (R²) of 0.712, meaning AI implementation can explain 71.2% of the variation in managerial decision-making effectiveness. The predictive analytics dimension had the strongest influence (β = 0.412, p < 0.001), followed by inventory management systems (β = 0.298, p < 0.001) and customer behavioral AI (β = 0.231, p < 0.01). These findings confirm that companies that have invested in AI infrastructure show significantly better decision quality, decision speed, and decision accuracy compared to companies that have not adopted AI. The study recommends that retail managers in Indonesia adopt AI gradually, with an emphasis on employee training and organizational change management.
MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA DAKWAH YANG DILAKUKAN REMAJA DI ERA DIGITAL Nabila Putri Rahmadani; Nayla Amalia
Islamic Education Vol. 1 No. 4 (2023): October : journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v1i4.668

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan menganalisis media sosial sebagai media baru dalam penyampaian dakwah di era digital ini. Dakwah adalah salah satu kegiatan yang bertujuan untuk mengajak orang lain dalam kebaikan, mengingatkan seseorang akan hari akhir, sedangkan media dakwah adalah alat untuk mengajak orang lain kejalan yang lebih baik. Dakwah bagi umat Islam sangat penting untuk menjadikan masyarakat Islam saat ini lebih kuat. Di zaman sekarang ini, seluruh umat Islam tidak bisa lepas dari keberadaan media sosial. Dakwah memegang peranan penting dalam menjaga ketertiban masyarakat islam yang rukun dan damai serta tentunya sesuai dengan ajaran Islam. Pesan, pelaku dan sarana dakwah merupakan elemen utama dalam proses dakwah. Salah satu pemanfaatan aplikasi digital untuk melakukan dakwah yaitu aplikasi Tik Tok, Instagram, dll. Seperti yang dilakukan oleh Husein Basyaiban yang berdakwah melalui tiktok, lalu Ustadz Hanan Attaki yang melakukan dakwahnya melalui Instagram. Meskipun banyak dampak positif untuk berdakwah melalui media sosial ini, kita sebagai generasi Islam yang bijak harus dapat meminimalisir penggunaannya agar tidak menimbulkan dampak negatif. Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa dakwah melalui media sosial seperti Tik Tok, Instagram, dll dapat menyampaikan pesan dakwah melalui tampilan visual yang menarik dengan tujun agar mudah diterima oleh generasi di era sekarang ini dan tetap berdasarkan kaidah-kaidah Islam atau Al-Quran dan Hadist