Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HAK DAN KEWAJIBAN PEREMPUAN DAYAK WARUKIN Siti Fatimah; Sarbaini Sarbaini; Heru Puji Winarso
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2019): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v9i1.8520

Abstract

Indonesia memiliki beragam suku, agama, bahasa dan kebudayaan. Salah satu suku yang terdapat di Indonesia adalah suku Dayak yang merupakan suku asli pulau Kalimantan. Suku Dayak tersebar diseluruh provinsi di Kalimantan salah satunya adalah Kalimantan Selatan. Terdapat beberapa sub suku Dayak yang ada di Kalimantan Selatan yakni Dayak Maanyan, Deyah, Bakumpai, Meratus dan lainnya. Suku Dayak Maanyan banyak bermukim dibagian utara Kalimantan Selatan salah satunya di kabupaten Tabalong. Masyarakat Dayak Maanyan di Tabalong dalam kehidupannya masih sangat menjunjung tinggi nilai-nilai keadatan Maanyan, seperti yang terjadi di desa Warukin Kecamatan Tanta atau yang sering disebut dengan Dayak Warukin. Dalam kesehariannya masyarakat Dayak Warukin memiliki kekhasan yakni mengenai hak dan kewajiban bagi perempuan Dayak Warukin baik dalam rumah tangga maupun di masyarakat adat. Hasil penelitian menunjukan bahwa hak perempuan Dayak Warukin dalam rumah tangga yakni hak untuk diberi nafkah, mengatur keuangan dalam rumah tangga, serta berhak mengatur segala hal dalam rumah tangga. Sedangkan kewajibannya yakni wajib patuh terhadap suami, menjaga nama baik suami dan keluarga, wajib mengasuh dan mendidik anak, wajib meringankan beban suami dalam mencari nafkah, serta wajib mengurus keperluan anak dan suami. Selain itu hak perempuan Dayak Warukin di masyarakat yakni meliputi hak untuk dilibatkan dalam setiap kegiatan dimasyarkat seperti upacara adat, berhak memimpin ritual, serta berhak untuk berpartisipasi dalam pemerintah desa. Sedangkan kewajibannya ialah wajib untuk saling tolong menolong, wajib menjaga dan melestarikan budaya adat Dayak Warukin, wajib menyiapkan konsumsi dalam setiap upacara adat, dan wajib untuk turut serta bergotong royong. Kata Kunci: Hak, Kewajiban dan Perempuan Dayak
Pengaruh Implementasi Artificial Intelligence terhadap Efektivitas Pengambilan Keputusan Manajerial pada Perusahaan Retail di Indonesia Nabila Putri Rahmadani; Siti Fatimah; Theresa Windy Gumarus
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2026): Juli : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan (JIMEK)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v6i2.12217

Abstract

The rapid development of artificial intelligence (AI) technology has fundamentally changed how organizations manage operations and make decisions. This study aims to analyze the influence of AI implementation on the effectiveness of managerial decision-making in Indonesian retail companies. Using a quantitative approach with a survey method, data were collected from 120 managers working at modern retail companies (Indomaret, Alfamart, Transmart, and Hypermart) in five major cities in Indonesia. Data analysis used multiple linear regression with classical assumption tests. The results showed that AI implementation dimensions—namely predictive analytics, inventory management systems, and customer behavioral AI—had a significant and positive effect on the effectiveness of managerial decision-making with a coefficient of determination (R²) of 0.712, meaning AI implementation can explain 71.2% of the variation in managerial decision-making effectiveness. The predictive analytics dimension had the strongest influence (β = 0.412, p < 0.001), followed by inventory management systems (β = 0.298, p < 0.001) and customer behavioral AI (β = 0.231, p < 0.01). These findings confirm that companies that have invested in AI infrastructure show significantly better decision quality, decision speed, and decision accuracy compared to companies that have not adopted AI. The study recommends that retail managers in Indonesia adopt AI gradually, with an emphasis on employee training and organizational change management.
Implementasi Model PINTAR Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Komunikasi, Dan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Siti Fatimah; Ahmad Suriansyah
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.855

Abstract

Keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi merupakan keterampilan yang harus dimiliki setiap siswa dalam menghadapi tuntutan abad ke-21. Namun, siswa sekolah dasar belum memiliki keterampilan tersebut sesuai yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas guru dan siswa, menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi, serta hasil belajar siswa menggunakan model PINTAR (Problem Based Learning, Two Stay Two Stray, dan Numbered Head Together). Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek siswa kelas IV SDN Melayu 11 Banjarmasin berjumlah 12 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes tertulis, sedangkan analisis data menggunakan Analisis Kualitatif Deskriptif dan Analisis Kecenderungan Seluruh Aspek Penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 72% menjadi 95%, aktivitas siswa dari 25% menjadi 92%, keterampilan berpikir kritis dari 17% menjadi 83%, komunikasi dari 25% menjadi 92%, dan kolaborasi dari 25% menjadi 92%. Temuan ini berimplikasi pada praktik pembelajaran, yakni model PINTAR dapat menjadi pendekatan inovatif yang dapat direplikasi guru dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21 siswa secara bersamaan, sekaligus berkontribusi pada pengembangan landasan teoretis model pembelajaran terintegrasi di jenjang pendidikan dasar