Alvin Falian Ardhana
Universitas Al Azhar Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMETAAN SENTIMEN DAN AKTOR SENTRAL DALAM PERCAKAPAN PUBLIK “PEMETAAN SHIN TAE-YONG” DI MEDIA SOSIAL X Alvin Falian Ardhana; Imsar Gunawan
Journal Media Public Relations Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/wapksp95

Abstract

Abstrak Pemecatan Shin Tae-Yong sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia memicu percakapan publik yang intens di media sosial X dan memperlihatkan keterlibatan emosional masyarakat terhadap keputusan institusional dalam sepak bola nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan sentimen publik, memetakan struktur jaringan percakapan, mengidentifikasi aktor sentral, serta menggambarkan cluster percakapan yang terbentuk dalam diskusi digital mengenai pemecatan Shin Tae-Yong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan strategi studi kasus digital melalui kombinasi analisis sentimen dan Social Network Analysis terhadap data percakapan publik pada periode 5 - 12 Januari 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa percakapan publik didominasi oleh sentimen negatif, diikuti sentimen netral, sedangkan sentimen positif muncul dalam proporsi yang lebih kecil. Pemetaan jaringan memperlihatkan adanya konsentrasi perhatian pada sejumlah aktor, terutama akun media olahraga, akun personal, komunitas sepak bola, dan akun institusional. Temuan juga menunjukkan terbentuknya beberapa cluster percakapan yang menandakan bahwa diskusi publik tidak berlangsung secara homogen, tetapi terdistribusi dalam kelompok interaksi digital tertentu. Penelitian ini berkontribusi pada kajian komunikasi olahraga digital dengan menegaskan pentingnya integrasi antara analisis sentimen dan Social Network Analysis untuk memahami dinamika opini publik, visibilitas aktor, dan pengelompokan percakapan dalam isu olahraga yang bersifat kontroversial.