Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas e-learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), mengidentifikasi platform digital yang digunakan, serta mengkaji kelebihan dan kendala implementasinya dalam konteks Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka (literature review) dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang relevan dari tahun 2019 hingga 2025. Data diperoleh melalui database seperti Google Scholar dan Garuda, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi melalui tahapan pengelompokan tema, perbandingan hasil, dan penyusunan sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar, keterlibatan, dan kemandirian siswa. Pemanfaatan platform digital seperti Google Classroom, Learning Management System (LMS), dan Edmodo berperan dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih fleksibel dan interaktif. Selain itu, e-learning memiliki kelebihan dalam hal aksesibilitas, variasi media pembelajaran, serta mendorong kreativitas guru. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, serta berkurangnya interaksi langsung antara guru dan siswa. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, e-learning memiliki kesesuaian dengan prinsip pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Meskipun demikian, terdapat kesenjangan antara konsep dan praktik yang memerlukan upaya optimalisasi melalui peningkatan kompetensi digital dan dukungan fasilitas. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa sintesis yang integratif mengenai efektivitas e-learning dalam pembelajaran PAI sebagai bagian dari transformasi pendidikan di era digital.