Ah. Fahri Munir
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Konseling Kelompok Berbasis Cognitive Restructuring dalam Menurunkan Quarter-Life Crisis Siswa SMK NU Kedungtuban Putri Safitya; Ah. Fahri Munir; Moh. Yusuf Efendi
Indonesian Journal of Educational Counseling Vol 10 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/001.2026102.688

Abstract

Quarter-life crisis is a psychological condition characterized by anxiety, self-doubt, confusion, feelings of being trapped, and uncertainty in making decisions about the future. This condition may occur among vocational high school students who are in the transition period from school to employment or higher education. This study aimed to examine the effectiveness of group counseling using cognitive restructuring techniques in reducing quarter-life crisis among students of SMK NU Kedungtuban. This research employed a quantitative approach with a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest model. The population consisted of 110 twelfth-grade students, while the initial screening involved 84 students. Based on the screening results, 10 students with high levels of quarter-life crisis were selected as treatment subjects through purposive sampling. Data were collected using a quarter-life crisis psychological scale and analyzed using a paired sample t-test. The results showed a decrease in the mean score from 149.40 in the pretest to 132.80 in the posttest, with a mean reduction of 16.60 points. The paired sample t-test produced a significance value of 0.000 < 0.05, indicating a significant difference between pretest and posttest scores. These findings suggest that group counseling using cognitive restructuring techniques is effective in reducing quarter-life crisis among vocational high school students.
Hubungan antara Pola Asuh Otoriter dan Regulasi Diri dengan Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 3 Bojonegoro Sutarmika Sutarmika; Ah. Fahri Munir; M. Iqbal Tawakkal
Indonesian Journal of Educational Counseling Vol 10 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/001.2026102.696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh otoriter dan regulasi diri dengan motivasi belajar siswa SMA Negeri 3 Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 277 siswa yang dipilih melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket berskala Likert yang mengukur tiga variabel, yaitu pola asuh otoriter, regulasi diri, dan motivasi belajar. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan regulasi diri siswa, dengan nilai korelasi sebesar r = -0,209 dan p < 0,05. Pola asuh otoriter juga memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan motivasi belajar siswa, dengan nilai korelasi sebesar r = -0,254 dan p < 0,05. Sementara itu, regulasi diri memiliki hubungan positif dan signifikan dengan motivasi belajar siswa, dengan nilai korelasi sebesar r = 0,754 dan p < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecenderungan pola asuh otoriter yang dirasakan siswa, semakin rendah regulasi diri dan motivasi belajar yang dimiliki. Sebaliknya, semakin baik kemampuan regulasi diri siswa, semakin tinggi motivasi belajarnya. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran lingkungan keluarga dan kemampuan regulasi diri dalam mendukung motivasi belajar siswa. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya kerja sama antara sekolah, guru bimbingan dan konseling, serta orang tua dalam mengembangkan pola pendampingan yang lebih responsif dan mendukung kemandirian belajar siswa.