Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi dan skrining kesehatan fisik dan mental Titin Dewi Sartika Silaban; Srimiyati Srimiyati; Veronika Yosefpa Windayani; Aprida Manurung; M. Amelia Putri Habsari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39024

Abstract

AbstrakMasa remaja merupakan periode penting yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan fisik dan mental. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan di Paroki St. Maria Bunda Penolong Abadi Prabumulih, masih diperlukan peningkatan pengetahuan remaja mengenai kesehatan mental, perilaku hidup sehat, pencegahan penyalahgunaan NAPZA, serta deteksi dini masalah kesehatan melalui skrining sederhana. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai upaya edukasi dan skrining kesehatan fisik dan mental pada remaja. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan fisik dan mental serta melakukan deteksi dini status kesehatan melalui skrining. Metode yang digunakan berupa edukasi melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, pemutaran video, dan demonstrasi menggunakan media PowerPoint (PPT) serta phantom SADARI. Skrining kesehatan dilakukan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), serta praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada peserta putri. Kegiatan diikuti oleh 56 remaja yang terdiri dari 30 laki-laki (53,8%) dan 26 perempuan (46,2%). Hasil skrining menunjukkan sebagian besar peserta memiliki status gizi normal sebanyak 31 orang (55,4%), sedangkan 17 orang (30,3%) underweight, 6 orang (10,7%) overweight, dan 2 orang (3,6%) obesitas. Hasil edukasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai kesehatan fisik dan mental, pencegahan NAPZA, serta pengetahuan dan keterampilan peserta putri dalam melakukan SADARI. Disimpulkan bahwa edukasi dan skrining kesehatan fisik dan mental dapat meningkatkan pengetahuan remaja serta membantu deteksi dini kondisi kesehatan, sehingga dapat mendukung penerapan perilaku hidup sehat pada remaja di Paroki St. Maria Bunda Penolong Abadi Prabumulih. Kata kunci: kesehatan fisik; kesehatan mental; pengetahuan; remaja AbstractAdolescence is a critical period during which young people are vulnerable to various physical and mental health issues. Based on the results of a needs assessment at St. Mary, Mother of Perpetual Help Parish in Prabumulih, there remains a need to improve adolescents’ knowledge of mental health, healthy lifestyles, the prevention of substance abuse, and the early detection of health problems through simple screenings. Therefore, this community service activity was conducted as an effort to educate and screen adolescents for physical and mental health. The objective of this activity is to improve adolescents’ knowledge of physical and mental health and to conduct early detection of health status through screening. The methods used included education through lectures, discussions, Q&A sessions, video screenings, and demonstrations using PowerPoint (PPT) presentations and the SADARI phantom. Health screening was conducted by measuring body weight and height to determine nutritional status based on Body Mass Index (BMI), as well as a (SADARI) on female participants. The activity was attended by 56 adolescents comprising 30 males (53.8%) and 26 females (46.2%). The screening results showed that the majority of participants had a normal nutritional status, totaling 31 people (55.4%), while 17 people (30.3%) were underweight, 6 people (10.7%) were overweight, and 2 people (3.6%) were obese. The results of the educational program showed an increase in participants’ understanding of physical and mental health and drug prevention, as well as an improvement in the female participants’ knowledge and skills in performing SADARI. It was concluded that education and physical and mental health screenings can enhance adolescents’ knowledge and aid in the early detection of health conditions, thereby supporting the adoption of healthy lifestyle behaviors among adolescents in the St. Mary, Mother of Perpetual Help Parish in Prabumulih. Keywords: physical health; mental health; knowledge; adolescents