Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sertifikasi Dan Pendidikan Profesi Guru Anggi Suwito; Eka Wulandari; Ajahari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.6462

Abstract

Sertifikasi guru merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, terutama setelah masa Reformasi. Pemerintah menempatkan guru sebagai kunci utama keberhasilan pendidikan, sehingga berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan mereka. Sertifikasi guru bertujuan untuk menilai kelayakan guru sebagai pendidik, memperbaiki kualitas pembelajaran, meningkatkan status sosial, memperkuat profesionalisme, serta memberikan kesejahteraan yang lebih baik. Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) hadir sebagai jalur untuk menyiapkan calon guru agar memiliki kompetensi yang sesuai standar nasional. Program ini diperuntukkan bagi lulusan S1 kependidikan maupun nonkependidikan yang ingin menjadi guru profesional. Lama pendidikan disesuaikan dengan jenjang yang dituju, yaitu satu semester untuk PAUD dan SD, serta dua semester untuk SMP, SMA, dan SMK. Secara umum, kompetensi profesional guru mencakup kemampuan memahami dasar-dasar pendidikan, merancang pembelajaran, melaksanakan proses belajar mengajar, serta melakukan evaluasi. Dengan adanya sertifikasi dan PPG, diharapkan guru, termasuk guru agama, mampu bekerja secara lebih profesional dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Hubungan Antara Tasawuf, Teologi Islam, Filsafat, Ilmu Pendidikan Dan Psikologi Agama Ervinsa Augusta Jingga Malonda; Noor Lathifah; Nita Selpiyani; Ajahari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14146

Abstract

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk membahas hubungan antara tasawuf, teologi Islam, filsafat, ilmu pendidikan, dan psikologi agama sebagai lima disiplin ilmu yang saling berkaitan dalam memahami perkembangan manusia secara menyeluruh. Melalui metode penelitian kualitatif berbasis kajian kepustakaan, penelitian ini menelaah konsep-konsep kunci dari masing-masing bidang dan mengidentifikasi titik temu yang menghubungkan pendekatan spiritual, rasional, pedagogis, dan psikologis dalam kerangka keilmuan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tasawuf memberikan fondasi penyucian jiwa dan penguatan akhlak, teologi Islam memperkuat keyakinan melalui argumentasi rasional, filsafat menata struktur berpikir kritis, ilmu pendidikan mengarahkan pembentukan karakter dan kecerdasan sosial, sedangkan psikologi agama menjelaskan dinamika mental-spiritual serta pengaruh pengalaman keagamaan terhadap perilaku manusia. Penelitian ini juga menemukan bahwa integrasi kelima disiplin tersebut memiliki relevansi besar dalam kehidupan umat Islam masa kini, terutama dalam menghadapi tantangan modern seperti krisis moral, tekanan psikologis, perubahan sosial, dan derasnya arus informasi. Integrasi pendekatan spiritual, intelektual, pedagogis, dan psikologis tersebut mampu memberikan solusi yang lebih komprehensif dalam membentuk pribadi muslim yang beriman, berakhlak, cerdas, dan stabil secara emosional. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa perpaduan tasawuf, teologi Islam, filsafat, pendidikan, dan psikologi agama merupakan landasan penting bagi pengembangan keilmuan Islam serta pembinaan manusia yang seimbang di era modern.
Tantangan Digitalisasi Program Kewirausahaan Di Lembaga Pendidikan Islam Rita Juliawati; Niswatun Al-Anah Wibowo; Ajahari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14311

Abstract

This study aims to analyze the challenges of digitalizing entrepreneurship programs in Islamic educational institutions and the solutions for their development. This research used a descriptive qualitative approach with the type of library research. Data were obtained from books, journals, scientific articles, and relevant previous studies. The results show that entrepreneurship programs in many Islamic educational institutions are still conventional and have not fully adapted to the development of the digital business world. The main challenges include limited teacher competence, lack of technological facilities, non-integrated curriculum, and the rapid changes in digital business trends. The proposed solutions include curriculum renewal, project-based learning, improving teacher competence, providing supporting facilities, and collaboration with business practitioners. All of these processes need to be based on Islamic values such as honesty, trustworthiness, responsibility, and business ethics. Therefore, the digitalization of entrepreneurship programs becomes an important step in preparing students who are religious, independent, innovative, and ready to face the future.