Permasalahan sampah rumah tangga dan limbah oli bekas masih menjadi tantangan dalam pengelolaan lingkungan masyarakat. Pembakaran sampah secara terbuka dapat menghasilkan emisi gas berbahaya yang berdampak negatif terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan, sedangkan oli bekas kendaraan bermotor termasuk limbah B3 yang berpotensi mencemari tanah dan air apabila tidak dikelola dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah rumah tangga yang ramah lingkungan serta memperkenalkan teknologi burner berbahan bakar oli bekas sebagai alternatif sistem pembakaran sampah yang lebih efisien dan minim polusi. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Misykat Al Islami melalui metode penyuluhan yang melibatkan masyarakat dan santri. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner yang diisi oleh peserta penyuluhan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan kepuasan terhadap kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memberikan respons positif terhadap materi, metode penyampaian, serta manfaat kegiatan. Sebanyak 7 peserta menyatakan sangat setuju dan 5 peserta setuju bahwa materi pelatihan menarik dan bermanfaat. Selain itu, mayoritas peserta menyatakan bahwa pengetahuan mereka meningkat setelah mengikuti kegiatan dan bersedia menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan pemanfaatan burner berbahan bakar oli bekas mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah oli sebagai energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.