Dody Prayitno
Program Studi Magister Teknik Mesin, Universitas Trisakti

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROTEKSI KATODIK: PENGARUH BENTUK BANGUN RUANG TERHADAP LAJU KOROSI ANODA Dody Prayitno; Aji Dwi Prasetyo
METRIK SERIAL HUMANIORA DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2377 Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Bekasi: Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu metode pencegahan/perlindungan korosi adalah proteksi katodik seperti anoda korban. Perbandingan atau rasio (luas permukaan katoda/luas permukaan anoda) berperan dalam laju korosi anoda. Luas permukaan anoda tergantung dari bentuk bangun ruang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh bangun ruang anoda (kotak, kubus, silinder, dan setengah silinder) terhadap laju korosi anoda pada pasangan sel gavanik Baja ST37—aluminium 6061, Metode. Aluminium dipotong dan dilakukan pemesinan untuk dijadikan sampel anoda dengan bentuk bangun ruang seperti kotak, kubus, silinder dan setengah silinder. Bentuk bangun ruang tersebut memiliki volume yang sama yaitu 10 cm3. Masing masing bentuk bangun ruang dari aluminium kemudian di kontakkan dengan baja ST37 sehingga menjadi sel galvanic lalu di rendam dalam media air. Uji korosi menggunakan metode kehilangan berat. Kesimpulan. Bangun ruang setengah silinder memiliki ratio (luas permukaan katoda/ luas permukaan anoda) yang terkecil dibanding bentuk bangun ruang kotak, kubus dan silinder. Anoda dengan bangun ruang setengah silinder memiliki laju korosi terendah.
PENGARUH QUENCHING OLI SETELAH PROSES KARBURISASI TERHADAP KEKERASAN BAJA S45C Dody Prayitno; Muhammad Zulfachri
METRIK SERIAL HUMANIORA DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2377 Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Bekasi: Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh proses quenching pada dalam media oli setelah proses karburisasi terhadap kekerasan baja S45C . Metode. Sampel berukuran 10x10x55 mm. terdapat 3 grup sampel. Grup pertama adalah sampel awal (initial sampel). Grup ke dua diberi kode [C+QO]. Sampel grup kedua di karburisasi (pack carburizing suhu 900 oC selama 2 jam) dan dilanjut dengan quenching dalam media oli. Grup ketiga diberi kode [C+PU]. Sampel grup ketiga dikarburisasi (900 oC, 2 jam) dan dilanjut dengan pendinginan udara. Seluruh permukaan sampel dari tiap grup sampel kemudian di uji kekerasan . Hasil penelitian. Kekerasan initial sample baja S45C adalah 192.4 HV. Kekerasan sampel baja S45C yang dikarburisasi dan diikuti dengan pendingan udara [C+PU] adalah 234,6 HV. Kekerasan sampel baja S45C yang dikarburisasi dan dilanjut dengan quenching oli [C+QO] adalah 375.4 HV.
Penyuluhan : Burner Berbahan Bakar Oli Untuk Insenerator Sampah Dody Prayitno; Engelin Shintadewi Julian; Suryanto Suryanto
Kocenin Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga dan limbah oli bekas masih menjadi tantangan dalam pengelolaan lingkungan masyarakat. Pembakaran sampah secara terbuka dapat menghasilkan emisi gas berbahaya yang berdampak negatif terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan, sedangkan oli bekas kendaraan bermotor termasuk limbah B3 yang berpotensi mencemari tanah dan air apabila tidak dikelola dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah rumah tangga yang ramah lingkungan serta memperkenalkan teknologi burner berbahan bakar oli bekas sebagai alternatif sistem pembakaran sampah yang lebih efisien dan minim polusi. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Misykat Al Islami melalui metode penyuluhan yang melibatkan masyarakat dan santri. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner yang diisi oleh peserta penyuluhan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan kepuasan terhadap kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memberikan respons positif terhadap materi, metode penyampaian, serta manfaat kegiatan. Sebanyak 7 peserta menyatakan sangat setuju dan 5 peserta setuju bahwa materi pelatihan menarik dan bermanfaat. Selain itu, mayoritas peserta menyatakan bahwa pengetahuan mereka meningkat setelah mengikuti kegiatan dan bersedia menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan pemanfaatan burner berbahan bakar oli bekas mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah oli sebagai energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.