Nuraida Wahyu Sulistyani
Program Studi Psikologi, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Psychological Empowerment pada Karyawan Perusahaan Retail di Samarinda Tarisya Tarisya; Evi Kurniasari Purwaningrum; Nuraida Wahyu Sulistyani
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i6.1661

Abstract

Psychological empowerment merupakan kondisi psikologis yang mencerminkan persepsi individu mengenai makna pekerjaan, kompetensi, otonomi dalam bekerja, serta pengaruh yang dimiliki terhadap lingkungan kerja. Tingginya psychological empowerment dapat mendorong karyawan untuk bekerja secara lebih optimal, proaktif, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran psychological empowerment pada karyawan perusahaan retail di Samarinda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 126 karyawan PT Ramayana Samarinda Square sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Psychological empowerment yang mengacu pada teori Spreitzer (1995) yang terdiri atas empat dimensi, yaitu Meaning, Competence , self-determination, dan impact. Hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen memiliki konsistensi internal yang baik dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,850. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata, standar deviasi, skor minimum, dan skor maksimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological empowerment karyawan berada pada kategori sedang hingga tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 40,21, standar deviasi sebesar 3,17, skor minimum 18, dan skor maksimum 48. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar karyawan memiliki persepsi yang positif terhadap kemampuan diri, makna pekerjaan, otonomi kerja, dan kontribusi yang diberikan kepada organisasi. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam mempertahankan dan meningkatkan psychological empowerment karyawan guna mendukung efektivitas kerja dan pencapaian tujuan organisasi.