Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika yang turut dipengaruhi oleh aspek afektif. Namun, temuan mengenai peran afektif masih tersebar dan belum tersintesis secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis peran afektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis menggunakan metode Systematic Literature Review dengan tahapan Zawacki-Richter et al. Hasil menunjukkan bahwa penelitian meningkat dalam beberapa tahun terakhir, didominasi jenjang SMP/MTs, wilayah Pulau Jawa, dan jurnal terindeks SINTA. Sebaran materi belum menunjukkan kecenderungan jelas karena banyak penelitian tidak mencantumkan materi secara spesifik. Aspek afektif yang dominan meliputi efikasi diri, kepercayaan diri, motivasi belajar, rasa ingin tahu, dan kecerdasan emosional, dengan kontribusi tertinggi pada rasa ingin tahu di SD, minat belajar di SMP/MTs, dan komitmen terhadap tugas di SMA/MA/SMK, meskipun temuan tersebut belum dapat digeneralisasi karena keterbatasan jumlah studi yang tersedia pada masing-masing jenjang. Indikator Polya paling banyak digunakan dengan kesulitan utama pada tahap evaluasi, sedangkan NCTM pada strategi dan refleksi, sementara dua lainnya tidak melaporkan kesulitan siswa pada setiap indikator. Secara umum, aspek afektif cenderung berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, meskipun beberapa aspek berdampak negatif atau menunjukkan hasil yang bervariasi, serta paling banyak digunakan sebagai variabel independen dibandingkan mediator dan moderator. Temuan ini menegaskan pentingnya peran aspek afektif dalam pembelajaran matematika.