Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fenomena Self-Disclosure Generasi Z kepada ChatGPT: Studi Kualitatif dalam Perspektif Human-Machine Communication Alifia Nur Fadillah; Isna Siskawati
INTERAKSI PERADABAN: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Interaksi Peradaban: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/interaksi.v6i1.51046

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan berbasis model bahasa menghadirkan bentuk baru dalam praktik komunikasi manusia. Salah satu fenomena yang muncul pada akun X @tanyakanrl adalah kecenderungan Generasi Z menggunakan ChatGPT sebagai ruang untuk self-disclosure atau pengungkapan diri dalam konteks mencurahkan masalah pribadi.  Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena tersebut dalam perspektif Human-Machine Communication (HMC), serta aspek yang tidak didapat saat curhat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan enam informan Generasi Z yang menggunakan ChatGPT sebagai tempat berbagi masalah pribadi, serta literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi fungsional ChatGPT dipersepsikan sebagai penerima cerita, pemberi validasi, dan pemberi perspektif terhadap masalah pengguna. Pada dimensi relasional, interaksi dengan ChatGPT membentuk pengalaman komunikasi yang personal dan suportif, meskipun hubungan yang terjalin tetap terbatas. Sementara itu, pada dimensi metafisik, pengguna memaknai AI secara ambigu, antara sebagai komunikator maupun sekadar instrumen. Generasi Z memilih curhat kepada ChatGPT karena dianggap aman, tidak menghakimi, dan responsif untuk membahas persoalan personal. Namun, pengguna tetap merasakan keterbatasan AI terkait empati autentik, kehangatan emosional, dan kehadiran fisik. Dalam perspektif Islam, komunikasi yang ideal tidak hanya berupa pertukaran pesan, tetapi juga membangun hubungan yang mengandung nilai sakinah, mawaddah, dan rahmah. 
Perencanaan Manajemen Komunikasi dalam Membangun Citra Kindi PR dan Strategic Consulting Ahmad Mukhlish; Syafiqoh Makbullah; Ubayd Tsaqiif Thufayl; Muhammad Jiddan Rahman; Isna Siskawati
Bahasa Indonesia Vol 7 No 1 (2026): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam, Juni 2026
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v7i1.2428

Abstract

Manajemen komunikasi yang direncanakan dengan baik merupakan strategi penting bagi perusahaan jasa dalam menciptakan citra perusahaan yang terpercaya dan bisa dipertahankan, terutama di tengah ketatnya persaingan di bidang public relations dan konsultasi strategis. Penelitian ini ingin mengetahui cara Kindi PR & Strategic Consulting menggunakan perencanaan manajemen komunikasi untuk memperkuat gambaran perusahaan mereka di mata publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, pengamatan langsung, serta pencatatan dokumen terkait kegiatan komunikasi perusahaan. Penelitian menunjukkan bahwa Kindi PR & Strategic Consulting membangun citra perusahaan melalui beberapa langkah strategis, yaitu dengan membangun merek pribadi pendiri, berkomunikasi secara informal dan konsultatif dengan klien, bekerja sama dengan agensi komunikasi, mengembangkan tim internal yang kompeten, serta melakukan evaluasi terhadap pertumbuhan bisnis dan sistem manajemen operasional perusahaan. Praktik komunikasi itu menunjukkan bahwa gambaran perusahaan tidak muncul sekaligus, tetapi terbentuk perlahan-lahan dari proses transfer kepercayaan pribadi ke reputasi perusahaan. Penelitian ini membantu memahami lebih jelas bagaimana perencanaan manajemen komunikasi bisa memperkuat rasa percaya, profesionalisme, dan kesan positif yang diberikan oleh perusahaan konsultan public relations.