Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Human Capital Transformation: Revitalisasi SDM Pendidikan dalam Era Digital Civilization Susilawati; Said Maskur; Muhammad Faisal
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.8829

Abstract

Artikel ini menganalisis transformasi human capital dalam konteks revitalisasi sumber daya manusia pendidikan di era digital civilization. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berjenis studi pustaka, penelitian ini mengintegrasikan kerangka teori human capital dari Gary Becker dan Thomas Davenport dengan perspektif revolusi industri keempat dari Klaus Schwab serta analisis masyarakat jaringan dari Manuel Castells untuk mengkaji bagaimana SDM pendidikan perlu ditransformasi agar mampu menghadapi tantangan peradaban digital. Hasil analisis menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, transformasi human capital dalam pendidikan mensyaratkan pergeseran paradigma dari model berbasis pengetahuan konvensional menuju model berbasis kompetensi digital, literasi abad ke-21, dan kemampuan belajar sepanjang hayat, yang mencakup dimensi keterampilan kognitif tingkat tinggi, kolaborasi lintas budaya, dan adaptasi terhadap perubahan teknologi yang eksponensial. Kedua, revitalisasi SDM pendidikan memerlukan integrasi antara nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan dengan tuntutan kompetensi global, sebagaimana dipraktikkan oleh pesantren modern dan institusi pendidikan Islam yang berupaya menjembatani tradisi dan modernitas dalam kurikulum dan pedagogi mereka. Ketiga, tantangan utama dalam transformasi ini terletak pada kesenjangan digital yang masih lebar, resistensi institusional terhadap perubahan, dan minimnya investasi sistemik dalam pengembangan kapasitas guru dan tenaga kependidikan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa revitalisasi SDM pendidikan di era digital civilization memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan reformasi kebijakan, penguatan kapasitas individual dan institusional, serta kolaborasi multisectoral untuk mewujudkan ekosistem pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global