Fahmi Irfani
Ibn Khaldun University, Bogor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Lembaga Pendidikan Islam Pra Kebangkitan Madrasah Fahmi Irfani
FIKRAH Vol 9 No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebelum munculnya madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam formal pada abad ke-11 (era Nizam al-Mulk), dunia Islam telah memiliki dinamika pendidikan yang sangat kaya melalui lembaga-lembaga informal dan semi-formal. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik, fungsi, dan transformasi lembaga pendidikan Islam pada masa pra-kebangkitan madrasah. Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi historis-literatur, artikel ini mengkaji peran penting lembaga seperti Kuttab, Masjid, Majelis Ilmi (Halaqah), Khan, hingga Bait al-Hikmah. Hasil kajian menunjukkan bahwa lembaga-lembaga pra-madrasah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transmisi ilmu keagamaan (ulum al-din), tetapi juga menjadi pusat inkubasi pemikiran filsafat dan sains. Kebebasan akademik yang fleksibel pada masa ini menjadi fondasi kuat bagi standarisasi sistem pendidikan formal di masa sesudahnya. Artikel ini menyimpulkan bahwa kemunculan madrasah bukanlah sebuah lompatan budaya yang tiba-tiba, melainkan evolusi institusional dari praktik pendidikan pra-madrasah yang sudah mapan sebelumnya.
PERGESERAN DAN TRANSFORMASI POLA SISTEM PESANTREN DI INDONESIA Fahmi Irfani
FIKRAH Vol 8 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena pergeseran paradigma pendidikan dari pesantren salafiyah menuju bentuk pesantren modern. Transformasi ini menjadi krusial di tengah tuntutan globalisasi dan kebutuhan akan integrasi kurikulum agama dan umum. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendorong transformasi, mekanisme adaptasi kurikulum, serta implikasi perubahan tersebut terhadap identitas pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pengasuh pesantren, pengajar, dan santri, serta studi dokumentasi kurikulum. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran dari salafiyah ke modern didorong oleh faktor internal berupa keinginan untuk tetap relevan dengan kebutuhan pasar kerja, serta faktor eksternal seperti regulasi pemerintah terkait standardisasi pendidikan nasional. Transformasi ini ditandai dengan adopsi sistem klasikal lintas jenjang, penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran, serta penggabungan kurikulum pesantren dengan kurikulum formal (Kemendikbud/Kemenag). Meskipun mengalami modernisasi secara struktural dan metodologis, pesantren tetap berupaya mempertahankan nilai-nilai fundamental tafakkuh fī al-dīn melalui kajian kitab kuning yang dimodifikasi. Temuan ini menyimpulkan bahwa pergeseran tersebut bukanlah bentuk penghilangan tradisi, melainkan upaya negosiasi dan hibriditas budaya pendidikan untuk menghadapi tantangan zaman modern. Kata Kunci: Pesantren Salafiyah, Pesantren Modern, Transformasi Pendidikan, Kurikulum Integratif, Globalisasi.