Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengalaman mahasiswa pendidikan matematika Universitas Asahan mengelola fear of missing out di tengah tuntutan perkuliahan Elfira Rahmadani; Diana; Hanisa Romadona Nainggolan; Wilda Annisa Hasibuan; Andini
NOTASI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Alpatih Cahaya Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/notasi.v4i2.636

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat mendorong meningkatnya intensitas penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa, yang berpotensi memunculkan fenomena Fear of Missing Out (FoMO). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Asahan dalam mengelola FoMO di tengah tuntutan perkuliahan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 10 mahasiswa aktif pengguna media sosial sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka (open-ended questionnaire) dan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama, yaitu: (1) pemahaman mahasiswa tentang FoMO sebagai rasa takut tertinggal informasi dan tren; (2) media sosial sebagai pemicu utama FoMO; (3) dampak FoMO berupa gangguan konsentrasi belajar dan pengelolaan waktu, sekaligus motivasi untuk mencari peluang pengembangan diri; (4) strategi pengelolaan FoMO melalui pembatasan penggunaan media sosial, penetapan prioritas, dan pengurangan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain; serta (5) tantangan berupa kesulitan mengontrol penggunaan media sosial dan menyeimbangkan kebutuhan informasi dengan tuntutan akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan regulasi diri dan manajemen waktu merupakan faktor kunci dalam mengelola FoMO secara efektif agar tidak menghambat proses perkuliahan.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS IV SD NEGERI 013857 MEKAR BARU PADA MATERI KPK Anim Anim; Wilda Annisa Hasibuan; Dila Oktapia Rahmadani; Arfika Putri
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4999

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the mathematical communication skills of fourth-grade students of SD Negeri 013857 Mekar Baru on the Least Common Multiple (LCM) topic. This study uses a qualitative descriptive approach with 21 students as subjects. The research instrument is a written test compiled based on three indicators of mathematical communication skills, namely the ability to express mathematical ideas orally and in writing, the ability to use symbols, tables or pictures to convey mathematical ideas, and the ability to explain results and the process of solving with logical reasons. The results of the study show that in the first indicator, students' abilities are in the high category, although some students have not written complete explanations. In the second indicator, students' abilities are classified as low because there are still errors in solving using factor trees and prime factorization tables and the final results. While in the third indicator, students' abilities are in the medium category because some students have not provided appropriate reasons. Based on these results, it can be concluded that students' mathematical communication skills still need to be improved through learning activities that emphasize conceptual understanding and the ability to convey ideas clearly and structured. Keyword: mathematical communication; LCM; elementary students; descriptive qualitative Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IV SD Negeri 013857 Mekar Baru pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK). Penelitian ini menggunakan pendekatan desktiptif kualitatif dengan subjek sebanyak 21 siswa. Instrumen penelitian berupa tes tertulis yang disusun berdasarkan tiga indikator kemampuan komunikasi matematis, yaitu kemampuan mengungkapkan ide atau gagasan matematika secara lisan dan tulisan, kemampuan menggunakan simbol, tabel atau gambar untuk menyampaikan ide matematika, dan kemampuan menjelaskan hasil dan proses penyelesaian dengan alasan yang logis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator pertama kemampuan siswa berada pada kategori tinggi, meskipun beberapa siswa belum menuliskan penjelasan secara lengkap. Pada indikator kedua, kemampuan siswa tergolong rendah karena masih terdapat kesalahan dalam penyelesaian menggunakan pohon faktor dan tabel penyusunan faktorisasi prima serta hasil akhir. Sedangkan pada indikator ketiga, kemampuan siswa berada pada kategori sedang karena sebagian siswa belum memberikan alasan yang tepat. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa masih perlu ditingkatkan melalui kegiatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep serta kemampuan menyampaikan ide secara jelas dan terstruktur. Kata kunci: kemampuan komunikasi matematis; KPK; siswa sekolah dasar; deskriptif kualitatif