Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis respon mahasiswa pendidikan matematika terhadap penggunaan aplikasi geogebra dalam pembelajaran geometri analitik bidang Nurhikmah Lubis; Fildzah Rizkiah Damanik; Zulfiqri Panjaitan; Dinda Ariyani; Dila Oktapia Rahmadani; Elfira Rahmadani
NOTASI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Alpatih Cahaya Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/notasi.v4i2.637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika terhadap penggunaan aplikasi GeoGebra dalam pembelajaran Geometri Analitik Bidang. GeoGebra digunakan sebagai media pembelajaran yang membantu mahasiswa memvisualisasikan konsep-konsep geometri yang abstrak melalui representasi dinamis dan interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa Pendidikan Matematika yang mengikuti pembelajaran Geometri Analitik Bidang dengan memanfaatkan aplikasi GeoGebra dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Data penelitian diperoleh melalui hasil pekerjaan mahasiswa yang diunggah dalam bentuk tangkapan layar (screenshot) serta tanggapan tertulis yang dikumpulkan melalui Google Form. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan hasil pekerjaan mahasiswa dan mengidentifikasi pola respon yang muncul terkait penggunaan GeoGebra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memberikan respon positif terhadap penggunaan GeoGebra. Mahasiswa merasa aplikasi tersebut membantu mereka memahami konsep geometri secara lebih visual, mempermudah proses penyelesaian masalah, serta meningkatkan ketertarikan dalam pembelajaran. Dengan demikian, GeoGebra dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif untuk mendukung pembelajaran Geometri Analitik Bidang pada mahasiswa Pendidikan Matematika.  
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA OPERASI HITUNG PECAHAN SISWA KELAS V-A UPTD SDN 014685 SIUMBUT BARU Anim Anim; Fildzah Rizkiah Damanik; Amanda Chantika Sari Br Purba; Yovi Dwi Ramadhani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v%vi%i.4951

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the mathematical problem-solving ability of fifth-grade students at uptd sdn 014685 siumbut baru in solving fraction operation problems. The research subjects consisted of 16 students who were present during the activity. The instrument used consisted of three story-problem items that included various fraction operations (addition, subtraction, multiplication, and division). The results showed that most students experienced difficulties in determining the appropriate operation to use and in simplifying fractions. students also faced challenges in identifying important information in the story problems. Based on the analysis using polya’s problem-solving steps, the main difficulties occurred in the stages of understanding the problem and planning the solution. These findings indicate that students’ abilities in solving fraction operations are still categorized as low. this study recommends the use of visual media and contextual exercises to improve students’ understanding of fraction operation concepts. Keywords: Problem-Solving Ability, Fraction Operations, Elementary School Students Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V-A UPTD SDN 014685 Siumbut Baru dalam menyelesaikan soal operasi hitung pecahan. Subjek penelitian terdiri atas 16 siswa yang hadir pada saat pelaksanaan kegiatan. Instrumen yang digunakan berupa tiga soal cerita yang mencakup operasi pecahan (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa mengalami kesulitan dalam menentukan operasi hitung yang tepat untuk menyderhanakan pecahan. Siswa juga mengalami hambatan dalam mengidentifikasi informasi penting pada soal cerita. Berdasarkan analisis menggunakan langkah pemecahan masalah menurut (Polya), kesulitan utama terjadi pada tahap memahami masalah dan merencanakan penyelesaian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam melakukan operasi hitung pecahan masih tergolong rendah. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media visual serta latihan kontekstual untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep operasi pecahan. Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Operasi Hitung Pecahan, Siswa Sekolah Dasar